- PT Sokonindo Automobile (DFSK) siap sediakan armada pikap dukung Program Koperasi Desa pada 10 Maret.
- DFSK menekankan tiga tahapan penting sebelum penyediaan armada, dimulai dari penilaian kebutuhan spesifikasi kendaraan.
- Setelah tahapan terpenuhi, DFSK menjanjikan penawaran harga bersaing untuk mendukung program pemberdayaan desa tersebut.
Suara.com - PT Sokonindo Automobile (DFSK) menyatakan kesiapan untuk berkontribusi menyediakan armada mobil pikap guna mendukung Program Koperasi Merah Putih. Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh CEO PT Sokonindo Automobile Alexander Barus di kawasan Jakarta Selatan.
Barus menjelaskan bahwa pihaknya memiliki lini kendaraan pikap yang siap memenuhi kebutuhan pemerintah. Namun terdapat tiga tahapan krusial yang harus diperhatikan sebelum kerja sama dilakukan untuk memastikan distribusi kendaraan tepat sasaran.
"Kami siap, tetapi kami ingin semua ada tiga tahapan baru kami mau," tegas Barus, Selasa (10/3/2026).
Tahapan pertama yang ditekankan adalah perlunya penilaian kebutuhan atau need assessment secara terperinci. Hal ini bertujuan untuk memastikan apakah kendaraan yang diperlukan oleh koperasi desa adalah tipe penggerak roda 4x2 atau 4x4.
"Satu, we do need assessment. Artinya begini, need assessment itu apa yang dibutuhkan oleh koperasi desa ini betul tidak 4x2 atau 4x4," tuturnya.
Selain spesifikasi teknis, DFSK juga menyoroti pentingnya kepastian waktu distribusi armada jika nantinya dibutuhkan oleh program tersebut. Alexander Barus menegaskan bahwa proses ini harus menjadi kesepakatan bersama.
"Ini tiga tahapan yang harus kita pastikan bersama," tegasnya.
Jika seluruh tahapan tersebut sudah terpenuhi, DFSK berjanji akan memberikan penawaran harga yang bersaing. Langkah ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung industri otomotif nasional dan program pemberdayaan desa.
"Tahap selanjutnya mari kita bicara soal harga. Kami yakin, kami bisa menyampaikan harga yang bersaing dengan kondisi bahwa kami memproduksi apa yang tidak kita miliki," ungkapnya.
Baca Juga: Komparasi Mahindra Scorpio Pick Up vs Isuzu Traga Untuk Kendaraan Operasional
DFSK saat ini mengandalkan DFSK Super Cab yang memiliki kemampuan angkut beban hingga 1,4 ton untuk varian mesin konvensional. Selain itu tersedia juga DFSK Gelora E sebagai pelopor van listrik yang mampu menjelajah hingga 300 km untuk operasional yang lebih ramah lingkungan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Pakar Ingatkan Kepala BGN Jangan Cuma Awasi Dapur MBG: Rantai Pangan dari Petani Juga Harus Dijaga
-
5 Hair Dryer Low Watt yang Hemat Listrik, Cocok untuk Anak Kos hingga Traveling
-
Ulasan Film Sihir Tanah Kubur: Saat Dendam Gaib Memecah Belah Ikatan Darah!
-
Buntut Serangan Rudal ke Tanker Arab Saudi, Dunia Terancam Krisis BBM Lagi
-
AI sebagai Kompas Inovasi: Bagaimana Google Gemini Ubah Cara Anak Indonesia Belajar dan Berkreasi
-
Cek Titiknya! Ini Lokasi 4 Aksi Demo di Jakarta Pusat yang Dijaga Ketat 687 Polisi
-
Strategi Wuling Motors Memperkuat Kualitas Pendidikan Anak Bangsa Melalui Aksi Nyata
-
Tidak Ada PHK di Streamlining Telkom, Dasco Kawal Kesepakatan Tripartit
-
Indonesia dan 7 Negara Muslim Kecam Serangan Israel ke Al-Aqsa
-
Ancaman Pasokan Memanas, Harga Minyak Dekati 100 Dolar AS per Barel