Dari proyeksi gambar computer generated (CG) yang beredar, Toyota Harrier terbaru tampil dengan siluet sporty bergaya coupe SUV. Pilar C dibuat gelap untuk mempertegas kesan atap melandai.
Desain ini mengacu pada filosofi “Concept Sports Crossover” yang pernah diperkenalkan Toyota di Shanghai Motor Show 2022.
Bagian depan mengadopsi desain palu khas Toyota terbaru, dengan lampu utama berisi enam proyektor dalam satu rumah lampu. Gril depan tampil dua tingkat, memberikan kesan kokoh dan modern.
Secara dimensi, Harrier terbaru diperkirakan memiliki panjang 4.750 mm, lebar 1.860 mm, dan tinggi 1.640 mm, lebih panjang dan lebar, namun sedikit lebih rendah dibanding model saat ini.
Masuk ke kabin, SUV ini diprediksi mengusung sistem infotainment generasi baru yang terintegrasi teknologi kecerdasan buatan (AI). Salah satu fitur unggulannya adalah pengenalan suara yang dapat berfungsi tanpa koneksi internet.
Dari generasi ke generasi, Toyota Harrier relatif boros. Generasi awal memiliki konsumsi bahan bakar berkisar 8,8–11 km per liter. Generasi kedua berada di rentang 9,1–11 km per liter.
Pada generasi ketiga dan keempat, efisiensi meningkat dengan rata-rata konsumsi sekitar 10,9 liter per 100 km, termasuk untuk varian hybrid yang jauh lebih hemat.
Dengan kapasitas tangki mencapai sekitar 72 liter, Harrier menawarkan jarak tempuh yang memadai untuk perjalanan jauh.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Mobil Bekas Bandel dengan Pajak di Bawah Rp1,5 Juta
Pajak Toyota Harrier di Indonesia
Karena masuk Indonesia melalui jalur CBU dan berstatus kendaraan impor, pajak tahunan Toyota Harrier tergolong tinggi.
Pajak tahunan untuk Harrier bermesin 2.4L umumnya berada di kisaran Rp3 juta hingga Rp5 juta, tergantung tahun dan daerah registrasi.
Sementara untuk varian 3.0L atau generasi terbaru bermesin besar dan hybrid, pajaknya bisa mencapai Rp6 juta hingga belasan juta rupiah per tahun.
Harga Toyota Harrier di Pasaran
Di Indonesia, harga Toyota Harrier sangat bervariasi tergantung tahun, tipe mesin, dan kondisi kendaraan. Model lama produksi awal 2000-an dibanderol mulai Rp45 jutaan hingga Rp200 jutaan.
Berita Terkait
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Bandel dengan Pajak di Bawah Rp1,5 Juta
-
Tunda Dulu Beli Brio Baru: Harga Honda WR-V Bekas Kini Tinggal Segini, Intip Pajaknya
-
3 Rekomendasi Mobil Sedan Mewah Bekas, Biaya Pajak Tahunan Masih Masuk Akal
-
5 Mobil Listrik dengan Pajak Murah di 2026: Hemat Biaya Tahunan, Gak Bikin Tekor!
-
Tertarik Mobil Listrik BYD M6? Cek Dulu Fitur dan Pajak Tahunannya, Dijamin Full Senyum!
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Berapa Biaya dan Pajak Motor Listrik Polytron Fox 500? Segini Hitungannya
-
Pesona Motor Trail Baru Suzuki DR-160, Performa dan Harganya Bikin WR155, CRF150L dan KLX150 Minder
-
Terjaring OTT KPK, Intip Isi Garasi Mewah Bupati Tulungagung Gatut Sunu: Land Cruiser hingga Truk
-
Apakah Skuter Listrik Boleh di Jalan Raya? Ini 5 Rekomendasi Ukuran Dewasa dengan Dudukan
-
Update Harga Mobil Listrik Wuling per April 2026, Mulai Rp200 Jutaan
-
Cara Bayar Pajak Motor Online 2026 Lewat HP, Praktis Tanpa Antre di Samsat!
-
7 Motor Matic Paling Irit Bensin Cocok Buat Narik Ojol Seharian, Gak Cuma Honda BeAT!
-
Jaecoo Prioritaskan Mobil Listrik di Tengah Harga BBM Global yang Masih Tinggi
-
Terpopuler: Adu Motor Listrik MBG vs Local Pride, Kekayaan Bupati Tulungagung 17 Kendaraan
-
Sehari Jalan 70 Kilometer, Berapa Biaya Bulanan Mobil Listrik BYD Atto 1?