- Mencampur minyak goreng ke oli mesin menimbulkan risiko kerusakan serius akibat kandungan gliserol yang memicu peningkatan sisa logam gesekan.
- Oli mesin memiliki formulasi khusus pelindung panas, karat, serta pembersih, berbeda dengan proses pengolahan minyak goreng.
- Penggunaan pelumas sesuai standar SAE dan API penting untuk menjaga keawetan serta performa mesin kendaraan jangka panjang.
Suara.com - Penggunaan minyak goreng sebagai bahan tambahan pelumas kendaraan tentu saja hal yang sebaiknya tidak dilakukan. Sayangnya hal ini kerap dilakukan oleh sejumlah pemiliki kendaraan karena dianggap aman.
Meski sama-sama berbasis minyak, mencampur minyak goreng ke dalam oli mesin justru memicu risiko kerusakan serius pada komponen internal kendaraan.
Oli mesin dan minyak goreng memiliki proses pengolahan yang sangat berbeda. Pelumas mesin kendaraan telah melalui tahap penjernihan serta formulasi khusus untuk membuang komponen berbahaya. Hal ini membuat oli mesin memiliki fungsi perlindungan yang tidak dimiliki oleh minyak goreng, seperti menyerap panas, mencegah karat, hingga membersihkan ruang mesin.
Penting bagi pemilik kendaraan untuk memahami kode standarisasi seperti SAE dan API pada kemasan oli. Kode tersebut merupakan petunjuk viskositas atau kekentalan serta kecocokan pelumas dengan teknologi mesin modern. Para ahli telah menghitung spesifikasi tersebut demi menjaga temperatur dan keawetan mesin dalam jangka panjang.
Sebagaimana dikutip dari laman Deltalube, dampak buruk mencampur minyak goreng terletak pada kandungan gliserol di dalamnya. Gliserol merupakan cairan kental yang dapat bercampur dengan air dan alkohol. Kehadiran elemen pengkontaminasi ini menyebabkan munculnya kadar air di dalam mesin yang memicu peningkatan gram atau wear metals, yaitu sisa logam hasil gesekan mesin.
Eksperimen ini juga akan mengubah kemampuan pelumas terhadap pengaruh keasaman dan kekentalan. Efek langsung yang paling berbahaya adalah munculnya metal surface scratch atau baret pada permukaan mesin. Jika baret sudah terjadi, performa kendaraan akan menurun drastis dan biaya perbaikan akan membengkak.
Alih-alih menghemat pengeluaran, menambahkan minyak goreng ke oli mesin justru berpotensi merusak kendaraan secara permanen. Pemilik kendaraan di kota-kota besar yang memiliki mobilitas tinggi sangat disarankan untuk tetap menggunakan pelumas yang sudah teruji dan diteliti oleh para ahli demi menjaga performa mesin tetap optimal.
Salurkan Bantuan Kemanusian
PT TRKM Group, melalui brand pelumas Deltalube, menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Aksi ini merupakan respon cepat perusahaan terhadap musibah besar yang melanda wilayah tersebut.
Baca Juga: Strategi Baru Kia Hadapi Dinamika Pasar Otomotif Tanah Air di IIMS 2026
Sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial, Deltalube menyerahkan bantuan logistik secara langsung untuk membantu meringankan beban para korban yang kehilangan tempat tinggal maupun yang masih berada di posko pengungsian.
"Bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian kami. Kami berharap kontribusi ini dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak para korban dan memberikan sedikit kekuatan bagi mereka untuk melalui masa sulit ini," ujar Reza Azhara, Marketing Manager PT TRKM Group.
Bantuan kemanusiaan yang didistribusikan oleh Deltalube meliputi kebutuhan logistik darurat, di antaranya Bahan Pangan, Obat-obatan dan perlengkapan medis dasar, Perlengkapan Darurat sebagai kebutuhan pokok untuk mendukung warga selama di masa tanggap darurat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Daftar Harga Mobil Listrik BYD April 2026, Mulai Rp199 Jutaan
-
Apakah Motor Listrik Bayar Pajak Tahunan? Cek Besarannya
-
3 Fakta Kenapa Honda BeAT Dicap Motor Pelit Fitur, Strategi atau Efisiensi?
-
Teknologi New Veloz Hybrid yang Perlu Pengguna Pahami
-
5 Skutik Entry-Level Super Irit BBM Terbaru 2026 Banderol Kaki Lima
-
Honda Jazz 2026 Menjelma Jadi Karya Seni Berkat Sentuhan Kreatif Desainer Muda
-
5 Mobil Hybrid Super Irit Bensin Keluaran 2026 yang Harga Tak Bikin Kecewa
-
Dominasi Mobil Jepang Runtuh Dampak Serbuan Kendaraan Listrik Tiongkok di Australia
-
7 Motor Listrik Roda Tiga Tertutup, Bisa Muat Banyak Siap Terjang Panas dan Hujan
-
BBM Subsidi Dibatasi 50 Liter, Cukup Buat Kerja Bolak-Balik Jakarta-Bandung Pakai Mobil Pribadi?