- Pelatihan mekanik AHASS distandarisasi langsung oleh PT Astra Honda Motor (AHM) melalui jenjang TTL.
- TTL-1 difokuskan pada kemampuan dasar perawatan atau maintenance motor bagi lulusan vokasi/SMK.
- Jenjang TTL-2 dan TTL-3 membekali mekanik dengan keahlian perbaikan berat hingga sistem diagnostik.
Suara.com - Bekerja sebagai mekanik di bengkel resmi Honda atau Astra Honda Authorized Service Station (AHASS) sering kali menjadi impian bagi banyak lulusan SMK jurusan otomotif.
Namun, untuk bisa mengenakan seragam mekanik Honda, ada standar kompetensi ketat yang harus dipenuhi.
PT Astra Honda Motor (AHM) telah merancang kurikulum khusus agar setiap mekanik memiliki kemampuan yang merata di seluruh Indonesia. Pendidikan ini dikenal dengan sebutan Technical Training Level (TTL).
Berikut adalah tahapan pendidikan yang harus ditempuh untuk menjadi mekanik profesional di AHASS:
1. Technical Training Level 1 (TTL-1): Fondasi Maintenance
Bagi siswa lulusan SMK yang masuk ke jaringan AHASS, tahapan pertama yang harus dilalui adalah TTL-1.
Level ini setara dengan tingkat vokasi dasar. Fokus utama pada tahap ini adalah Maintenance (Perawatan).
Calon mekanik dilatih untuk memahami seluk-beluk komponen motor Honda dan cara melakukan perawatan rutin yang benar.
Tujuannya agar mereka mampu memastikan motor konsumen tetap dalam kondisi prima untuk penggunaan sehari-hari.
Baca Juga: Menuju Panggung Dunia Astra Honda Racing School 2026 Pilih 10 Pebalap Muda Terbaik
2. Technical Training Level 2 (TTL-2): Keahlian Repair (Perbaikan)
Setelah resmi bekerja di AHASS, tantangan yang dihadapi mekanik akan semakin kompleks.
Konsumen tidak hanya datang untuk servis rutin, tetapi juga membawa keluhan kerusakan komponen.
Di sinilah pendidikan lanjutan TTL-2 berperan. Pada level ini, mekanik akan diperdalam kemampuannya di bidang Repair (Perbaikan).
Mereka diajarkan cara menangani kerusakan mesin, sistem transmisi, hingga kelistrikan secara lebih mendetail agar motor yang rusak bisa kembali berfungsi normal.
3. Technical Training Level 3 (TTL-3): Spesialis Diagnostic
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Pembuktian Kualitas Pelumas Premium di Medan Ekstrem Samosir dan Danau Toba
-
Repsol Lubricants Indonesia Ramaikan Japanese Bike Fest Dukung Komunitas Motor Klasik
-
Cara Membedakan Mitsubishi Lancer Evo Asli dan Evo Convert Menurut Pakar, Harga 40 Jutaan
-
Penjualan Daihatsu Melonjak 27 Persen pada Juni 2026 Gran Max Jadi Penopang Utama
-
IPONE Perkuat Skena Kustom Culture Indonesia Melalui Ajang Iron Pipe 2026 di Bandung
-
Ofero Carria 1 Motor Listrik dengan Jarak Tempuh 130 KM untuk Pelaku UMKM
-
TVS Callisto 110 Terbaru Meluncur, Apa yang Baru?
-
Neraca Perdagangan Defisit Pemerintah Harus Permudah Ekspor Komponen Otomotif Dkk
-
Pecahkan Rekor Elit Izan Guevara, Pembalap Sleman Siap Ancam Takhta Moto3 Junior Akhir Pekan Ini
-
Mepet Harga Honda Forza 250, Apa Istimewanya Honda Monkey Terbaru yang Alami Evolusi?