"Setelah lebih dari 10 tahun riset mandiri, akhirnya kami menghadirkan bahan bakar yang murah, aman, dan beremisi rendah," papar Ikhlas Thamrin kepada wartawan kala ditemui usai acara pengenalan Bobibos.
4. Bahan Dasar dari Tanaman untuk Dukung para Petani
Ikhlas Thamrin juga menjelaskan bahwa Bobibos diproduksi dari campuran bahan dasar tanaman yang mudah tumbuh di berbagai wilayah Indonesia, termasuk di lahan persawahan.
Pilihan bahan tambahan tersebut mencerminkan tujuan Bobibos yang tak hanya diperkenalkan sebagai konsep untuk mendukung ketahanan energi sekaligus ketahanan pangan nasional.
"Kita ingin sawah tidak hanya menumbuhkan pangan, tetapi juga energi," lanjut Ikhlas.
5. Didukung oleh Kementerian ESDM, DPR RI, hingga Perusahaan Transportasi Besar
Bobibos kini juga telah mendapat sambutan positif berbagai tokoh politik.
Pasalnya, Bobibos juga telah mengantongi acungan jempol dari Kementerian ESDM dan lolos uji sertifikasi.
Anggota DPR RI Mulyadi juga berharap bahwa Bobibos dapat menjadi jawaban atas kelangkaan BBM yang beberapa kali berdampak besar bagi masyarakat luas.
"Dulu kita berjuang menolak kenaikan harga BBM, kini saatnya kita melahirkan solusi. Indonesia harus berani bertransformasi dari sekadar konsumen menjadi produsen energi terbarukan," papar Mulyadi dalam keterangan resmi, dikutip Selasa (4/11/2025).
Tak hanya politisi, perusahaan transportasi besar Tanah Air juga turut menyambut baik hadirnya Bobibos.
Baca Juga: Pertalite Bikin Motor Mogok Massal di Jatim! DPR Geram, Pertamina Dipanggil
PT Primajasa Perdanaraya Utama yang menjadi payung operasional armada bus Primajasa berencana untuk menggandeng Bobibos.
Melalui pemilik PT Primajasa Perdanaraya Utama H. Amir Mahpud, pihaknya akan segera bekerja sama dengan Bobibos dan diharapkan bisa menjadi mitra pertama.
"Kami siap menjadi perusahaan transportasi pertama yang menggunakan bahan bakar karya anak bangsa ini. Saya yakin Bobibos juga bisa mendunia," papar Amir, Selasa (4/11/2025).
Kontributor : Armand Ilham
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Andalkan Autopilot, Mobil Listrik Xiaomi Pecah Rekor Sirkuit
-
Hyundai Ioniq 5 Setara BYD Apa? Kini Harganya Lebih Murah 150 Jutaan
-
Gebrakan BMW Indonesia Rilis Tiga Mobil Kencang untuk Pecinta Adrenalin
-
Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota
-
Muka Mirip Lamborghini, Berapa Jarak Tempuh Hyundai Ioniq V Terbaru?
-
Harga 8 Jutaan Setara DP Vario Evo 160, Intip 7 Motor Anti Cupu Cocok untuk Pelajar
-
Mobil Listrik Shell Bisa Isi Daya Cuma 10 Menit, Apa yang Beda Dibanding EV Biasa?
-
Honda Vario Evo 160 Meluncur Tanpa Fitur RoadSync Ternyata Ini Alasan AHM
-
Baru Sebulan Meluncur Pemesanan Chery Q Langsung Tembus 3000 Unit
-
Akankah Mitsubishi Lancer Evo Kembali Mengaspal? Ini Kata sang Bos Baru