- Industri EV Tiongkok menghadapi fase penentuan; ekspor meningkat tetapi banyak produsen skala kecil dan menengah berisiko tersingkir.
- Diperkirakan pada tahun 2026 terjadi penyaringan ulang besar akibat kerugian, biaya tinggi, dan peninjauan ulang insentif pemerintah.
- Hanya sekitar 10 persen merek EV Tiongkok diprediksi mampu menghasilkan keuntungan jangka panjang, sementara yang kuat fokus ekspansi global.
Industri kendaraan listrik atau EV asal China yang selama ini tumbuh sangat agresif kini berada di fase yang sangat menentukan. Meski ekspor kendaraan mereka meningkat pesat di pasar global, tidak semua produsen mampu bertahan dalam persaingan yang semakin berdarah-darah ini.
Suara.com - Pada tahun 2026 industri otomotif China diperkirakan akan mengalami proses "penyaringan ulang" besar-besaran. Puluhan produsen EV skala kecil dan menengah kini menghadapi risiko tersingkir dari pasar.
Pengiriman kendaraan baru di pasar domestik Tiongkok bahkan diprediksi menyusut hingga 5 persen pada tahun depan yang menjadi penurunan paling signifikan sejak empat tahun lalu.
Sebuah laporan media internasional menyebutkan bahwa terdapat sekitar 50 produsen kendaraan listrik yang masih mencatat kerugian. Perusahaan-perusahaan tersebut kemungkinan besar terpaksa mengurangi operasional atau menutup bisnis mereka sepenuhnya pada 2026. Tekanan ini muncul akibat biaya produksi yang tinggi serta perubahan selera konsumen muda yang semakin selektif terhadap aspek desain serta teknologi.
Kondisi ini semakin diperparah oleh kebijakan pemerintah setempat. Beijing diperkirakan akan meninjau ulang insentif tukar tambah kendaraan listrik. Selain itu pembebasan pajak pembelian sebesar 10 persen akan segera berakhir dan mulai digantikan oleh tarif pajak baru secara bertahap hingga tahun 2028.
Perang harga yang terus terjadi memang membuat harga EV lebih murah bagi pembeli namun di sisi lain menekan margin keuntungan produsen hingga ke titik terendah.
Saat ini era penggalangan dana yang mudah bagi perusahaan rintisan otomotif telah berakhir. Industri sedang memasuki fase bertahan hidup yang hanya menyisakan produsen dengan kondisi keuangan sehat. Berdasarkan studi konsultan internasional hanya sekitar 10 persen merek EV China yang benar-benar mampu menghasilkan keuntungan dalam jangka panjang.
Sejauh ini beberapa nama besar seperti BYD, Seres, dan Li Auto masih mampu melawan tren negatif tersebut. Mereka diprediksi akan semakin gencar menjelajahi pasar luar negeri untuk mencari peluang pertumbuhan baru.
Salah satu cerita sukses lainnya datang dari Leapmotor yang mendapatkan investasi besar dari grup FAW. Leapmotor menargetkan pengiriman satu juta unit kendaraan pada tahun 2026 dan berambisi masuk ke dalam jajaran tiga besar produsen EV di Tiongkok bersama BYD serta Geely.
Baca Juga: Daftar Harga Mobil Listrik Terbaru di Indonesia Januari 2026, BYD, Chery, Geely, Wuling dan Hyundai
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Solusi Murah Motor Sport 250cc: 5 Pilihan Bekas Lebih Terjangkau dari Scoopy Baru
-
Strategi Changan Dongkrak Penjualan di Indonesia Sebagai Pendatang Baru
-
Krisis Kapal Pengangkut Paksa Produsen Mobil China Gunakan Strategi Darurat demi Ekspor Global
-
Rating Keselamatan Bintang Lima Bukan Jaminan Aman dari Bahaya Tabrak Belakang
-
5 Mobil Listrik Murah 150 Jutaan dari Atto 1 hingga Ioniq, Simak Saran Pakar
-
Intip Pesona Motor Listrik Mungil dari Yamaha: Cocok Gantikan BeAT, Jarak Tempuh 83 Km
-
Yamaha Mio 150 Mengaspal, Beginikah Wujudnya? Bodi Mungil Mesin Seperkasa Aerox
-
Komunitas XMAX Lihat Langsung Dapur Produksi Motor Yamaha di Pulogadung
-
Honda Rebel 1100 Hadir dengan Penyegaran Warna Baru
-
Solusi Buruh dan Mahasiswa: 5 Motor Gesit yang Bisa Dibeli dengan Harga Under 10 Juta