- Mekanik menggeber gas untuk memastikan setelan bahan bakar sudah pas.
- Tindakan ini membantu membuang sisa cairan pembersih dari sistem pembakaran.
- Geberan gas mendeteksi masalah tersembunyi pada komponen mesin sebelum digunakan.
Suara.com - Mekanik bengkel biasanya akan menggeber gas motor sampai suaranya begitu bising setelah servis motor.
Tindakan mekanik menggeber gas motor atau memutar selongsong gas sedalam-dalamnya ini ternyata bukan tanpa alasan teknis.
Tindakan mekanik menggeber gas motor setelah servis juga bukan sekadar mengecek kondisi motor sudah baik sebelum dibawa pulang pemiliknya.
Rupanya, berikut ini alasan mekanik bengkel selalu menggeber gas motor ketika servis.
1. Mencari Setelan Bahan Bakar yang Pas
Setelah sistem bahan bakar, baik karburator maupun injeksi dibersihkan, komposisi campuran udara dan bensin biasanya akan berubah.
Karena itu, mekanik perlu melakukan tuning atau penyetelan ulang.
Dengan menggeber gas, mekanik bisa mendengarkan ada kah suara mesin yang ngebas dan responsif di putaran tinggi.
Jika mesin terdengar tersedat saat digas, artinya setelan udara dan bensin belum seimbang.
2. Membuang Sisa Cairan Pembersih dan Kotoran
Baca Juga: 5 Rekomendasi Sepatu Turf Mini Soccer Brand Lokal Terbaik: Minim Cedera, Mulai Rp300 Ribu
Saat servis, mekanik sering menyemprotkan cairan pembersih ke dalam sistem pembakaran.
Terkadang, sisa cairan atau kotoran halus masih menempel di saluran bahan bakar atau knalpot.
Dengan menggeber gas, sisa kotoran tersebut akan terdorong keluar bersama asap knalpot sehingga tidak menyumbat mesin saat Anda gunakan di jalan raya.
3. Mengecek Respon Gas
Mekanik perlu menggeber gas motor setelah servis juga untuk memastikan tak ada jeda ketika Anda menarik gas.
Mekanik ingin memastikan kabel gas dan throttle body bekerja lancar tanpa hambatan.
Berita Terkait
-
Anti Licin di Musim Hujan, Ini 7 Ban Motor Tubeless Terbaik Mulai 100 Ribuan Pilihan Ojol
-
Mirip Vespa Tapi Lebih Canggih, Honda Rilis Skutik Retro Edisi Imlek 2026 Harga Pas Di Kantong
-
7 Motor Bekas di Bawah Rp10 Juta Paling Recommended, Bukan Cuma BeAT
-
5 Motor Matic untuk Daerah Pegunungan, Simulasi Cicilan Mulai Rp600 Ribu
-
5 Oli Motor untuk Yamaha Aerox 155, Komponen Mesin Dijamin Aman!
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
Terkini
-
5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
-
Daftar Daerah yang Masih Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan di 2026
-
Pantang Gegabah, Amankah Beli Mobil Bekas Tarikan Leasing?
-
Xiaomi Targetkan Penjualan 500 Ribu Mobil Listrik 2026, Ada SUV Baru
-
5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
-
Mobil Bekas Honda Jazz 2010 Berapa Harganya Sekarang? Cek Spesifikasi, Pajak dan Kelebihannya
-
Punya Budget Rp5 Juta? Ini 5 Motor Honda Bekas Paling Bandel dan Irit yang Bisa Dipinang
-
Mobil Listrik Kia Sepi Peminat di Tengah Peningkatan Penjualan 2025
-
Cuma Beda Rp300 Ribu dari Vario 125, Ini Matic Yamaha 150cc Termurah Januari 2026 yang 'Nendang'
-
5 Oli Motor Matic Terbaik untuk Jarak Jauh Mulai Rp50 Ribuan, Kelebihan Tak Kaleng-kaleng