Lalu Kenapa Jogja Tidak 'Naik'?
Berbeda dengan Jawa Tengah, di DIY (Yogyakarta) pemerintah daerah sudah mengatur struktur pajak dan opsen dengan cara yang menahan besaran total pajak yang dibayarkan oleh masyarakat.
DIY menerapkan tarif dasar pajak kendaraan bermotor sebesar 0,9 % dari dasar pengenaan pajak mulai 5 Januari 2025.
Kemudian kabupaten/kota di Jogja mengenakan opsen sebesar 66 % dari tarif pajak yang dikenakan oleh Pemda DIY atau sekitar 0,6 % dari dasar pengenaan pajak.
Ini artinya secara total, meskipun ada opsen yang tercantum di rincian pembayaran, jumlah pajak kendaraan bermotor yang dibayarkan oleh pemilik kendaraan tetap sekitar 1,5 %, sama seperti sebelum perubahan sistem berlaku. Tidak ada tambahan beban secara keseluruhan.
Oleh karena itulah, warga Jogja tidak merasa tagihan pajaknya 'naik' meski kini ada dua komponen (PKB dan opsen) yang tercantum di struk pembayaran baru mereka.
Perbedaan Struktural Bukan Tarif Baru
Kesimpulan pentingnya:
- Opsen PKB adalah mekanisme pungutan tambahan yang dipungut langsung oleh kabupaten/kota, bukan pajak baru yang meningkatkan besaran total pajak secara otomatis.
- Di Jawa Tengah, struktur pajak yang diberlakukan membuat total pajak yang dibayar masyarakat tampak naik karena tarif dasar + opsennya lebih tinggi dibanding struktur sebelumnya.
- Di DIY (Jogja), struktur tarif PKB dan opsen diatur sedemikian rupa sehingga jumlah pajak yang dibayar tetap seimbang dengan skema lama sehingga tidak dirasakan sebagai kenaikan.
Kontributor : Trias Rohmadoni
Baca Juga: Review Suzuki Access 125: Harga, Spesifikasi, dan Konsumsi BBM
Berita Terkait
-
Review Suzuki Access 125: Harga, Spesifikasi, dan Konsumsi BBM
-
Penantang Astrea Grand dari Suzuki: Sudah Discontinue, Masih Banyak Dicari karena Komponen 'Dewa'
-
Daftar Harga Mobil di Bawah Rp 300 Juta yang Bisa Jadi Pilihan di IIMS 2026
-
Daihatsu Pertahankan Posisi Kedua Penjualan Mobil Nasional Selama 17 Tahun Berturut-turut
-
Innova Tahun 2017 Harganya Berapa? Cek Update Terbaru Apakah Masih Layak Dipinang
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Yadea Siapkan Peluncuran Motor Listrik Jarak Jauh untuk Pasar Indonesia
-
Tantangan Efisiensi Logistik dan Cara Isuzu Pangkas Konsumsi BBM Truk Hingga Jutaan Rupiah
-
Eksplorasi Gerbang Pulau Sumatera Bersama MAXI Tour Boemi Nusantara
-
Rahasia Bikin Ban Mobil Tetap Awet dengan Teknik Rotasi dan Spooring yang Tepat
-
Fenomena Yamaha Tmax Tetap Jadi Buruan Walau Seharga Innova Reborn
-
Tips Hadapi Macet Tanjakan Saat Libur Panjang Gunakan Suzuki Grand Vitara
-
Apakah Hari Ini Ada Ganjil Genap? Ini Aturan Tanggal 14-17 Mei 2026
-
Yogyakarta Jadi Saksi, Indomobil eMotor Jawab Keraguan Harga Hingga Baterai yang Tembus 140 Km
-
Terpopuler: 5 Mobil Bekas Pajak Rp1,5 Jutaan untuk Keluarga Kecil, Keunikan Honda Navi 2026
-
Bukan LCGC! Hatchback 1.200cc DOHC Ini Tembus 21 Km/Liter, Bekasnya Cuma Rp 65 Jutaan