- BYD mendirikan pabrik baterai kendaraan listrik senilai $130 juta di Vietnam melalui kemitraan dengan Kim Long Motors.
- Pabrik dua tahap ini akan memproduksi baterai kendaraan komersial dan penumpang, mencapai total kapasitas 6 GWh per tahun.
- Investasi ini strategis untuk efisiensi biaya ekspor bebas tarif ke ASEAN dan pasar Uni Eropa bagi BYD.
Suara.com - Raksasa otomotif asal Tiongkok BYD, resmi memperluas ekspansi globalnya dengan menandatangani perjanjian pembangunan pabrik baterai kendaraan listrik baru di Vietnam. Melalui kemitraan strategis dengan Kim Long Motors, proyek senilai 130 juta dolar AS ini diproyeksikan menjadi pusat pasokan baterai penting bagi kawasan Asia Tenggara termasuk Indonesia.
Seperti dilansir dari CarnewsChina, langkah BYD ini menyasar wilayah Vietnam sebagai lokasi fasilitas produksi akan dikelola dalam dua tahap. Pada fase pertama, pabrik seluas 4,4 hektare akan dibangun dengan kapasitas produksi tahunan sebesar 3 gigawatt-jam atau GWh. Fokus awal produksi akan diarahkan untuk memenuhi kebutuhan baterai kendaraan komersial seperti truk dan bus listrik.
Memasuki fase kedua, area pabrik akan diperluas hingga mencapai total 10 hektare. Ekspansi ini bertujuan untuk menghadirkan jalur produksi baterai kendaraan penumpang yang akan meningkatkan kapasitas total menjadi 6 GWh per tahun dengan menggandeng Kim Long Motors sebagai mitra lokal.
Keputusan investasi besar-besaran ini tidak terlepas dari ledakan pasar kendaraan listrik di Vietnam. Data menunjukkan lonjakan penjualan dari hanya sekitar 4.000 unit pada 2022 menjadi hampir 80.000 unit pada 2024. Bahkan dalam periode 11 bulan pertama tahun 2025, pangsa pasar kendaraan listrik dan hibrida di sana telah menembus angka 38,5 persen dari total penjualan nasional.
Pemerintah Vietnam juga memberikan dukungan penuh lewat kebijakan pembebasan biaya pendaftaran kendaraan listrik hingga tahun 2027. Selain itu terdapat pengurangan pajak konsumsi dan subsidi infrastruktur pengisian daya yang menciptakan ekosistem ramah bagi produsen otomotif global.
Bagi BYD pabrik di Vietnam memiliki nilai strategis terkait efisiensi biaya dan tarif ekspor. Berdasarkan Perjanjian Perdagangan Barang ASEAN atau ATIGA, komponen otomotif yang diproduksi di Vietnam akan bebas tarif saat dikirim ke negara anggota lain seperti Indonesia, Thailand, dan Malaysia. Hal ini berpeluang membuat harga mobil BYD lebih kompetitif dalam menekan harga jual kendaraan di pasar regional.
Selain pasar Asia Tenggara, pabrik ini juga menjadi pintu masuk BYD ke pasar Uni Eropa melalui Perjanjian Perdagangan Bebas Vietnam-Uni Eropa yang menawarkan biaya tarif lebih murah. Sepanjang 2025 BYD telah mencatatkan rekor penjualan luar negeri yang menembus angka satu juta unit untuk pertama kalinya dan menargetkan pertumbuhan lebih tinggi pada tahun 2026.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Pilot Malaysia Bawa 170 Penumpang ke Jakarta dalam Pengaruh Narkoba
-
Polrestabes Surabaya Buru Pelaku Lain Kasus Pembacokan Anggota PSHT, Sejumlah Nama Masuk DPO
-
Akal-akalan Komisi Fiktif Asuransi Pelni Rp15,6 Miliar, 4 Petinggi Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Rahasia Gelap Mantan Tunawisma di Balik Minimarket yang Merepotkan!
-
Enam Hari Menembus Ombak: ABK yang Hilang di Perairan Pulau Kelagian Akhirnya Ditemukan
-
Prabowo Bersedia ke Korea Utara, Apakah Indonesia Punya Hubungan Diplomatik dengan Korut?
-
Bukan Cuma THR, Bupati Fadia Arafiq Minta Setoran Kado Ultah ke Kepala Dinas
-
Daftar Lengkap Rangkaian Acara HUT ke-81 RI: Dari Zikir Kebangsaan hingga Merdeka Run
-
Babak I Timnas Indonesia vs Timor Leste: Garuda Mendominasi, Dylan Niski Pontang Panting
-
Bukan Cuma Murah, Tren 'Smart Shopping' Ini Bikin Dompet Lebih Tenang di Akhir Bulan