Otomotif / Motor
Minggu, 11 Januari 2026 | 16:00 WIB
Tips memilih motor bekas untuk anak sekolah (chat GPT)

Suara.com - Memilih motor bekas untuk anak sekolah perlu memperhatikan beberapa hal, di antaranya keamanan, keiritan, dan kondisi prima, dengan tips utama. 

Kamu bisa memulainya dengan menentukan jenis motor (matic atau bebek) dan riset harga pasaran, cek kelengkapan dokumen seperti STNK, BPKB, serta nomor rangka/mesin, periksa kondisi fisik (rangka, bodi, rem, ban, kelistrikan), dengarkan suara mesin saat test ride (tanpa asap aneh, tarikan halus, perpindahan gigi normal), lalu periksa oli dan riwayat servis, serta pilih penjual terpercaya dan jangan ragu negosiasi harga. 

Motor bekas untuk anak sekolah tentunya diharapkan mampu memenuhi kebutuhan mobilitas bolak-balik dari sekolah ke rumah atau ke tempat lain.

Motor mulus belum tentu mesinnya bagus, jadi jangan terpaku pada penampilan fisik saja. Mesin dan dokumen yang sehat adalah prioritas utama. 

Berikut beberapa tips yang bisa kamu terapkan pada saat memilih motor bekas untuk anak sekolah supaya tidak zonk alias dapat unit yang rewel.

Motor bekas untuk pekerja (Gemini Studios).

1. Tentukan Jenis Motor

Sebelum membeli motor bekas, pastikan kamu sudah menentukan jenis motor yang sesuai dengan kebutuhan. Jika motor akan digunakan untuk harian, motor matic bisa menjadi pilihan. Motor matic juga bisa jadi pilihan yang tepat untuk anak sekolah. 

Menyesuaikan jenis motor dengan kebutuhan akan membantu kamu mendapatkan kendaraan yang tepat. Jangan sampai tergoda dengan model tertentu hanya karena terlihat keren, tetapi tidak sesuai dengan kebutuhan anak sekolah.

2. Riset Harga Pasaran

Baca Juga: Kenapa STNK Perlu Diperpanjang? Ternyata Ini Alasannya

Mengetahui harga pasaran adalah tips membeli motor bekas yang penting sebelum melakukan pembelian. Kamu bisa mencari referensi harga dari situs jual beli online, forum otomotif, atau bertanya langsung kepada teman yang pernah membeli motor serupa. 

Harga motor bekas bisa bervariasi tergantung tahun produksi, kondisi fisik, serta kelengkapan dokumen. Pastikan kamu tidak hanya terpaku pada harga murah, tetapi juga mempertimbangkan kualitas motor yang akan dibeli.

3. Periksa Kelengkapan Dokumen

Tips membeli motor bekas selanjutnya yaitu memeriksa kelengkapan dokumennya. Pastikan kamu mendapatkan STNK dan BPKB asli, serta periksa kesesuaian nomor rangka dan nomor mesin dengan yang tertera di dokumen. 

Selain STNK dan BPKB, periksa juga faktur pembelian serta bukti pajak terakhir. Motor dengan pajak mati bisa menjadi beban tambahan karena kamu jadi harus membayar denda saat memperpanjangnya. Hal ini juga akan merepotkan bagi pelajar yang memerlukan motor setiap hari.

5. Periksa Mesin dengan Seksama

Load More