Perawatan Rutin: Cuci mobil dengan teknik yang benar, segera bersihkan kotoran, dan gunakan wax atau coating untuk melindungi cat dari sinar UV serta noda.
Kebiasaan Baik: Parkir di tempat teduh, poles mobil secara berkala, dan hindari kebiasaan buruk seperti mengelap dengan kain kering atau cover kasar.
Hasil Jangka Panjang: Dengan perawatan konsisten, cat mobil tetap kinclong, nilai jual terjaga, dan tampilan selalu prima di jalan.
Suara.com - Buat banyak orang, mobil bukan sekadar alat transportasi, tapi juga cerminan gaya hidup. Itu sebabnya tampilan eksterior, khususnya cat mobil, jadi perhatian utama.
Sayangnya, paparan sinar matahari, debu jalanan, hingga cara mencuci yang salah bisa bikin cat cepat kusam. Lalu, apa saja trik agar cat mobil tetap kinclong seperti baru keluar dari showroom?
1. Cuci Mobil dengan Teknik yang Benar
Mencuci mobil memang terlihat sepele, tapi cara yang salah bisa merusak lapisan cat. Gunakan sabun khusus mobil, bukan deterjen rumah tangga yang terlalu keras. Selain itu, pakai kain microfiber agar tidak meninggalkan goresan halus.
Pakar detailing yang dikutip oleh Suara.com dari Cleaner Car menegaskan pentingnya teknik mencuci.
"Gerakan menggosok yang keras, kekurangan pelumas dan tidak mencuci terlebih dahulu sebenarnya dapat menggiling dan mendorong kotoran dan kotoran ke dalam cat Anda, meninggalkan goresan mikro yang menumpulkan hasil akhir seiring berjalannya waktu," kata situs jasa membersihkan mobil dari New Zealand tersebut.
2. Jangan Biarkan Kotoran Menempel Terlalu Lama
Debu, lumpur, atau bahkan kotoran burung bisa jadi musuh utama cat mobil. Jika dibiarkan terlalu lama, zat asam di dalamnya bisa merusak lapisan pelindung cat. Jadi, biasakan segera membersihkan noda begitu terlihat, terutama jika mobil sering diparkir di ruang terbuka.
3. Gunakan Wax atau Coating
Baca Juga: 14 Mobil Bekas Oktober 2025 Mulai Rp50 Jutaan, Pas untuk Mahasiswa hingga Keluarga Kecil
Lapisan wax atau coating bisa jadi investasi kecil yang hasilnya besar. Wax membantu melindungi cat dari sinar UV dan membuat air hujan lebih mudah tergelincir. Sementara itu, coating berbasis keramik memberi perlindungan lebih tahan lama, meski biayanya lebih tinggi.
4. Parkir di Tempat yang Tepat
Sinar matahari langsung adalah salah satu penyebab utama cat cepat pudar. Jika memungkinkan, parkir di tempat teduh atau gunakan car cover. Selain melindungi dari panas, cara ini juga mengurangi risiko terkena getah pohon atau kotoran burung.
5. Poles Secara Berkala
Memoles mobil tidak harus sering, cukup beberapa kali dalam setahun. Proses ini membantu menghilangkan goresan halus dan mengembalikan kilau cat. Namun, pastikan menggunakan produk poles yang sesuai dengan jenis cat mobil Anda.
6. Hindari Kebiasaan Buruk
Beberapa kebiasaan kecil bisa berdampak besar pada cat mobil. Misalnya, mengelap mobil dengan kain kering saat berdebu, atau menutup mobil dengan cover yang kasar. Hal-hal seperti ini bisa menimbulkan swirl mark yang membuat cat terlihat kusam.
Menjaga cat mobil tetap kinclong sebenarnya bukan hal sulit, asal dilakukan dengan konsisten. Mulai dari cara mencuci yang benar, rajin memberi lapisan pelindung, hingga memperhatikan tempat parkir, semua berperan penting.
Seperti yang diingatkan pakar detailing tadi, kesalahan kecil dalam perawatan bisa menumpuk dan merusak tampilan mobil dalam jangka panjang. Jadi, kalau ingin mobil selalu tampil prima, rawat catnya dengan benar sejak sekarang.
Dengan trik sederhana ini, mobil Anda bukan hanya awet, tapi juga selalu siap tampil menawan di jalan. Cocok buat Anda yang ingin menjaga nilai jual sekaligus percaya diri saat berkendara.
Berita Terkait
-
14 Mobil Bekas Oktober 2025 Mulai Rp50 Jutaan, Pas untuk Mahasiswa hingga Keluarga Kecil
-
Daftar Harga SUV Toyota Terbaru Oktober 2025: Kantong Aman, Tampilan Menawan
-
Jimny Killer Meluncur Gahar, Mobil Offroad dengan Harga Cuma Rp180 Jutaan Bikin Gempar
-
Budget Rp200 Juta, Dapat Toyota Fortuner Tahun Berapa?
-
5 Rekomendasi Mobil Listrik 7 Seater Terbaik 2025, Mulai Rp400 Jutaan
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Motor Termurah BMW Harganya Setara Yamaha NMAX
-
Ironi Kontrak Triliunan Koperasi Merah Putih yang Pilih Impor Mobil India Ketimbang Buatan Lokal
-
Ironi Kontrak Triliunan Koperasi Merah Putih yang Pilih Impor Mobil India Ketimbang Buatan Lokal
-
Pemerintah Batasi Pergerakan Kendaraan Demi Tekan Kemacetan Mudik Lebaran 2026
-
5 Pilihan Motor Matic Murah Siap Kuasai Tanjakan, Cocok Buat Mudik ke Pegunungan
-
Ini Jadi Pesaing Berat Yamaha Aerox 155, Mending Mana sama Viento 180? Harga Mirip!
-
Harga bak Langit dan Bumi: Inilah Pesaing Yamaha Grand Filano yang Lebih Murah Rp10 Juta
-
5 Fakta Bendera Indonesia Berkibar di WSSP: Aldi Satya Mahendra Naik Motor Apa?
-
Buruh: 10.000 Pekerja Diserap Jika PT Agrinas Beli Pikap di Dalam Negeri
-
Suzuki Swift Hybrid Sakura Edisi Spesial Tawarkan Kemewahan Khas Jepang Berpadu Teknologi Hybrid