- Penjualan Mobil Baru Alami Penurunan di 2025
- Gaikindo Beri Alasan Penjualan Mobil Baru 2025 Alami Penurunan
- Penyebab Penjualan Mobil Alami Penurunan di Semester Pertama 2025
Suara.com - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mengungkap alasan semakin merosotnya penjualan mobil baru selama periode Januari - Agustus 2025 yang hanya mencapai 500.951 unit atau minus 10,6 persen dibanding periode yang sama tahun lalu
Menanggapi kondisi ini, Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Jongkie D. Sugiarto, mengungkapkan penurunan tersebut ada kaitannya dengan pelemahan ekonomi global.
“Kalau masalah penjualan itu turun dibanding tahun lalu sekitar 10 persen, ini kan lihat dulu penyebabnya apa. Penyebabnya bukan hanya di Indonesia. Secara makro ekonomi memang tidak bagus, daya beli juga turun,” ujar Jongkie di Jakarta, Selasa (30 September 2025).
Ia menambahkan, pelemahan harga sejumlah komoditas juga memberi dampak terhadap daya beli masyarakat.
“Harga batu bara dulu pernah 200 dolar per ton, sekarang berapa? Harga nikel, harga bauksit semua turun. Ditambah lagi kondisi geopolitik global. Jadi kalau kita terkena dampaknya ya mau tidak mau, suka tidak suka. Tapi mudah-mudahan ini bisa berubah segera dan Indonesia bangkit kembali” tambahnya.
Meski menghadapi sejumlah tantangan, Gaikindo tetap optimistis penjualan kendaraan dapat terdongkrak melalui sejumlah pameran otomotif yang digelar hingga akhir tahun. Rangkaian pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) di berbagai daerah pun disebut menjadi peluang untuk memperluas jangkauan pasar.
“Kalau orang Surabaya nggak sempat ke GIIAS di ICE BSD, kita bikin pameran di Surabaya. Orang Jogja bisa ke Semarang, begitu juga Bandung. Jadi masyarakat tetap punya kesempatan melihat langsung mobil-mobil terbaru,” jelasnya.
Menurutnya, kehadiran pameran di sejumlah daerah itu diharapkan bisa menjadi stimulus unutk mendorong minat beli masyarakat.
“Kadang orang belum ada rencana tukar mobil. Tapi setelah lihat pameran, lihat mobilnya, tertarik, harganya oke, akhirnya bisa jadi transaksi. Kan itu harapan kita,” tutupnya.
Baca Juga: Mitsubishi Destinator dan XForce Ultimate DS 'Goda' Pengunjung GIIAS Semarang 2025
Merosotnya penjualan mobil baru di Indonesia sebenarnya sudah mulai berlangsung sejak tahun lalu.
Penjualan mobil di Indonesia pada tahun 2024 mengalami penurunan sebesar 13,9% dibandingkan tahun 2023, mencapai 865.723 unit dari total 1.005.802 unit pada 2023.
Penurunan ini disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk melemahnya daya beli masyarakat akibat inflasi dan tingginya suku bunga, serta kebijakan baru seperti penerapan opsen pajak daerah yang meningkatkan biaya kepemilikan mobil baru.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
7 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh dengan Baterai Bandel, Harga Mulai Rp3 Jutaan
-
Cari Mobil Listrik Bekas Modal Rp75 Juta? Ini 5 Pilihan yang Bisa Kamu Pertimbangkan
-
Toyota Ladeni 'Perang Harga' Demi Bersaing dengan Kendaraan Listrik China
-
Adu Irit Biaya Operasional Motor Listrik vs Motor Bensin, Mana yang Lebih Hemat?
-
Rahasia Bensin Motor Tetap Irit Meski Dipakai Jarak Jauh, Modal Rp2 Ribu Saja
-
Apakah Motor Listrik Bisa Dicas di Rumah? Jangan Keliru Agar Tak Tersetrum
-
Pemerintah Jepang Pangkas Subsidi BYD Hingga Setengah Harga Demi Lindungi Produk Lokal
-
Berapa Harga Mitsubishi Destinator Bekas? Segini Selisihnya dengan yang Baru
-
Mobil Luxio Bekas di Bawah Rp100 Juta, Dapat Unit Tahun Berapa?
-
Impor Pikap India Belum Cukup dan Agrinas Impor Lagi dari China untuk Kopdes Merah Putih