Otomotif / Mobil
Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:04 WIB
Jaecco J5 EV dan Suzuki Jimny (Gemini AI)
Baca 10 detik
  • Harga Jimny bekas 2019-2021 stabil di angka Rp460-550 juta karena faktor lifestyle.
  • Kemampuan 4WD dan desain timeless membuat depresiasi Jimny sangat rendah.
  • Jaecoo J5 EV hadir sebagai alternatif canggih dengan harga separuh dari Jimny bekas.

Suara.com - Fenomena pasar mobil bekas di Indonesia memang unik, dan Suzuki Jimny adalah rajanya anomali. Di saat mobil lain harganya terjun bebas setelah keluar dari dealer, SUV mungil ini justru menolak tua dan menolak murah.

Bagi Anda yang sedang memegang budget Rp500 jutaan, dilema ini pasti terasa nyata: mengambil legenda off-road bekas yang harganya stabil, atau beralih ke teknologi masa depan yang harganya justru lebih terjangkau? Mari kita bedah datanya.

Anomali Harga: Bekas Tapi Emas

Jika kita melihat data pasar saat ini, harga Suzuki Jimny bekas (kode bodi JB74) seolah memiliki pasarnya sendiri yang kebal terhadap depresiasi.

Berikut adalah kisaran harga yang perlu Anda siapkan jika mengincar unit bekasnya:

  • Suzuki Jimny 2019: Rp460 juta – Rp500 juta.
  • Suzuki Jimny 2020: Rp500 juta – Rp540 juta.
  • Suzuki Jimny 2021: Rp520 juta – Rp550 juta.
Ilustrasi Suzuki Jimny. (Suara.com x Gemini)

Apa artinya data ini?

Selisih harga antar tahun sangat tipis. Anda membeli unit 2019 atau 2021, uang yang dikeluarkan nyaris sama.

Ini menunjukkan bahwa pembeli Jimny tidak membeli "tahun pembuatan", melainkan membeli "status" dan "kapabilitas".

Bahkan, jika dibandingkan dengan harga OTR barunya di tahun 2024 yang berkisar di angka Rp440-460 jutaan (untuk varian single tone), harga bekas unit-unit ini seringkali lebih tinggi atau setara karena faktor antrean unit baru yang mengular (inden).

Baca Juga: Desain Serba Kotak, Apakah Suzuki Jimny Bekas Generasi Baru Irit Bensin? Intip Pajaknya sebelum Beli

Kenapa Harganya "Gorengan" Terus?

Kenapa orang rela membayar mahal untuk mobil bekas 5 tahun? Jawabannya bukan sekadar mesin.

  1. Hukum Kelangkaan: Jimny bukan mobil produksi massal biasa. Kuota masuk Indonesia terbatas, sementara peminat membludak.
  2. Desain Anti-Basi: Bentuk kotaknya yang retro justru membuatnya semakin dicari seiring berjalannya waktu. Tidak ada istilah "ketinggalan zaman" untuk Jimny.
  3. Kapabilitas Murni: Ini bukan SUV perkotaan biasa. Dengan ladder frame, All Grip Pro 4WD, dan gigi rendah (4L), Jimny adalah "monster kecil" di medan lumpur dan bebatuan.
Jaecoo Rilis J5 EV Incar Segmen SUV Listrik di Indonesia dengan Harga Rp 200 Jutaan. (Foto: SUARA.COM/Michele Alessandra)

Tantangan Baru: Jaecoo J5 EV

Di sudut lain, pasar otomotif kini kedatangan penantang yang menawarkan nilai value for money yang logis: Jaecoo J5 EV.

Bayangkan ini: Sebuah SUV listrik murni, baru keluar dari pabrik, penuh fitur canggih, dibanderol hanya sekitar Rp299,9 juta.

Mari kita bandingkan keduanya dalam narasi head-to-head.

Load More