Suara.com - Polytron, perusahaan teknologi milik grup Djarum tak hanya menjual barang-barang elektronik saja. Usai menjajal peruntungan di pasar roda dua Tanah Air dengan motor listrik Fox-R, Polytron juga mencoba merambah ke pasar roda empat. Hal ini di mulai kala Polytron secara resmi meluncurkan produk mobil listrik pertamanya, G3 dan G3+ pada Mei 2025 lalu.
Kedua mobil Polytron itu merupakan Sport Utility Vehicle (SUV) yakni jenis kendaraan yang menggabungkan antara kenyamanan mobil penumpang dan ketangguhan serta kemampuan off-road dengan konsep lebih modern. Kehadiran mobil listrik satu ini menjadikan Polytron sebagai brand kendaraan listrik (EV) pertama yang berasal dari Indonesia.
Spesifikasi Mobil Listrik Polytron G3 dan G3+
Mobil listrik Polytron varian G3 dan G3+ dibekali baterai dengan kapasitas 51,9 kWh berjenis LFP, yang dapat menempuh jarak sampai 402 km menurut standar CLTC. Mobil listrik dari merek lokal ini juga mengusung motor listrik yang mampu menghasilkan tenaga hingga 150 kW atau setara dengan 201 tenaga kuda hingga torsi maksimal 320 Nm.
Menariknya, pengisian daya mobil listrik Polytron telah didukung dengan teknologi cepat (fast charging). Di mana, pengisian DC, baterai mobil listrik Polytron dapat terisi penuh dari 20 ke 70% hanya dalam waktu kurang dari 35 menit.
Sementara untuk pengisian AC varian G3 juga telah mendukung daya 6,6 kW ( dengan pengisian kurang dari 5 jam), sedangkan G3+ mempunyai daya lebih besar yaitu 11 kW (pengisian kurang dari 3,5 jam).
Harga Mobil Polytron
Sejak awal kemunculannya di industri otomotif Indonesia, Polytron menghadirkan dua skema pembiayaan untuk pembelian mobil listriknya. Keduanya yakni mobil dengan skema baterai sewa dan juga kepemilikan mobil beserta baterai. Berikut ini adalah perkiraan harga mobil listrik Polytron.
Harga mobil listrik Polytron dengan skema sewa baterai:
Baca Juga: 4 Rekomendasi Mobil Listrik Murah Januari 2026, Harga di Bawah Rp200 Juta
- Polytron G3: Rp 299 juta
- Polytron G3+: Rp 399 juta
- Biaya sewa baterai: Rp 1,2 juta/bulan dengan jarak tempuh hingga 800 km
Harga mobil listrik Polytron dengan skema kepemilikan mobil dan pembelian baterai penuh:
- Polytron G3: Rp 419 juta
- Polytron G3+: Rp 459 juta
Perlu diingat bahwa, harga di atas berlaku khusus untuk wilayah Jakarta. Sehingga tidak menutup kemungkinan jika harga dapat berbeda di wilayah lain. Dengan banderol yang ditawarkan, Polytron turut memberi garansi kendaraan kepada palanggan selama lima tahun.
Di sisi lain, garansi baterai diberikan seumur hidup dengan opsi pembelian berlangganan. Sementara itu, jika pembelian dengan opsi beli baterai, garansi yang diberikan jadi lebih lama yakni delapan tahun.
Penjualan Mobil Polytron di Indonesia
Polytron menargetkan 1.500 unit di tahun pertama. Penjualan mobil listrik Polytron varian G3 & G3+ di Indonesia pun menunjukkan pergerakan yang positif.
Sejak resmi didistribusikan pada Juli 2025, mobil listrik Polytron terjual total 286 unit wholesales. Menurut laporan dari beberapa situs, mobil listrik Polytron varian G3 lebih diminati dengan penjualan 170 unit dibanding varian G3+ dengan total penjualan 116 unit.
Penjualan mobil ini terbilang sukses hingga melampaui sejumlah merek ternama lainnya seperti Hyptec dan Hyundai pada bulan November 2025, meskipun masih terbilang jauh dari merek kenamaan seperti BYD.
Demikian tadi ulasan seputar daftar harga mobil Polytron. Hadir dalam dua varian, di mana masing-masing unitnya dijual dengan harga berbeda. Semoga membantu!
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
-
4 Rekomendasi Mobil Listrik Murah Januari 2026, Harga di Bawah Rp200 Juta
-
Toyota Rilis Mobil Listrik Murah Harga Rp 200 Jutaan, Bisa Jakarta -Yogyakarta Tanpa Isi Baterai
-
Mobil Listrik Kia Sepi Peminat di Tengah Peningkatan Penjualan 2025
-
Xiaomi Targetkan Penjualan 500 Ribu Mobil Listrik 2026, Ada SUV Baru
-
Kiamat Mobil Listrik China Puluhan Merek Terancam Bangkrut pada 2026
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
Terkini
-
Indonesia Resmi Terapkan Mandatori Biodiesel B50 Ditengah Tantangan Standar Mesin Otomotif Nasional
-
Baskara Mahendra Bongkar Alasan Yamaha Grand Filano Hybrid Jadi Pilihan Skutik Stylish di Bali
-
Dihujat Karena Plagiat Porsche Taycan Paksa MG Hentikan Peluncuran MG 07
-
Pasar Mobil Listrik China Melemah di Tengah Ancaman Kebangkrutan Massal Produsen Lokal
-
Rahasia Menjaga Kebersihan Interior Mobil dengan Balutan Karpet Premium
-
Bahlil Wajibkan Bensin Campur Etanol, Tapi di India Justru Bikin Boros
-
Ini yang Perlu Dilakukan Pemilik Kendaraan saat Didatangi Petugas Samsat
-
Cukup Tunjukkan SIM C Beli Motor Listrik di PRJ 2026 Dapat Subsidi 10 Juta
-
Gejala Kerusakan Shockbreaker Mobil Apa Saja? Simak Tanda Penting Berikut
-
Bagaimana Cara Membedakan Onderdil Mitsubishi yang Asli dan Palsu?