-
Periksa baut rangka dan sela mesin untuk deteksi bekas tabrak atau banjir.
-
Perhatikan keselarasan cat bodi dan celah antar panel eksterior mobil.
-
Lakukan test drive 30 menit guna pastikan transmisi serta kaki-kaki senyap.
Beli mobil bekas memang menjadi solusi cerdas buat Anda yang ingin memiliki kendaraan keluarga dengan budget terbatas.
Suara.com - Namun, membeli mobil bekas juga berisiko rugi besar ketika Anda mendapatkan mobil yang mengalami banyak kerusakan atau membutuhkan banyak perawatan.
Karena itu, Anda harus paham cara mengecek mobil bekas secara menyeluruh agar tak kena tipu penjual.
Anda pun tak perlu menjadi montir profesional dulu untuk mengetahui mobil bekas yang layak dibeli dan tidak.
Berikut ini, cara mengecek mobil bekas secara otodidak agar tak kena tipu.
1. Buka Kap Mesin dan Dengarkan Suaranya
Mesin adalah bagian paling vital yang harus dicek ketika membeli mobil bekas. Sebelum menyalakan mesin, buka kapnya dulu dan periksa beberapa hal berikut ini.
- Bekas Tabrakan: Lihat baut-baut dan rangka di depan. Kalau catnya tak rapi, ada bekas las, atau keriting, kemungkinan besar mobil pernah tabrakan.
- Bekas Banjir: Intip sela-sela mesin, kalau ada sisa pasir atau karat tipis yang tak wajar maka waspadalah mobil tersebut bekas terendam banjir.
- Cek Oli: Cabut stik oli dan waspadai kalau oli berwarna krem seperti susu, berarti oli tercampur air. Kalau oli berwarna hitam pekat, berarti pemiliknya malas ganti oli.
- Suara Mesin: Bila suara mesin ketika dinyalakan halus dan konstan, maka mobil bekas tersebut aman. Kalau terdengar bunyi mesin bergetar hebat , lebih baik membeli mobil lain.
2. Cek Bagian Eksterior
Jangan langsung tertarik membeli mobil bekas hanya dengan melihat bodinya yang masih kinclong. Anda harus memperhatikan hal-hal berikut ini.
Baca Juga: Rekomendasi Motor Matik Bekas Tahun Muda yang Tetap Bisa Dipakai Gaya
- Cat Belang: Lihat pantulan cahaya di bodi dari samping. Kalau warna cat di pintu dan spakbor sedikit berbeda, berarti salah satu bagian sudah pernah dicat ulang.
- Celah Bodi: Pastikan celah antar panel bodi mobil simetris. Kalau miring atau renggangnya beda sebelah, itu indikasi rangka mobil pernah bergeser.
- Ban: Cek keausan ban, kalau habisnya cuma sebelah atau tak rata berarti ada masalah di kaki-kaki atau suspensi.
3. Cek Bagian Interior
Anda juga harus mengecek beberapa bagian interior mobil berikut ini.
- Bau & Karpet: Kalau masuk ke dalam mobil dan tercium bau apek atau jamur, segera cek bawah karpet dasar. Kalau ada karat atau lumpur, mobil bekas tersebut pernah terkena banjir.
- Komponen Mobil Botak: Perhatikan pula bagian setir, tuas transmisi, dan pedal gas atau rem. Kalau teksturnya sudah licin atau botak padahal angka kilometer di dasbor masih rendah, ada kemungkinan odometernya hasil putaran alias tidak asli.
- Kelistrikan: Cek pula semua tombol, mulai tombol power window, wiper, lampu, hingga AC harus dingin stabil.
4. Wajib Test Drive
Jangan hanya nyalakan mesin di tempat, Anda juga harus mencoba memakainya bepergian selama setidaknya 30 menit untuk cek beberapa bagian ini.
- Transmisi: Untuk mobil matic, pastikan perpindahan gigi halus. Kalau ada bunyi yang terasa loncat saat pindah gigi, tandanya transmisi mulai rusak.
- Kaki-kaki: Cobalah bawa mobil melewati polisi tidur atau jalan bergelombang. Kalau ada bunyi gluduk-gluduk, dipastikan ada masalah di bagian shockbreaker.
- Knalpot: Suruhlah orang lain membawa mobilnya dan Anda perhatikan bagian knalpotnya. Bila, knalpot mengeluarkan asap hitam berarti pembakaran tidak sempurna, asap biru atau putih pekat berarti banyak oli yang ikut terbakar di ruang mesin. Jika knalpot mengeluarkan tetesan air saat mesin dingin, jangan khawatir itu tanda mesin mobil masih baik.
5. Cek Surat-Surat
Anda wajib mengecek surat-surat penting dari mobil bekas yang hendak dibeli, mulai dari BPKB, STNK dan riwayat servis.
Berita Terkait
-
5 Mobil Bekas Juara Irit dan Suku Cadangnya Melimpah Ruah, Punya Resale Value Tinggi
-
5 Mobil Sedan Bekas yang Jarang Rewel untuk Orang Tua
-
5 Mobil Diesel Bekas di Bawah Rp50 Juta: Mesin Bandel, Operasional Irit untuk Keluarga Besar
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Lincah seharga Motor NMAX Baru: Body Ramping, Gesit di Jalanan
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas selain Brio yang Cocok untuk Anak Kuliahan, Mulai 50 Jutaan
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
Terkini
-
4 Penyebab Oli Motor Bocor dan Cara Mengatasinya Sebelum Mesin Rusak
-
Daihatsu Umumkan Ratusan Pemenang DAIFEST 2025 di IIMS 2026"
-
Tekiro Bawa Peralatan Otomotif Terbaru ke IIMS 2026, Ngebengkel di Rumah Jadi Lebih Mudah
-
3 Jenis Kecelakaan yang Ditanggung Jasa Raharja, Apakah Tabrakan Tunggal Termasuk?
-
6 Harga Baterai Mobil Listrik 2026: Mulai Rp100 Juta, Mana Paling Worth It untuk Kamu?
-
Lebih Murah dari Brio Bekas tapi Performa Beringas, Ini 5 Mobil Bekas Double Cabin Bertampang Lugas
-
4 Pilihan Mobil Bekas Suzuki Tahun Muda Seharga Motor Kawasaki, Pas untuk Keluarga
-
Harga Mobil Mazda Terbaru Februari 2026, CX-3 Mulai Berapa?
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Taksi Blue Bird, Cocok untuk yang Sudah Berkeluarga, Mulai 80 Jutaan
-
Changan Indonesia Pamerkan Teknologi Deepal S07 dan Lumin di IIMS 2026