Suara.com - Toyota Calya adalah salah satu mobil entry-level dari Toyota yang cukup diminati oleh masyarakat Indonesia. Sejak pertama kali dirilis, Calya generasi awal masih banyak beredar di pasar mobil bekas.
Menariknya, kini kamu bisa memiliki Toyota Calya bekas dengan harga mulai dari Rp 70 jutaan saja.
Meskipun Toyota hingga kini masih memproduksi Calya secara resmi, namun versi bekasnya tetap menjadi pilihan menarik.
Alasannya sederhana, harga mobil ini jauh lebih ramah di kantong, tetapi tetap menawarkan performa yang bisa diandalkan.
Harga Toyota Calya Bekas
Umumnya, mobil baru dijual dengan harga yang cukup tinggi, bahkan bisa mencapai ratusan juta rupiah. Namun, berbeda dengan Calya bekas yang bisa kamu dapatkan dengan kisaran harga di bawah Rp 100 juta.
Sebagai contoh, Toyota Calya 1.2 E M/T tahun 2016 banyak dijual sekitar Rp 78 jutaan, sedangkan Toyota Calya 1.2 G M/T tahun yang sama dibanderol mulai dari Rp 79 jutaan.
Harga tersebut bisa berubah tergantung pada beberapa faktor seperti kondisi mobil, tahun produksi, jarak tempuh, serta lokasi penjualannya.
Spesifikasi Toyota Calya Bekas
Sebelum memutuskan untuk membeli Toyota Calya bekas, penting untuk memahami spesifikasi yang ditawarkan agar bisa menyesuaikan dengan kebutuhan.
Baca Juga: Mobil Pertama Keluarga: Mending Toyota Calya Baru atau Avanza Bekas? Ini Perbandingan Lengkapnya
1. Performa Mesin
Toyota Calya dibekali mesin 3NR dengan kapasitas 1.197 cc dan empat silinder, menghasilkan tenaga hingga 86 hp pada 6.000 rpm dan torsi maksimal 107 Nm pada 4.200 rpm.
Mobil ini menggunakan bahan bakar bensin dengan tangki berkapasitas 36 liter, cukup untuk perjalanan jauh tanpa sering mengisi ulang.
2. Desain Eksterior dan Interior
Secara dimensi, Toyota Calya memiliki ukuran panjang 4.070 mm, lebar 1.655 mm, dan tinggi 1.600 mm. Meski tergolong mobil kecil untuk kategori MPV, ruang kabinnya cukup lega dan mampu menampung tujuh penumpang.
Mobil ini juga hadir dalam enam pilihan warna menarik: Putih, Hitam, Abu-abu Metalik, Merah, Oranye Metalik, dan Bronze Mica Metallic.
Untuk bagian interior, Toyota menggunakan jok kulit sintetis serta desain dasbor dua warna yang membuat kabin terlihat elegan. Headrest juga tersedia di dua baris pertama untuk menambah kenyamanan berkendara.
3. Keamanan yang Terjamin
Toyota Calya dilengkapi fitur keselamatan standar seperti sabuk pengaman di setiap kursi (seatbelt) dan SRS Airbag. Selain itu, terdapat fitur keamanan tambahan khas Toyota yang membantu meningkatkan perlindungan pengemudi dan penumpang.
Alasan Membeli Toyota Calya Bekas
Popularitas Calya di kalangan pengguna mobil keluarga membuat versi bekasnya tetap dicari banyak orang.
Berikut beberapa alasan mengapa membeli Calya bekas bisa menjadi pilihan cerdas:
1. Harga Terjangkau dengan Kapasitas Luas
Toyota Calya termasuk dalam kategori mobil MPV berharga ekonomis. Mobil ini berhasil mengubah pandangan bahwa kendaraan berkapasitas besar pasti dijual mahal.
Dari sisi harga, Calya setara dengan mobil Low Cost Green Car (LCGC) yang biasanya hanya mampu menampung lima orang. Bedanya, Calya memiliki kapasitas tujuh penumpang, sehingga lebih cocok digunakan sebagai mobil keluarga.
2. Sudah Dilengkapi Fitur Modern
Meskipun dijual dengan harga terjangkau, Toyota tetap membekali Calya dengan berbagai fitur modern yang menunjang kenyamanan dan keselamatan.
Beberapa fitur yang tersedia antara lain ISOFIX, SRS Airbag, sistem rem ABS, EBD (Electronic Brake Distribution), bluetooth, rear parking sensor, serta konektivitas smartphone untuk iPhone dan Android.
3. Hemat Bahan Bakar
Salah satu keunggulan utama Toyota Calya adalah efisiensi bahan bakarnya. Mobil ini dikenal irit karena menggunakan mesin 3NR berkapasitas 1.197 cc, yang mampu memproses pembakaran bahan bakar secara optimal.
Bahkan, dengan 1 liter bensin saja, Calya bisa menempuh jarak hingga 20 kilometer, menjadikannya pilihan ideal untuk pengguna di perkotaan maupun perjalanan jauh.
Pajak Mobil Toyota Calya Berdasarkan Tahun
Besaran pajak Toyota Calya tentu berbeda-beda, tergantung pada tahun pembuatan dan tipe variannya. Untuk Calya keluaran tahun 2016, pajaknya berkisar antara Rp 1,4 juta hingga Rp 1,6 juta per tahun.
Sementara untuk tahun 2017, biaya pajak tahunan meningkat sedikit menjadi sekitar Rp 1,5 juta sampai Rp 1,7 juta. Pada tahun 2018, pajaknya berada di kisaran Rp 1,5 juta hingga Rp 1,8 juta, sedangkan tahun 2019 rata-rata naik menjadi sekitar Rp 1,6 juta sampai Rp 1,8 juta.
Memasuki tahun 2020, pajak Calya berada di antara Rp 1,6 juta hingga Rp 1,8 juta, dan pada tahun 2021 mulai naik ke kisaran Rp 2,2 juta hingga Rp 2,5 juta, tergantung tipe transmisi dan varian.
Untuk tahun 2022 hingga 2024, pajak tahunan Calya berkisar antara Rp 2,2 juta sampai hampir Rp 3 juta. Peningkatan ini wajar karena menyesuaikan dengan nilai jual kendaraan yang lebih baru.
Secara keseluruhan, Toyota Calya bekas adalah pilihan menarik bagi kamu yang mencari mobil keluarga dengan harga bersahabat namun tetap fungsional. Selain hemat bahan bakar dan memiliki kabin luas, Calya juga sudah dibekali fitur modern yang memadai.
Namun, sebelum membeli, pastikan kamu memeriksa kondisi kendaraan secara menyeluruh dan menyesuaikan dengan besaran pajak tahunan agar tidak salah perhitungan di kemudian hari. Dengan harga mulai dari Rp 70 jutaan, Calya bekas tetap menjadi salah satu opsi terbaik di kelasnya.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
-
7 Mobil Bekas Legendaris untuk Keluarga Muda, Harga Mulai Rp70 Jutaan
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas yang Atapnya Bisa Dibuka: Harga Bersahabat, Keren buat Gaya
-
Mobil Bekas Rp100 Juta: Mesin Perkasa, Cocok untuk Tanjakan
-
4 Mobil Bekas Alternatif Toyota Raize, Cocok untuk Milenial, Harga Murah Mulai 30 Juta
-
3 Mobil Bekas di Bawah Rp100 Jutaan Jogja: Mesin Bandel, UMR Friendly
Terpopuler
- 63 Kode Redeem FF Terbaru 21 Januari: Ada Groza Yuji Itadori, MP40, dan Item Jujutsu
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- 5 Motor Bekas 6 Jutaan Cocok untuk Touring dan Kuat Nanjak, Ada Vixion!
- Mobil 7 Seater dengan Harga Mirip Mitsubishi Destinator, Mana yang Paling Bertenaga?
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
Pilihan
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
-
5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan RAM 8 GB Terbaik Januari 2026, Handal untuk Gaming dan Multitasking
-
Harda Kiswaya Jadi Saksi di Sidang Perkara Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Strategi Agresif Motul Indonesia Perkuat Jaringan Distributor Demi Kuasai Pasar Pelumas 2026
-
Apakah Sepeda Listrik Boleh Dicas Semalaman? Ini 5 Tipsnya Biar Aman
-
Modifikasi Toyota 86 Indonesia Siap Gebrak Pameran Osaka Auto Messe 2026
-
5 Rekomendasi Mobil Toyota Bekas Termurah 2026 yang Irit dan Bandel
-
Waktu Peluncuran Suzuki e-Vitara Diprediksi Hanya Tinggal Menunggu Waktu
-
5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
-
5 Mobil Bekas dengan Captain Seat yang Lebih Murah dari Alphard, Cocok Buat Mudik
-
Quartararo Berharap Yamaha M1 dengan Mesin V4 Bisa Lebih Bertenaga di MotoGP
-
5 Mobil dengan Kaki-Kaki Paling Kuat, Tahan Banting Buat Touring Jarak Jauh dan Beban Berat
-
Kia Siapkan Sedan Listrik Kelas Atas, Performa Sekencang Lamborghini Huracan