Otomotif / Mobil
Jum'at, 12 Desember 2025 | 19:58 WIB
5 Merek Jepang Babak Belur, Penjualan BYD Meroket (IST)
Baca 10 detik
  • Penjualan 5 merek mobil Jepang anjlok 17,3 persen sepanjang tahun 2025.
  • BYD meroket drastis hingga 190 persen, sukses kuasai 57 persen pasar mobil listrik.
  • Strategi keroyokan model mulai dari Atto 1 hingga Denza menjadi kunci sukses BYD.

Pada Oktober 2025, BYD secara mengejutkan berhasil menembus tiga besar penjualan mobil nasional dengan angka 10.593 unit.

Bahkan, perolehan tersebut hanya selisih tipis dari Daihatsu yang berada di posisi kedua dengan 11.783 unit.

Tren serupa kembali terulang pada bulan November, BYD mencatatkan 9.481 unit, terus menempel ketat Daihatsu.

Kunci Sukses: Strategi Keroyokan

Lonjakan penjualan BYD bukan tanpa alasan, melainkan hasil dari strategi "keroyokan" segmen yang sangat efektif.

BYD tidak hanya bermain di satu kolam, melainkan langsung menghadirkan amunisi di berbagai lini.

Berikut adalah pilar utama kesuksesan BYD di Indonesia:

  • Segmen Sedan EV: Diisi oleh BYD Seal yang menyasar pasar premium.
  • Segmen MPV: Dihuni oleh BYD M6 dan Denza untuk mengisi ceruk pasar mobil keluarga.
  • Segmen City Car: Dikuasai oleh BYD Atto 1 yang menjadi "mesin uang" utama.

Berkat strategi ini, BYD dengan cepat mengklaim telah menguasai lebih dari 57 persen pangsa pasar mobil listrik berbasis baterai (BEV) di Indonesia.

Baca Juga: Daya Beli Rendah, Nasib Mobil Listrik Indonesia Terancam Jika Tanpa Subsidi

Load More