Suara.com - Saat akan beli mobil bekas, kita harus memperhatikan beberapa detail, diantaranya adalah harga, spesifikasi, dan kondisi mobil. Kita harus cek bagian-bagian krusial mobil, kenali tanda-tanda apakah mobil pernah terendam banjir atau pernah mengalami kecelakaan.
Ada dua jenis mobil yang mudah ditemukan di pasaran dan menjadi mobil sejuta umat, sehingga di pasar mobil bekas, keduanya mudah dikenali. Kedua mobil ini adalah Avanza dan Xenia. Nah, apa bedanya Avanza dan Xenia?
Di Indonesia, Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia dikenal sebagai duet “mobil sejuta umat”. Keduanya lahir dari platform yang sama, menyasar segmen MPV keluarga, serta memiliki karakter yang mirip dari sisi fungsi.
Meski sering disebut kembar, Avanza dan Xenia tetap memiliki perbedaan yang cukup terasa, terutama dari spesifikasi, harga bekas, pajak tahunan, hingga konsumsi bahan bakar. Agar tidak salah pilih, berikut ulasan lengkapnya.
Toyota Avanza
Toyota Avanza pertama kali meluncur pada 2003 dan terus berevolusi hingga generasi ketiga yang hadir pada 2021. Dari sisi spesifikasi, Avanza dikenal sebagai MPV dengan karakter mesin halus dan stabil untuk penggunaan harian maupun perjalanan jauh.
Pada generasi awal, Avanza dibekali mesin 1.3 liter K3-VE VVT-i yang menghasilkan tenaga sekitar 87–91 hp dan torsi 120 Nm. Memasuki generasi kedua, pilihan mesin bertambah menjadi 1.3 liter dan 1.5 liter, dengan tenaga maksimal mencapai 107 hp pada varian 1.5. Sementara itu, All New Avanza generasi ketiga menggunakan mesin 1.3 dan 1.5 liter berkode IL dengan teknologi DOHC dan EFI, menghasilkan tenaga sekitar 96 hp dan torsi 120 Nm.
Dari sisi harga bekas, Avanza terbilang stabil. Avanza generasi pertama saat ini masih bisa ditemui dengan banderol mulai Rp50 jutaan hingga Rp120 jutaan, tergantung kondisi dan tahun produksi. Generasi kedua berada di kisaran Rp70 jutaan sampai Rp120 jutaan. Sementara Avanza generasi ketiga atau keluaran 2021 ke atas, harga bekasnya masih relatif tinggi, mulai Rp170 jutaan hingga di atas Rp220 jutaan untuk varian tertinggi dengan fitur Toyota Safety Sense.
Untuk pajak tahunan, Avanza termasuk ramah di kantong. Avanza generasi lama umumnya memiliki pajak di kisaran Rp1,5 juta hingga Rp2 juta per tahun. Generasi kedua dengan mesin 1.5 liter biasanya berada di rentang Rp2–2,5 juta, sedangkan Avanza generasi ketiga bisa mencapai Rp3–4 juta per tahun, tergantung wilayah dan varian.
Baca Juga: 3 Rekomendasi Wuling Almaz 2022: SUV Mewah Rp100 Jutaan untuk Keluarga Muda
Soal konsumsi BBM, Avanza dikenal cukup irit di kelasnya. Generasi kedua mampu mencatat konsumsi sekitar 14–15 km/liter untuk penggunaan kombinasi, sedangkan generasi terbaru dengan transmisi CVT bisa lebih efisien, terutama saat digunakan di jalan tol dengan kecepatan konstan.
Daihatsu Xenia
Daihatsu Xenia hadir sebagai saudara kembar Avanza sejak 2004 dan menjadi alternatif MPV keluarga dengan harga lebih ekonomis. Meski berbagi platform, Xenia cenderung menawarkan varian mesin lebih kecil di generasi awal.
Xenia generasi pertama tersedia dengan mesin 1.0 liter untuk tipe Mi dan Li, serta mesin 1.3 liter untuk tipe Xi. Tenaga mesin 1.0 liter memang lebih kecil, namun cukup untuk penggunaan dalam kota. Generasi kedua menghadirkan pilihan mesin 1.0 dan 1.3 liter, lalu berkembang menjadi 1.5 liter pada versi facelift Grand New Xenia. All New Xenia 2021 kini tersedia dengan mesin 1.3 dan 1.5 liter, serta dilengkapi fitur keselamatan modern seperti Advanced Safety Assist (ASA) pada varian tertentu.
Dari sisi harga bekas, Xenia jelas lebih unggul untuk pembeli dengan dana terbatas. Xenia generasi pertama bisa didapatkan mulai Rp50 jutaan. Generasi kedua berada di kisaran Rp70–100 jutaan, sementara All New Xenia bekas keluaran 2021 ke atas dibanderol mulai Rp150 jutaan hingga Rp220 jutaan untuk varian 1.5 liter CVT.
Pajak tahunan Xenia juga relatif lebih murah dibanding Avanza. Untuk Xenia mesin 1.0–1.3 liter generasi lama, pajak tahunan umumnya berkisar Rp1–1,8 juta. Versi 1.5 liter dan generasi terbaru bisa mencapai Rp2,5–3,5 juta per tahun, tergantung daerah dan spesifikasi.
Berita Terkait
-
3 Rekomendasi Wuling Almaz 2022: SUV Mewah Rp100 Jutaan untuk Keluarga Muda
-
Mobil Bekas Suzuki XL7 vs Honda BR-V Mending Mana? Simak Adu Konsumsi BBM, Pajak, dan Harganya
-
Persiapan Lebaran 2026, Daftar Harga Toyota Rush Bekas yang Kini Setara LCGC
-
5 Pilihan Mobil Bekas untuk Pemula Gaji Rp3 Juta, Irit dan Perawatan Murah
-
Apa Bedanya Toyota Rush dan Daihatsu Terios? Simak Rinciannya Biar Nggak Salah Beli
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 5 Sepatu Saucony Paling Nyaman untuk Long Run, Kualitas Jempolan
Pilihan
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
-
7 Rekomendasi HP Baterai Jumbo Paling Murah di Bawah Rp3 Juta, Aman untuk Gaming
Terkini
-
Harga Terbaru Mitsubishi Xpander Lengkap dengan Perbedaan Fitur di Tiap Varian
-
Tak Hanya Segarkan Sealion 06, BYD Siap Rilis SUV dan Sedan Sealion 08
-
Kena OTT KPK, Isi Garasi Wali Kota Madiun Maidi Jadi Sorotan: Ada Motor Antik Legendaris
-
3 Rekomendasi Wuling Almaz 2022: SUV Mewah Rp100 Jutaan untuk Keluarga Muda
-
Daftar Resmi Tarif Plat Nomor Cantik (NRKB): Mulai 5 Jutaan, Ini Rincian Lengkapnya
-
5 Mobil Kecil Sekelas Wuling Air EV yang Praktis dan Murah Perawatan
-
Persiapan Lebaran 2026, Daftar Harga Toyota Rush Bekas yang Kini Setara LCGC
-
Mending Mobilio atau Ertiga? Mobil Keluarga Favorit Tapi Intip Dulu Beda Spek Kenyamanannya
-
Mobil Bekas Suzuki XL7 vs Honda BR-V Mending Mana? Simak Adu Konsumsi BBM, Pajak, dan Harganya
-
5 Rekomendasi Sepeda Gunung Rp1 Jutaan, Frame Kuat di Segala Medan