- VinFast Indonesia berencana meluncurkan empat model motor listrik dengan teknologi battery swap pada semester kedua tahun 2026.
- Keempat motor listrik tersebut akan dirakit secara lokal di fasilitas produksi VinFast yang berada di Subang, Jawa Barat.
- Ekspansi ini tetap berjalan sebagai komitmen jangka panjang VinFast di Indonesia, terlepas dari berakhirnya subsidi pemerintah.
Suara.com - VinFast Indonesia memastikan akan memperluas ekspansi bisnis kendaraan listriknya dengan menghadirkan empat model motor listrik di Tanah Air.
“Kami akan memperkenalkan empat model motor listrik dengan teknologi battery swap di semester kedua 2026,” ujar Davy J. Tuilan, Deputy CEO of Sales and Network Development VinFast Indonesia, di JIEXPO Kemayoran, Selasa (10 Februari 2026).
Davy menyebut, keempat model motor listrik tersebut akan langsung dirakit secara lokal di pabrik VinFast yang berlokasi di Subang, Jawa Barat.
Selain itu ia juga menegaskan, rencana ini akan tetap berjalan meski insentif atau subsidi motor listrik dari pemerintah telah berakhir.
Menurutnya, VinFast hadir di Indonesia dengan komitmen jangka panjang, sehingga akan menyesuaikan diri dengan kebijakan yang ditetapkan pemerintah.
“Kami hadir di Indonesia untuk jangka panjang. Jadi apa pun kebijakan pemerintah, kami akan ikut. Kami juga yakin dengan kebijakan yang sama, tidak akan ada perbedaan dalam kompetisi antar merek,” kata dia.
Sebagai informasi, di Vietnam VinFast telah memiliki sejumlah model motor listrik, seperti Feliz, EvoGrand, Evo, hingga Vero X. Namun, perusahaan belum mengungkap tipe mana yang akan diperkenalkan ke pasar Indonesia.
Di sisi lain, berdasarkan catatan AISMOLI (Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia), penjualan sepeda motor listrik sepanjang 2025 mencapai sekitar 55 ribu unit.
Angka itu turun dari 2024 yang berada di kisaran 70 ribu unit. Meski demikian, penurunan tersebut disebut mulai melambat pada paruh kedua tahun lalu.
Baca Juga: 5 Motor Listrik Harga Rp5 Jutaan, Nyaman dan Mudah Dikendarai Orang Tua
Dengan berakhirnya insentif, AISMOLI pun berharap dukungan pemerintah tetap berlanjut, khususnya dalam pengembangan infrastruktur kendaraan listrik roda dua yang dinilai masih tertinggal dibandingkan kendaraan listrik roda empat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Toyota: Industri Otomotif Tahan Banting, Tapi Arah Kebijakan Pemerintah Harus Jelas
-
Melesat dari Posisi Buncit, Aksi Beringas Pembalap Valrossi Bawa CRF250R di Kejurnas Motocross 2026
-
Yamaha Gear Ultima Motor Fungsional dengan Konsumsi BBM Paling Irit Dikelasnya
-
Momen Langka Puluhan Ribu Vespa Lintas Era Iring-iringan di Colosseum Roma
-
Toyota Hilux Generasi Sembilan Resmi Melantai Gendong Mesin 1GD dan Varian Listrik
-
B50 Dijual Mulai 1 Juli 2026, Apakah Biodiesel Sawit Aman untuk Mobil Diesel Lama ?
-
Daftar Harga Resmi Xpeng X9 Facelift dan G6 AWD Penantang Baru Mobil Listrik Mewah di Indonesia
-
Siap Ganti ke B50? Ini Daftar Lengkap Kendaraan yang Bisa Pakai Biodiesel Sawit
-
Mengapa Mitsubishi Pajero Sport Masih Sulit Ditumbangkan di Segmen SUV Menengah
-
GAIKINDO Desak Pemerintah Beri Insentif Merata Untuk Mobil Bensin Hingga Hybrid