- Mario Aji (Moto2) dan Veda Ega (Moto3) resmi berlaga di GP musim 2026.
- Veda Ega promosi ke Moto3 usai jadi Runner-up Red Bull Rookies Cup 2025.
- AHRS buka pendaftaran siswa baru usia 11-14 tahun hingga Februari 2026.
Suara.com - Reputasi pembalap Indonesia di kancah balap motor dunia semakin diperhitungkan memasuki musim balap Moto Grand Prix (GP) 2026.
Salah satu bukti nyata kualitas pembinaan balap di Tanah Air adalah keberhasilan dua pembalap muda, Mario Suryo Aji dan Veda Ega Pratama, yang dipastikan berangkat ke Barcelona, Spanyol.
Keduanya bukan sekadar partisipan, melainkan talenta terpilih yang memiliki standar fisik dan mental teruji.
Mereka adalah lulusan Astra Honda Racing School (AHRS), sebuah program pembinaan yang memiliki prosedur pelatihan ketat dan terstruktur.
Bergabung dengan kru mancanegara di Honda Team Asia, kedua pembalap ini membawa misi besar.
Jika Anda penasaran dengan rekam jejak mereka atau ingin mengikuti jejak suksesnya, simak profil dan jalur pembinaan yang mereka tempuh di bawah ini.
1. Veda Ega Pratama (Moto3)
Veda Ega Pratama menjadi sorotan utama tahun ini. Remaja asal Gunung Kidul, Yogyakarta ini dinilai memiliki grafik performa yang menanjak tajam.
Sebelum menapaki jenjang GP Moto3 2026, Veda telah membuktikan kualitasnya dengan validasi prestasi yang mentereng.
Baca Juga: Dua Putra Bangsa, Satu Asa: Veda Ega Pratama dan Mario Aji Resmi Gaspol di MotoGP 2026
- Status Debut: Musim 2026 adalah musim perdana Veda di kelas Moto3, menjadikannya salah satu rookie yang paling diantisipasi.
- Rekam Jejak: Veda meraih posisi Runner Up pada ajang bergengsi Red Bull MotoGP Rookies Cup (RBRC) musim 2025. Prestasi inilah yang memberinya "tiket emas" ke kejuaraan dunia meski usianya belum genap 18 tahun.
- Target: Veda tidak hanya ingin sekadar lewat, ia bertekad adaptasi cepat dengan rekan setimnya asal Jepang, Zen Mitani, untuk bersaing kompetitif.
“Saya siap menghadapi musim balap GP Moto3 dengan dukungan tim terbaik di Honda Team Asia. Saya yakin proses adaptasi dapat saya jalani dengan baik dan bisa bersaing dengan kompetitif. Saya pun berharap perjuangan saya di balapan dunia ini dapat menginspirasi banyak anak muda agar terus pantang menyerah dalam menggapai mimpinya hingga level tertinggi,” ungkap Veda.
2. Mario Suryo Aji (Moto2)
Jika Veda adalah energi baru, maka Mario Suryo Aji adalah simbol konsistensi dan kematangan mental. pembalap asal Magetan, Jawa Timur ini memasuki musim kelimanya di ajang Grand Prix, sebuah pencapaian yang menunjukkan ketahanan fisik dan mental yang luar biasa.
- Pengalaman: Ini adalah musim ketiga Mario bertarung di kelas GP Moto2 bersama Honda Team Asia. Lulusan AHRS 2016 ini dikenal memiliki manajemen stamina yang baik.
- Prestasi: Salah satu highlight karir Mario adalah finish di posisi kesembilan pada putaran Amerika Serikat musim lalu.
- Persiapan: Selama jeda musim, Mario rutin berlatih bersama pembalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) lainnya untuk menjaga ritme balap.
“Musim ini menjadi tahun kelima saya bersaing di ajang Grand Prix. Saya terus berupaya untuk meraih hasil terbaik di level balap manapun dan kesempatan musim ini tidak akan saya sia-siakan. Mohon doa dan dukungannya,” ujar Mario.
3. Astra Honda Racing School (Jalur Pembinaan)
Keberhasilan Mario dan Veda tidak lepas dari fondasi yang dibangun di Astra Honda Racing School (AHRS).
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Cara Menghemat BBM Saat Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 Per Liter
-
Harga Suku Cadang Yamaha Alami Kenaikan, Bikers Siap-Siap Rogoh Kocek Lebih Dalam
-
Sering Diremehkan Karena Tua, Hatchback Rp 85 Jutaan Ini Simpan Teknologi yang Bikin Ketagihan
-
Nasib BYD Terancam Setelah Masuk Daftar Hitam Pentagon
-
6 Motor Honda yang Irit dan Bisa Pakai Pertalite saat Harga Pertamax Melambung
-
Komparasi Harga BBM RON 92 Terbaru: Pertamax vs Vivo vs BP, Mana yang Termurah?
-
Aturan Ketat China Bakal Depak Mobil Listrik EREV yang Cuma Jual Janji Jarak Tempuh
-
Pertamax Meroket Rp 16.250, Segini Modal "Nyesek" Isi Full Tank NMax Turbo Demi Performa Gahar
-
5 Motor Listrik untuk Ngantor: Harga Under 20 Juta, Jarak Tempuh Tembus 60 Km
-
Harga BBM Pertamax Naik, Apakah Pertalite Cocok untuk Kendaraan Mobil atau Motor Baru?