Suara.com - Keinginan untuk memiliki motor gede atau moge memang selalu ada di benak banyak orang, namun niatan ini kadang terhalang harga. Untuk memberikan alternatif, berikut 5 moge bekas paling murah yang masih layak pakai di 2025.
Mode sendiri merupakan kendaraan roda dua dengan bodi yang besar, dan idealnya memiliki kapasitas mesin yang juga besar. Istilah ini muncul dari ukuran motornya yang relatif lebih dibandingkan dengan motor konvensional pada umumnya.
Meski tentu rekomendasi yang ada di artikel ini bukan motor baru atau dengan tahun muda, namun moge bekas yang ada di sini tetap masih nyaman dikendarai lho.
Maka berikut 5 moge bekas paling murah yang masih layak pakai di 2025 untuk Anda.
1. Honda CB400 Super Four
Sejatinya motor besar ini tidak dirilis secara resmi di Indonesia. Namun demikian unit bekasnya bisa ditemukan dengan cukup mudah di pasar lokal, dan memiliki bentuk serta spesifikasi yang menggoda.
Sekilas mirip dengan Honda Tiger 2000 yang legendaris, namun menggunakan mesin lebih besar dan konfigurasi mesin 4-silinder yang membuatnya berbeda secara performa. Dengan kapasitas mesin mencapai hampir 400 cc, hamburan tenaganya bisa ada di titik 53 HP dengan 30 Nm untuk torsi puncak.
Motor yang muncul pada tahun 1992 di Jepang ini memiliki harga jual antara Rp40.000.000-an hingga Rp50,000,000 per unit.
2. Yamaha XS650
Baca Juga: 5 Motor Touring Bekas di Bawah Rp20 Juta, Masih Nyaman untuk Jarak Jauh
Sejak lama menjadi kompetitor Honda di pasar nasional maupun pasar internasional, Yamaha juga memiliki penawaran moge bekas dengan budget kurang dari Rp50 juta. Yamaha XS650 menjadi kandidat dari pabrikan ini.
Motor ini diproduksi tahun 1968 hingga 1985 lalu, dan menggunakan mesin dua silinder. Desainnya retro dan terlihat kuno, namun tetap gagah dan justru tampak semakin unik di jalanan era kekinian.
Motor ini bisa ditemukan di bursa motor bekas dengan harga mulai dari Rp45.000.000-an per unitnya.
3. Suzuki Bandit GSF400
Rekomendasi berikutnya adalah moge lawas dari Suzuki. Sesuai namanya, motor ini memiliki mesin dengan kapasitas hingga 398 cc, yang dapat menghasilkan tenaga 59 HP pada torsi 38 Nm, angka yang besar untuk kelas motor lawas.
Untuk transmisinya sendiri menggunakan 6-percepatan yang didukung dengan suspensi Kayaba pada versi originalnya. Suspensi ini dipasangkan pada bagian depan dan belakang, menunjang pengalaman berkendara ekstra nyaman sepanjang hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Jaecoo Prioritaskan Mobil Listrik di Tengah Harga BBM Global yang Masih Tinggi
-
Terpopuler: Adu Motor Listrik MBG vs Local Pride, Kekayaan Bupati Tulungagung 17 Kendaraan
-
Sehari Jalan 70 Kilometer, Berapa Biaya Bulanan Mobil Listrik BYD Atto 1?
-
Isuzu D-Max Rodeo Hadir dengan Mesin Diesel Terbaru Jawab Kebutuhan Operasional Medan Ekstrem
-
Harga Bak Bumi dan Langit: Motor Listrik MBG Emmo JVH Max vs Local Pride Polytron Fox, Mending Mana?
-
5 Mobil Bekas Keluaran 2016: Tak Bikin Tekor Meski Pakai BBM Non Subsidi, Mulai 80 Jutaan
-
Penjualan Daihatsu Gran Max Melejit 40 Persen Efek Program MBG
-
Daftar Koleksi Mobil dan Motor Gatut Sunu Wibowo, Bupati Tulungagung yang Terjaring OTT KPK
-
Di Balik Tampilan Garangnya, Motor Listrik Emmo BGN Punya Kembaran di China, Produk Rebadge?
-
Anggota DPR Dapat 2 Pelat Nomor Khusus: Demi Permudah Dalam Jalani Tugas