- Isuzu Panther diperkenalkan di Indonesia tahun 1991 oleh IAMI sebagai kendaraan niaga yang kemudian populer sebagai MPV diesel.
- Julukan "Rajanya Diesel" didapat karena ketangguhan mesin, efisiensi bahan bakar, serta kemudahan serta keterjangkauan perawatannya.
- Mobil ini banyak digunakan karena keandalannya menempuh jarak jauh dan medan berat sebelum produksinya berhenti tahun 2021.
Suara.com - Isuzu Panther, sebuah nama yang tak asing lagi bagi pecinta otomotif di Indonesia, telah menjadi ikon di jalanan Tanah Air selama lebih dari tiga dekade.
Mobil ini sering disebut sebagai Raja Mobil Diesel atau Rajanya Diesel, julukan yang mencerminkan dominasinya di segmen kendaraan bermesin diesel. Tapi, mengapa Panther layak menyandang gelar tersebut?
Julukan ini bukan sekadar slogan pemasaran, melainkan hasil dari reputasi yang dibangun melalui ketangguhan, efisiensi, dan keandalan yang telah teruji waktu.
Sejarah Isuzu Panther
Sejarah Isuzu Panther di Indonesia dimulai pada tahun 1991, ketika PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) memperkenalkan generasi pertama dengan kode TBR 52.
Mobil ini awalnya dirancang sebagai kendaraan niaga serba guna, tapi cepat menjadi favorit keluarga karena kemampuannya membawa banyak penumpang atau muatan barang.
Mesin diesel direct injection berkapasitas 2.300 cc yang digunakannya mampu menghasilkan tenaga 80 PS dan torsi 191 Nm pada 1.800 rpm, yang membuatnya tangguh di berbagai kondisi jalan.
Pada era 1990-an hingga awal 2000-an, Panther mendominasi pasar MPV diesel, bersaing ketat dengan rival seperti Toyota Kijang.
Julukan "Rajanya Diesel" mulai melekat karena performanya yang superior dibandingkan kompetitor, terutama dalam hal ketahanan mesin.
Alasan Isuzu Panther Dijuluki Raja Mobil Diesel
Salah satu alasan utama mengapa Isuzu Panther dijuluki Raja Mobil Diesel adalah mesin dieselnya yang tangguh dan andal.
Baca Juga: Terpopuler: Biaya Perawatan Isuzu Panther, Rekomendasi Motor Listrik Setangguh PCX
Mesin Panther dikenal "bandel", artinya tahan lama dan jarang mengalami kerusakan meskipun digunakan secara intensif.
Banyak pemilik Panther yang menceritakan bagaimana mobil ini bisa menempuh ratusan ribu kilometer tanpa overhaul mesin besar. Keandalan ini didukung oleh teknologi diesel Isuzu yang telah teruji, seperti sistem injeksi langsung yang efisien dan komponen yang dirancang untuk iklim tropis seperti di Indonesia.
Tidak heran jika Panther sering digunakan sebagai taksi, angkutan umum, atau kendaraan operasional di daerah pedesaan yang medannya berat. Mesinnya mampu bertahan di jalan berlubang, banjir, atau tanjakan curam tanpa keluhan berarti.
Efisiensi bahan bakar menjadi faktor kunci lain yang memperkuat julukan ini. Panther terkenal irit, dengan konsumsi solar yang bisa mencapai 12-15 km per liter untuk perjalanan jarak jauh.
Di masa ketika harga bahan bakar menjadi isu sensitif, keiritan ini membuat Panther menjadi pilihan ekonomis bagi keluarga menengah ke bawah.
Bayangkan, sebuah MPV yang bisa membawa hingga 8 penumpang dengan muatan barang, tapi tetap hemat biaya operasional. Ini bukan hanya teori, tapi telah dibuktikan oleh ribuan pengguna di lapangan, dari Jakarta hingga pedalaman Sumatera atau Jawa.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 4 Mobil Keluarga Bekas 50 Jutaan: Mesin Awet, Cocok Pemakaian Jangka Panjang
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
- 5 Bedak Murah Mengandung SPF untuk Dipakai Sehari-hari, Mulai Rp19 Ribuan
Pilihan
-
Tim SAR Temukan Serpihan Pesawat ATR42-500 Berukuran Besar
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
Terkini
-
Modal Nge-Gojek di Bawah 15 Juta? 5 Motor Bekas Super Irit Ini Wajib Kamu Cek!
-
5 Mobil Bekas Keluarga Harga di Bawah Rp70 Juta, Irit Bahan Bakar Cocok untuk Mudik
-
Kemenhub Dukung Kewajiban Rem ABS di Semua Motor Baru
-
Spesifikasi Wuling Starlight 560: SUV Murah Rp100 Jutaan Sekencang Pajero Sport
-
BYD Akan Luncurkan Mobil PHEV di Indonesia, Akui Infrastruktur SPKLU Masih Kurang
-
Sensasi Berkendara Skutik Premium dari 'Kacamata' Pengendara Perempuan
-
5 Penyebab Aki Motor Sering Tekor, dari Kebocoran hingga Kelebihan Beban
-
5 Mobil Keluarga Bekas Mulai Rp70 Jutaan, Irit dan Kabin Luas
-
Jangan Sampai Diteror DC! Ini Cara Cek Motor Bekas Masih Kena Leasing atau Tidak
-
Yamaha 'Jejali' Fitur Canggih NMAX TURBO di Maxclusive The Premium Ride