- Geely Auto Indonesia menargetkan penjualan hatchback listrik EX2 sekitar 1.000 unit per bulan berdasarkan respon positif pre-booking.
- Keyakinan target didukung fakta bahwa Geely EX2 merupakan mobil terlaris di segmennya dalam pasar otomotif China.
- Geely EX2 resmi meluncur di Indonesia November lalu dengan dua varian, Pro dan Max, harga spesial bagi 2.000 konsumen awal.
Suara.com - Geely Auto Indonesia optimistis dengan penjualan hatchback listrik terbarunya, EX2, di pasar Tanah Air. Pabrikan asal China itu menargetkan penjualan sekitar 1.000 unit per bulan, seiring respons positif konsumen sejak masa pre-booking.
Sales & Channel Development Director Geely Auto Indonesia, Constatinus Herlijoso, mengatakan target tersebut disusun berdasarkan performa awal pemesanan yang dinilai masih sejalan dengan proyeksi perusahaan.
“Target kami kurang lebih sekitar seribu unit per bulan untuk EX2. Dan sejauh ini, pergerakan SPK-nya masih sejalan dengan target yang ingin kami capai,” ujar Constatinus di kawasan PIK, Rabu (21 Januari 2026).
Ia menambahkan, status Geely EX2 sebagai mobil terlaris di China menjadi salah satu faktor yang memperkuat keyakinan perusahaan terhadap potensinya di Indonesia.
Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan bahwa model ini memiliki nilai lebih yang dapat diterima pasar global.
“Memang Geely EX2 di China adalah mobil nomor satu di segmennya untuk model tersebut. Dan tentu saja, di Indonesia ini juga akan menjadi barometer tersendiri,” katanya.
Constatinus menilai, jika sebuah model mampu diterima dengan baik di pasar China yang sangat kompetitif. Berdasarkan pengalaman di negara asalnya, pihaknya menilai Geely EX2 memiliki peluang besar untuk meraih kesuksesan di negara lain, termasuk Indonesia.
“Di pasar China, mobil ini (EX2) bisa sangat disukai karena pasti ada nilai lebihnya. Itu sebabnya di Indonesia pun demand-nya sudah cukup besar,” ujarnya.
Geely EX2 sendiri telah meluncur di Indonesia pada November tahun lalu, sementara harga resminya baru diumumkan baru-baru ini.
Baca Juga: Mimpi Punya Mobil Listrik Kini Nyata, Intip Cicilan BYD Atto 1 Mulai Rp3 Jutaan Saja
Mobil listrik bergaya urban compact ini hadir dalam dua varian, yakni Pro yang dibanderol Rp255 jutaan dan Max yang ditawarkan dengan harga sekitar Rp30 jutaan lebih mahal.
Namun untuk 2.000 konsumen pertama, Geely memberikan harga khusus yakni Rp229,9 juta untuk varian Pro dan Rp259,9 juta untuk varian Max.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi