Otomotif / Motor
Selasa, 10 Februari 2026 | 13:31 WIB
Pabrik Vinfast di Subang, Jawa Barat diresmikan pada Senin (15/12/2025). [Suara.com/Michele Alessandra]
Baca 10 detik
  • VinFast Indonesia berencana meluncurkan empat model motor listrik dengan teknologi battery swap pada semester kedua tahun 2026.
  • Keempat motor listrik tersebut akan dirakit secara lokal di fasilitas produksi VinFast yang berada di Subang, Jawa Barat.
  • Ekspansi ini tetap berjalan sebagai komitmen jangka panjang VinFast di Indonesia, terlepas dari berakhirnya subsidi pemerintah.

Suara.com - VinFast Indonesia memastikan akan memperluas ekspansi bisnis kendaraan listriknya dengan menghadirkan empat model motor listrik di Tanah Air.

“Kami akan memperkenalkan empat model motor listrik dengan teknologi battery swap di semester kedua 2026,” ujar Davy J. Tuilan, Deputy CEO of Sales and Network Development VinFast Indonesia, di JIEXPO Kemayoran, Selasa (10 Februari 2026).

Davy menyebut, keempat model motor listrik tersebut akan langsung dirakit secara lokal di pabrik VinFast yang berlokasi di Subang, Jawa Barat.

Selain itu ia juga menegaskan, rencana ini akan tetap berjalan meski insentif atau subsidi motor listrik dari pemerintah telah berakhir.

Menurutnya, VinFast hadir di Indonesia dengan komitmen jangka panjang, sehingga akan menyesuaikan diri dengan kebijakan yang ditetapkan pemerintah.

“Kami hadir di Indonesia untuk jangka panjang. Jadi apa pun kebijakan pemerintah, kami akan ikut. Kami juga yakin dengan kebijakan yang sama, tidak akan ada perbedaan dalam kompetisi antar merek,” kata dia.

Sebagai informasi, di Vietnam VinFast telah memiliki sejumlah model motor listrik, seperti Feliz, EvoGrand, Evo, hingga Vero X. Namun, perusahaan belum mengungkap tipe mana yang akan diperkenalkan ke pasar Indonesia.

Di sisi lain, berdasarkan catatan AISMOLI (Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia), penjualan sepeda motor listrik sepanjang 2025 mencapai sekitar 55 ribu unit.

Angka itu turun dari 2024 yang berada di kisaran 70 ribu unit. Meski demikian, penurunan tersebut disebut mulai melambat pada paruh kedua tahun lalu.

Baca Juga: 5 Motor Listrik Harga Rp5 Jutaan, Nyaman dan Mudah Dikendarai Orang Tua

Dengan berakhirnya insentif, AISMOLI pun berharap dukungan pemerintah tetap berlanjut, khususnya dalam pengembangan infrastruktur kendaraan listrik roda dua yang dinilai masih tertinggal dibandingkan kendaraan listrik roda empat.

Load More