- Kecelakaan beruntun terjadi di Exit Tol Bawen akibat truk Isuzu mengalami rem blong mendadak.
- Sepuluh kendaraan terlibat tabrakan, menyebabkan delapan orang luka-luka dan dirawat di RS At-Tin Bawen.
- Polisi memastikan tidak ada korban jiwa, evakuasi selesai, dan sopir truk sudah diamankan petugas.
Suara.com - Suasana di Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) Exit Tol Bawen, Kabupaten Semarang, seketika berubah mencekam pada Selasa (3/3/2026) malam. Di tengah guyuran hujan lebat, sebuah insiden kecelakaan karambol mengerikan kembali terjadi, melibatkan belasan kendaraan yang sedang antre menunggu lampu hijau.
Berdasarkan laporan awal yang viral beredar melalui akun X (sebelumnya Twitter) @Jateng_Twit, diinformasikan bahwa terdapat sebuah truk yang mengalami rem blong dan menghantam banyak kendaraan.
Cuitan tersebut bahkan menyebutkan situasi dramatis di mana masih terdapat korban yang terjepit di kolong truk sebelum bantuan medis tiba.
Bagi Anda yang setiap hari melintasi jalur rawan ini, kewaspadaan ekstra mutlak diperlukan. Lantas, bagaimana sebenarnya kronologi petaka di Selasa malam tersebut?
Berikut adalah deretan fakta lengkap kecelakaan beruntun di Exit Tol Bawen berdasarkan keterangan resmi kepolisian:
1. Terjadi di Waktu Sibuk dan Hujan Lebat
Kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. Saat itu, kondisi cuaca sedang hujan lebat, membuat jarak pandang terbatas dan jalanan licin.
Kendaraan sedang mengantre rapat di lampu merah turunan Exit Tol Bawen, yang memang dikenal sebagai salah satu kontur jalan paling menantang di kawasan tersebut.
2. Petaka Dimulai dari "Rem Blong" Truk Boks
Baca Juga: Bukan Malam, Ini 3 Jam Paling Rawan Kecelakaan Saat Arus Mudik Lebaran
Kasat Lantas Polres Semarang, AKP Lingga Ramadhani, mengonfirmasi bahwa pemicu utama kecelakaan beruntun ini adalah kegagalan sistem pengereman.
Sebuah truk Isuzu boks berwarna putih dengan pelat nomor kuning F 9726 FG melaju dari arah Kota Semarang menuju Salatiga.
Saat melintasi jalan menurun mendekati persimpangan, sopir kehilangan kendali karena rem mendadak blong.
3. Sapu Bersih 10 Kendaraan Sekaligus
Karena truk tidak bisa dihentikan, benturan keras tak terelakkan. Truk boks tersebut langsung "menyeruduk" kerumunan kendaraan yang sedang berhenti.
Total ada 10 kendaraan yang terlibat dalam laka karambol ini. Rinciannya adalah 1 unit truk boks (pelaku), 1 unit mobil Mitsubishi Xpander putih (H 1867 PP), dan 8 unit sepeda motor yang posisinya paling rentan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan