- Podium Dramatis: Kiandra Ramadhipa, 1 tahun, sukses raih podium ketiga di Barcelona meski start dari posisi 17.
- Bukan Kaleng-Kaleng: Dia adalah Juara Dunia FIM MiniGP 202 dan kini bertarung di tim elite, Estrella Galicia 0,0.
- Penerus Tradisi: Kiandra jadi bukti nyata bahwa Indonesia tak pernah kehabisan talenta pembalap kelas dunia.
Suara.com - Siapa Kiandra Ramadhipa, talenta muda yang baru saja mengibarkan Merah Putih di Sirkuit Barcelona.
Anda akan tahu sedahsyat apa perjuangannya di lintasan dan kenapa namanya layak kita ingat sebagai calon legenda balap Indonesia berikutnya.
Nama Kiandra Ramadhipa kini menjadi buah bibir di kalangan pencinta balap motor dunia.
Di usianya yang masih belia, pembalap muda binaan Astra Honda Motor (AHM) ini sukses menunjukkan taringnya di level Eropa.
Bagaimana tidak, ia baru saja merebut podium ketiga pada Race 2 FIM JuniorGP kelas European Talent Cup di Circuit de Barcelona-Catalunya.
Sebuah pencapaian yang terasa lebih manis karena diraih dengan perjuangan yang luar biasa gila.
Melesat dari Grid 17: Aksi Heroik di Tanah Spanyol
Bayangkan, memulai balapan dari posisi start ke-17 bukanlah hal yang mudah, apalagi di sirkuit seketat Barcelona.
Namun, Kiandra membuktikan mental juaranya dengan merangsek maju lap demi lap.
Baca Juga: Dua Putra Bangsa, Satu Asa: Veda Ega Pratama dan Mario Aji Resmi Gaspol di MotoGP 2026
Ia bertarung sengit melawan pembalap-pembalap terbaik Eropa, menunjukkan skill dan ketenangan yang melampaui usianya.
Hingga bendera finis berkibar, namanya terpampang di posisi ketiga, sebuah hasil yang memukau paddock dan para komentator.
Siapa Sebenarnya Kiandra Ramadhipa?
Bagi yang belum kenal, Kiandra bukanlah nama baru di dunia balap junior. Prestasinya sudah terukir jelas sejak dini.
Dikutip dari laman Red Bull, tahun 2025 adalah kali pertamanya Ramadhipa berpartisipasi di ajang bergengsi, yaitu Red Bull MotoGP Rookies Cup.
ahir di Sleman, Indonesia, Kiandra Ramadhipa atau biasa dipanggil Dhipa memiliki tekad yang besar sejak kecil.
Ketertarikannya dengan dunia balap dimulai ketika ayahnya mengajak untuk menonton balapan BMX.
Memiliki perjalanan yang cemerlang, Dhipa memulai karier dengan mengikuti beberapa kompetisi. Pada 2018, ia berhasil meraih juara satu di Regional MiniGP Championship Indonesia.
Lalu di 2022 menjadi juara lagi di MotoPrix National Championship hingga tahun 2024, Dhipa sukses mengikuti ajang Asia Talent Cup dan mendapatkan posisi yang baik.
Meskipun ini menjadi balapan pertamanya di Rookies Cup, Dhipa mampu menunjukkan performa terbaiknya.
Selama tujuh balapan berlangsung, terbukti, Dhipa bisa meraih podium pertamanya di Sachsenring Jerman dan di setiap balapannya ia juga konsisten mencetak poin.
Sebagai penutup dari musim 2025 Red Bull MotoGP Rookies Cup, Dhipa berada di klasemen nomor delapan dari 26 pebalap dengan total perolehan 102 poin.
"Balapan yang Sangat Sulit"
Meski hasilnya membanggakan, Kiandra mengakui bahwa balapan di Barcelona bukanlah perkara mudah.
Kondisi lintasan yang sempat diwarnai insiden dan pengibaran bendera merah (red flag) membuat balapan harus diulang dengan durasi lebih pendek.
"Saya senang bisa kembali naik podium pada balapan yang sangat sulit. Setelah red flag, saya mencoba untuk lebih tenang dan fokus pada balapan 9 lap," kata Kiandra dalam keterangan resmi AHM.
Kutipan ini menunjukkan kedewasaan dan kemampuannya beradaptasi di bawah tekanan tinggi.
Masa Depan Balap Indonesia Ada di Tangannya
Kemenangan ini bukan hanya soal podium, tapi juga tentang harapan.
Kiandra Ramadhipa adalah wajah baru generasi emas pembalap Indonesia yang siap melanjutkan tongkat estafet dari para seniornya.
Dengan bakat alamiah, mental baja, dan dukungan yang tepat, bukan tidak mungkin kita akan melihatnya bertarung di kelas yang lebih tinggi, bahkan hingga ke panggung MotoGP suatu saat nanti.
Mari kita kawal bersama perjalanan sang bocah ajaib ini!
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 5 Sepeda Lipat Kalcer Termurah, Model Stylish Harga Terjangkau
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
Brio RS CVT Kalah Murah, Mitsubishi Eclipse Cross 2020 vs Toyota C-HR 2020 Mending Mana?
-
Hyundai Masih Bidik Pasar Mobil Listrik Meski Tanpa Insentif dari Pemerintah
-
Kenapa Ban Motor Depan dan Belakang Dibuat Beda? Simak 3 Alasan Penting Ini
-
Harga Mitsubishi Outlander Sport Mepet Suzuki S-Cross, Mending Mana?
-
4 Contoh Mobil 7 Seater Bekas yang Perlu Dihindari Kalau Budget Perawatan Pas-pasan
-
Alphard Versi Murah vs Denza D9, Kamu Tim Mana?
-
Helm Shark Perkenalkan Visor Canggih yang Bisa Berubah Warna dalam Satu Detik
-
Masih Mau Beli Innova? Ini Alternatif Lain yang Patut Dipinang dan Sudah Senyaman Alphard
-
5 Motor Cruiser Mirip Harley-Davidson, Harga Mulai Rp30 Jutaan
-
4 Rekomendasi Mobil Listrik Mungil Rp200 Jutaan yang Jarak Tempuhnya Tembus 300 Km