-
Cuci motor saat mesin panas dapat picu thermal shock dan kerusakan logam.
-
Kondisi itu membuat cat bodi cepat kusam dan muncul bercak air permanen (water spot).
-
Sebaiknya, tunggu mesin dingin 10-20 menit sebelum mulai menyiram air.
Suara.com - Kebiasaan langsung menyiram air ke motor yang baru saja dipakai ternyata menyimpan bahaya tersembunyi bagi dompet Anda.
Alih-alih bersih, tindakan buru-buru ini justru bisa merusak komponen vital hingga membuat cat bodi cepat kusam secara permanen.
Astra Motor Yogyakarta mengingatkan para pemilik kendaraan tentang risiko fatal dari perubahan suhu drastis atau thermal shock.
Saat mesin motor dalam kondisi panas operasional, komponen logam sedang memuai secara maksimal.
Menyiramkan air dingin secara tiba-tiba akan memaksa logam menyusut cepat yang berpotensi memicu keretakan halus.
Bukan hanya sektor mesin, kerusakan paling kasat mata justru terjadi pada estetika eksterior motor kesayangan Anda.
Sabun yang diusapkan pada bodi panas akan mengering jauh lebih cepat sebelum sempat dibilas.
Hal ini meninggalkan residu noda atau water spot yang sangat sulit dihilangkan dan merusak lapisan pernis cat.
Selain itu, debu yang menempel pada permukaan panas cenderung "memanggang" dan melekat kuat.
Baca Juga: Mesin Diam, Pelajaran Tak Pernah Usai
Memaksakan menggosok kotoran ini saat bodi panas justru akan menciptakan baret halus (swirl mark) yang merusak kilau motor.
Solusi "Ala Honda Istimewa"
Danang Priyo Kumoro, Technical Training Coordinator Astra Motor Yogyakarta, membagikan trik sederhana agar motor tetap terawat.
Kuncinya bukan pada alat mahal, melainkan pada manajemen waktu yang tepat sebelum mencuci.
Berikut adalah langkah-langkah preventif yang bisa Anda terapkan di rumah:
- Istirahatkan 20 Menit
Berikan jeda istirahat sekitar 10 hingga 20 menit setelah motor dimatikan agar suhu mesin turun dan logam kembali ke dimensi normal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Mitsubishi Disinyalir Siapkan SUV Baru, Muka Mirip XForce dan Destinator
-
Terpopuler: Mobil Turbo 1000cc, Ekspor Toyota Lumpuh, Skutik Baru Honda & Yamaha
-
3 Mobil Bekas 1000cc Turbo: Pilih Raize-Rocky atau Nissan Magnite? Simak Perbandingan Jujur Pakar
-
Susul BYD, Chery Siap Ramaikan Bursa Mobil Jepang
-
Suzuki Jimny Versi Mini Meluncur, Harga Cuma Rp200 Jutaan
-
Muncul Ancaman 'Submarining', Fitur Kursi Mewah pada Mobil Listrik Bersiap Diharamkan?
-
Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
-
Sinyal Kuat Suzuki Rilis Jimny 'Upgrade Nyata' dengan Iming-iming Harga Tetap
-
Jadwal Lengkap Moto3 Italia: Mampukah Veda Ega Harumkan Indonesia di Sirkuit Mugello?
-
Bobot Ringan Bak Diet Ketat, Tapi Bagasinya Kalahkan NMAX! Kok Bisa Yamaha Bikin Skutik Seperti Ini?