Suara.com - Cukup banyak kekhawatiran masyarakat Indonesia yang muncul dengan berkembangnya tren penggunaan motor listrik. Salah satunya adalah apakah motor jenis ini aman digunakan saat hujan?
Maka berikut terdapat sedikitnya 7 rekomendasi motor listrik yang aman dipakai saat hujan untuk Anda, sebagai referensi jika ingin mencobanya.
Kekhawatiran banyak orang sebenarnya mungkin cukup beralasan. Listrik pada dasarnya "bermusuhan" dengan air.
Maka logika yang masih dipegang banyak orang, motor listrik akan berbahaya ketika dikendarai saat hujan turun. Padahal tentu saja pabrik dan perusahaan pembuat motor listrik telah memikirkan semuanya.
Terlebih pasar tempat mereka menjual produknya adalah Indonesia, salah satu negara dengan curah hujan yang sangat tinggi di musim penghujan.
Maka berikut 7 rekomendasi motor listrik yang aman dipakai saat hujan untuk menjadi referensi.
1. Alva Cervo
Salah satu motor yang sering muncul di banyak sekali artikel rekomendasi molis, Alva Cervo dikenal karena andal dan memiliki daya tahan luar biasa. Motor ini memiliki sertifikasi IP65, yang mampu bertahan dari hujan deras sekalipun.
Dalam sekali pengisian daya, motor ini dapat menempuh jarak ideal hingga 125 kilometer. Didukung dengan dual battery slot dan regenerative braking, integrasi dengan aplikasi mobile juga membuat motor seharga Rp38.000.000-an ini jadi pilihan ideal.
Baca Juga: Buat Touring Tipis-Tipis: 5 Rekomendasi Motor Listrik dengan Jarak Tempuh Diatas 100 Km Seharga NMax
2. United T1800 Pro
Produk dari United ini juga jadi andalan untuk berkendara di kala hujan. Sertifikasinya IP66, lebih tinggi dibandingkan dengan motor listrik di kelasnya. Hal ini berarti motor ini punya performa tangguh dan daya tahan tinggi pada cipratan air bahkan hujan deras.
Jarak tempuh maksimal dalam sekali pengisian mencapai 120 kilometer, dan didukung dengan dual disc brake, dan lampu LED. Dijual dengan harga Rp36.000.000-an, motor ini bisa jadi pilihan menarik.
3. Uwinfly T3
Untuk opsi berikutnya adalah produk Uwinfly T3. Tidak seterkenal brand lain, tapi motor in diklaim aman untuk menghadapi cuaca buruk yang sedang terjadi di Indonesia. Laju maksimalnya ada pada daya jelajah 70 kilometer.
Terdapat fitur pelindung ekstra pada baterai dan komponen elektronik yang ada di motor ini. Hal tersebut memberikan proteksi lebih baik pada air hujan, sehingga aman dikendarai. Harganya mulai dari Rp12.000.000-an saja.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Tren Jual Beli Mobil Bekas Nasional Lesu Pengusaha Mulai Keluhkan Pergeseran Prioritas Konsumen
-
Lupakan Mesin 3 dan 4 Silinder, Begini Pesona Mobil Dua Piston asal Italia
-
Toyota Vios Kini Seharga Motor Matic Bekas, Mending Beli Eks Taksi atau Pribadi? Ini Kata Pakar
-
Mitsubishi Destinator Padukan Mesin Turbo dan Efisiensi Bahan Bakar untuk Harian
-
Harga Sembako Terus Melambung, Yamaha Gear Ultima Jadi Solusi Pilihan Motor Irit dan Fungsional
-
Apakah Indomobil Tyranno Aman Lewat Banjir? Cek Hasil Tes Ekstremnya di Sini
-
Daya EV Terisi 70 Persen Dalam 5 Menit: Charger Kilat BYD Tiba di Negeri Tetangga, Indonesia Kapan?
-
Teruji di Papua Motor Listrik Yadea VELAX H yang Digunakan Wapres Gibran Kini Mejeng di Kemayoran
-
Canggih, Lampu Kabin Mobil Hyundai Bisa Musnahkan Bakteri: Begini Cara Kerjanya
-
Geely Lipat Gandakan Produksi EX2 di Purwakarta demi Pangkas Waktu Inden