- Kia Indonesia merayakan 25 tahun kiprah dengan adaptasi preferensi konsumen dan peluncuran mobil listrik premium.
- Hingga kini, Kia belum memiliki pabrik perakitan di Indonesia dan semua unit dijual masih berstatus impor.
- Kia berpotensi memanfaatkan fasilitas pabrik Hyundai di Deltamas, mengingat keduanya berada di bawah satu induk perusahaan.
Suara.com - Kia Indonesia rayakan perjalanan 25 tahun berkiprah di industri otomotif tanah air dengan berbagai produk yang telah ditawarkan.
Pada awal kehadirannya di tahun 2000-an, Kia mencoba peruntungan-nya dengan menghadirkan jajaran produk seperti Carnival, Picanto, dan Rio.
Memasuki periode 2010 hingga 2018, perusahaan terus memperkuat lini produknya dengan menghadirkan Kia Sportage. Seiring dengan tren SUV yang mulai mendominasi pasar otomotif nasional, Kia merespons dengan meluncurkan Seltos dan Sonet.
Jong Sung Park selaku Chief Executive Officer of Kia Sales Indonesia menjelaskan bahwa adaptasi terhadap preferensi konsumen adalah kunci Kia bertahan selama dua setengah dekade di Indonesia.
"Selama dua setengah dekade, Kia terus menyesuaikan produk dan pelayanan dengan perubahan preferensi konsumen, mulai dari aspek fungsionalitas, kenyamanan, desain, hingga teknologi. Pendekatan ini menjadi bagian penting dari upaya Kia untuk tetap hadir sebagai merek yang dekat dengan masyarakat Indonesia," terang Jong Sung Park, Jumat (9/1/2025).
Kini Kia memasuki babak baru melalui strategi Total Transformation dengan menghadirkan lini mobil listrik premium seperti Kia EV6 dan EV9. Langkah strategis ini tidak hanya sekadar menjual produk baru, tetapi juga bagian dari edukasi pasar mengenai teknologi ramah lingkungan serta kesiapan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.
"Dengan fondasi 25 tahun hadir di Indonesia, Kia berkomitmen untuk terus menghadirkan solusi mobilitas yang relevan, bernilai, dan berkelanjutan, sejalan dengan perkembangan industri otomotif Nasional," ujar Jong Sung Park.
KIA Berpeluang Join Pabrik Hyundai
Kia sendiri merupakan bagian dari Hyundai Motor Company dan menjadi saudara dari Hyundai dan Genesis. Oleh karena itu bukan tidak mungkin KIA juga bisa memanfaatkan fasilitas pabrik milik saudaranya tersebut. Pasalnya sejauh ini Kia sendiri masih belum memiliki pabrik di Indonesia.
Baca Juga: Mobil Listrik Kia Sepi Peminat di Tengah Peningkatan Penjualan 2025
Pabrik Hyundai di Indonesia memiliki investasi dengan jumlah USD1.55 Miliar. Pabrik manufaktur ini terletak di Deltamas Greenland International Industrial Center, dengan total luas lahan 77,7 hektar dan luas bangunan 18,8 hektar.
Selain untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal, jajaran produk Hyundai yang diproduksi di Indonesia juga sudah di ekspor ke sejumlah negara seperti kawasan Amerika Selatan, Tengah, dan Utara, Timur Tengah, Asia Pasifik, dan Afrika.
Merek Mobil yang Belum Miliki Pabrik
Saat ini memang bukan hanya Kia yang belum memiliki pabrik sendiri di Indonesia. Sejumlah pabrikan mobil pendatang baru dari China juga masih banyak yang belum mendirikan pabrik di Tanah Air.
Kebanyakan merek mobil China yang datang masih memanfaatkan fasilitas pabrik PT Handal Indonesia Motor (HIM) untuk melakukan perakitan di Indonesia.
Nama-nama merek mobil China tersebut adalah Chery, Neta, Jetour, Aletra, BAIC, dan Jaecoo. Terbaru adalah Geely yang kembali masuk ke Indonesia dengan menggandeng HIM untuk melakukan proses perakitan di fasilitas yang sama.
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
7 Motor Matic Paling Irit Bensin Cocok Buat Narik Ojol Seharian, Gak Cuma Honda BeAT!
-
Jaecoo Prioritaskan Mobil Listrik di Tengah Harga BBM Global yang Masih Tinggi
-
Terpopuler: Adu Motor Listrik MBG vs Local Pride, Kekayaan Bupati Tulungagung 17 Kendaraan
-
Sehari Jalan 70 Kilometer, Berapa Biaya Bulanan Mobil Listrik BYD Atto 1?
-
Isuzu D-Max Rodeo Hadir dengan Mesin Diesel Terbaru Jawab Kebutuhan Operasional Medan Ekstrem
-
Harga Bak Bumi dan Langit: Motor Listrik MBG Emmo JVH Max vs Local Pride Polytron Fox, Mending Mana?
-
5 Mobil Bekas Keluaran 2016: Tak Bikin Tekor Meski Pakai BBM Non Subsidi, Mulai 80 Jutaan
-
Penjualan Daihatsu Gran Max Melejit 40 Persen Efek Program MBG
-
Daftar Koleksi Mobil dan Motor Gatut Sunu Wibowo, Bupati Tulungagung yang Terjaring OTT KPK
-
Di Balik Tampilan Garangnya, Motor Listrik Emmo BGN Punya Kembaran di China, Produk Rebadge?