- Sirkulasi udara buruk di kabin tertutup bisa memicu kekurangan oksigen fatal.
- Parkir di lokasi sepi meningkatkan risiko kejahatan saat Anda terlelap.
- Wajib buka kaca jendela sedikit untuk jalur keluar-masuk udara segar.
Suara.com - Musim liburan atau momen mudik seringkali menjadi ujian ketahanan fisik bagi para pengemudi. Berjam-jam menatap aspal, macet yang tak berujung, hingga tubuh yang perlahan "menjerit" minta istirahat.
Dalam kondisi kepepet, kabin mobil seringkali disulap menjadi kamar tidur dadakan. Kursi direbahkan, AC dinyalakan, dan mata pun terpejam. Praktis dan hemat, bukan?
Tapi tunggu dulu. Di balik kenyamanan sesaat itu, ada pertanyaan besar yang menyangkut keselamatan nyawa Anda: Apakah tidur di dalam mobil saat berhenti itu benar-benar aman?
Jawabannya: Bisa iya, bisa tidak. Tergantung bagaimana Anda melakukannya.
Dikutip dari laman Wuling, tidur di mobil sah-sah saja dilakukan untuk memulihkan tenaga. Namun, jika Anda melakukannya sembarangan tanpa perhitungan sirkulasi udara, mobil Anda bisa berubah menjadi "kapsul bahaya".
Berikut adalah bedah risiko dan panduan lengkap agar istirahat Anda tetap aman dan nyawa tidak menjadi taruhannya.
Risiko yang Sering Diabaikan (The Silent Killer)
Banyak pengemudi yang meremehkan kondisi kabin tertutup. Padahal, ada dua musuh utama yang mengintai saat Anda terlelap:
1. "Jebakan" Oksigen Minim
Baca Juga: Harga Mobil Bekas BYD Semua Series, Turun Hingga 50 Persen
Pernahkah Anda bangun tidur di mobil dengan kepala pening dan nafas sesak? Itu bukan sekadar masuk angin.
Jika ventilasi tertutup rapat (apalagi mesin mati), kadar oksigen di dalam kabin akan menipis dengan cepat.
Risiko lebih mengerikan terjadi jika mesin dan AC menyala di ruang semi-tertutup. Gas buang karbon monoksida (CO) bisa merembes masuk ke kabin.
Gas ini tidak berbau, tidak terlihat, tapi mematikan. Anda bisa "tertidur selamanya" tanpa sadar.
2. Ancaman Kriminalitas
Tidur membuat kewaspadaan Anda nol. Memarkir mobil di bahu jalan yang gelap atau area sepi sama saja dengan mengundang "tamu tak diundang". Pencurian hingga perampokan kerap terjadi karena pelaku melihat kesempatan pada pengemudi yang sedang pulas.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
Terkini
-
Tetap Irit Meski Macet, Nissan Kicks Bekas Kini Harganya Lebih Murah 40 Juta Dibanding Raize Baru
-
2 Trik Parkir Mundur Mobil Matic Anti Nyerempet, Pemula Langsung Jago Sekali Coba
-
Honda Vario 160 Punya Versi Touring, Tinggalkan Kesan Skutik Perkotaan
-
3 Langkah Cerdas Hindari Turun Mesin Mobil, Cukup Ubah Pola Perawatan Ini
-
5 Mobil Hybrid Termurah 2026, Solusi Irit BBM Tanpa Cas Harga Terjangkau
-
Daihatsu Ajak Komunitas Dukung Langsung Atlet Tanah Air di Daihatsu Indonesia Masters 2026
-
7 Motor Bekas Murah yang Cocok untuk Guru Honorer
-
Harga Mobil Bekas BYD Semua Series, Turun Hingga 50 Persen
-
Astra Otoparts Ekspor Mesin dan Rangka Motor ke Filipina
-
Toyota bZ Woodland 2026 Jadi Opsi Peminat AWD Tangguh, Segini Harganya