Otomotif / Motor
Minggu, 11 Januari 2026 | 14:30 WIB
Ilustrasi mencuci motor (Dok. Asmo)
Baca 10 detik
  • Cuci motor saat mesin panas dapat picu thermal shock dan kerusakan logam.

  • Kondisi itu membuat cat bodi cepat kusam dan muncul bercak air permanen (water spot).

  • Sebaiknya, tunggu mesin dingin 10-20 menit sebelum mulai menyiram air.

  • Hindari Tekanan Tinggi

Jangan pernah menyemprotkan air bertekanan tinggi (high pressure) langsung ke area mesin yang masih hangat atau komponen kelistrikan sensitif.

  • Amankan Area Vital

Jika situasi memaksa harus cepat, pastikan area kop busi dan karburator (untuk motor lawas) tetap kering agar tidak mogok karena kemasukan air.

“Kesalahan kecil seperti mencuci sepeda motor saat mesin masih panas dapat berdampak pada kerusakan cat hingga komponen tertentu. Melalui Tips Ala Honda Istimewa, kami ingin mengedukasi konsumen agar lebih bijak dalam merawat sepeda motor demi kenyamanan dan keamanan berkendara,” ujar Danang Priyo Kumoro.

Analisis "Total Cost of Ownership"

Menjadi konsumen cerdas berarti memahami bahwa perawatan yang salah akan memakan biaya di kemudian hari.

Mari kita berhitung, biaya detailing atau poles bodi untuk menghilangkan jamur water spot bisa menelan biaya Rp150.000 hingga Rp300.000.

Lebih parah lagi, jika blok mesin mengalami keretakan akibat thermal shock, biaya turun mesin bisa tembus jutaan rupiah.

Bandingkan dengan biaya "menunggu 20 menit" yang Rp 0 alias Gratis.

Merawat cat orisinal pabrik jauh lebih murah dan bernilai tinggi dibandingkan harus melakukan pengecatan ulang (repaint) akibat kesalahan perawatan.

Baca Juga: Mesin Diam, Pelajaran Tak Pernah Usai

Jadi, mulailah bersabar sejenak sebelum mencuci motor demi investasi jangka panjang kendaraan Anda.

Load More