-
Suzuki Fronx hadir sebagai SUV kompak dengan mesin K15C 1.500 cc.
-
Konsumsi bahan bakar Suzuki Fronx sangat efisien mencapai 19 kilometer per liter.
-
Harga Suzuki Fronx varian terendah mulai dari 259 juta rupiah saja.
Suara.com - Suzuki kembali menggebrak pasar otomotif Indonesia lewat kehadiran Suzuki Fronx. Mobil ini hadir bukan sekadar sebagai pelengkap lini SUV, melainkan solusi bagi konsumen perkotaan yang mencari keseimbangan antara gaya modern dan kenyamanan praktis.
Salah satu keunggulan utama Suzuki yang sudah melegenda adalah mesinnya yang "badak" dan perawatannya yang mudah.
Fronx mewarisi DNA tersebut dengan mesin K15C yang terkenal irit dan durabel, menghilangkan kekhawatiran soal biaya operasional yang membengkak di kemudian hari.
Berbeda dengan SUV kompak lain yang terkadang terasa keras bantingannya, Fronx dirancang dengan karakter berkendara yang halus.
Transmisi otomatis 6-percepatannya memberikan respons linier tanpa hentakan agresif, menjadikannya pilihan tepat bagi Anda yang mengutamakan kenyamanan menyetir di tengah kemacetan kota maupun perjalanan luar kota.
Dengan kombinasi desain coupe-style yang menolak tua dan efisiensi bahan bakar mumpuni, Suzuki Fronx layak masuk radar pencarian Anda.
Jika Anda sedang mempertimbangkannya, simak detail spesifikasi dan daftar harganya berikut ini.
1. Jantung Pacu: Mesin K15C yang Teruji
Bagi kaum peduli budget, mesin adalah pertimbangan utama. Suzuki Fronx dibekali mesin K15C 1.500 cc 4-silinder yang sudah terbukti ketangguhannya di model Suzuki lain.
Baca Juga: Suzuki Fronx Seirit Apa? Segini Taksiran Konsumsi BBM dan Harga Sekennya
Mesin non-turbo ini menawarkan tenaga 102 PS yang pas untuk harian. Keunggulannya ada pada penyaluran tenaga yang halus (progressive), sehingga sangat nyaman dikendalikan oleh pengemudi usia matang yang tidak mencari sensasi kebut-kebutan.
Konsumsi BBM dalam kota tercatat di angka 12–14 km/liter, dan bisa tembus 17–19 km/liter di rute tol. Angka yang sangat bersahabat untuk dompet.
2. Kenyamanan dan Keamanan "Bintang Lima"
Untuk segmen pembaca yang memprioritaskan keselamatan keluarga, Fronx tidak main-main.
Semua varian sudah dilengkapi 6 Airbags, ABS, EBD, dan Hill Hold Control (anti mundur di tanjakan).
Pada varian tertinggi, fitur Suzuki Safety Support hadir lengkap. Mulai dari pengereman otomatis (Dual Sensor Brake Support II), Adaptive Cruise Control yang membuat kaki tidak pegal saat macet atau di tol, hingga Blind Spot Monitor yang sangat membantu visibilitas.
3. Daftar Harga dan Pilihan Varian
Suzuki Fronx menawarkan value for money yang sulit ditolak, terutama jika dibandingkan dengan kompetitor yang harganya sudah melambung tinggi.
Berikut rincian harganya (OTR Jakarta):
- Suzuki Fronx GL (Mulai Rp259.000.000)
Varian ini cocok untuk Anda yang benar-benar price-oriented. Dengan harga di bawah Rp260 juta, Anda sudah mendapatkan SUV dengan ground clearance tinggi, mesin 1.5L yang tangguh, dan desain bodi yang kokoh. Pilihan cerdas daripada membeli mobil LCGC tipe tertinggi.
- Suzuki Fronx GX AT (Rp293.900.000)
Ini adalah varian "Sweet Spot" atau paling seimbang. Dengan harga di bawah Rp300 juta, kenyamanan meningkat berkat fitur interior yang lebih lengkap. Cocok untuk penggunaan harian ke kantor atau antar-jemput anak sekolah dengan kenyamanan lebih baik.
- Suzuki Fronx SGX AT (Rp319.900.000 - Rp321.900.000)
Varian flagship untuk Anda yang menginginkan segalanya. Di rentang harga ini, Anda mendapatkan paket lengkap teknologi keselamatan (ADAS), kamera 360 derajat untuk kemudahan parkir, dan opsi warna Two Tone yang stylish dan "menolak tua". Pilihan tepat untuk mobil keluarga utama yang aman dan bergengsi.
Suzuki Fronx berhasil memadukan kebutuhan dasar konsumen Indonesia: Mesin Irit, Kaki-kaki Nyaman, dan Harga Masuk Akal. Bagi Anda yang mencari mobil baru rasa premium tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam, Fronx adalah kandidat kuat di tahun ini.
Berita Terkait
-
Suzuki Fronx Seirit Apa? Segini Taksiran Konsumsi BBM dan Harga Sekennya
-
Lebih Murah dari Versi Bensin: Segini Harga Mobil Bekas Daihatsu Rocky Diesel
-
Gagal Uji Tabrak, Suzuki Fronx Mendadak Direcall
-
Bintangi Film Dusun Mayit, Amanda Manopo Beri Sinyal Pamit Sementara
-
Rocky Gerung Sebut Kritik Netizen Sebagai Alarm Demokrasi untuk Presiden Prabowo
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Ambisi Ekspor Kendaraan Komersial Indonesia Melambung di GIICOMVEC 2026
-
Bos Agrinas Patuhi Saran Dasco, Sepakat Tunda Impor Pikap India
-
Ironi Kopdes Merah Putih Pakai Pikap Bukan Merah Putih, DPR Ikut Heran
-
Kontroversi Impor Mobil India Rp 24 Triliun Saat Pabrik Lokal Sedang Nganggur
-
BYD Seal 2026 Tawarkan Bagasi Lebih Luas dan Desain Segar, Begini Fiturnya
-
Impor Pikap India untuk Kopdes Perlu Pertimbangkan Manufaktur Lokal
-
IIMS 2026 Sukses Besar, 580 Ribu Pengunjung dan Transaksi Tembus Rp8,7 Triliun
-
Tips Memilih Mobil Nyaman untuk Mudik Lebaran Bersama Keluarga, Ini 5 Rekomendasinya
-
Ancaman Impor Mobil India Terhadap Nasib Ribuan Buruh Komponen Otomotif Lokal
-
Ganti Baterai Motor Listrik Mahal? Ini Kisaran Biaya dan Cara Merawatnya agar Awet