- 5 Mobil FWD kini dilengkapi teknologi canggih untuk libas Sitinjau Lauik.
- Fitur stabilitas pada 5 Mobil FWD mencegah risiko selip saat menanjak.
- Bantuan motor listrik dan traksi buat 5 Mobil FWD aman dikendarai.
Suara.com - Tanjakan Sitinjau Lauik di Sumatera Barat selalu menjadi momok sekaligus arena pembuktian bagi ketangguhan sebuah kendaraan.
Sempat beredar mitos kuat di kalangan pecinta otomotif bahwa mobil berpenggerak roda depan (Front-Wheel Drive/FWD) rentan selip dan kehilangan traksi saat dihadapkan pada tanjakan curam yang basah, terutama dalam kondisi kabin terisi penuh.
Namun, seiring kemajuan teknologi, pabrikan kini menyematkan ragam fitur pintar yang sukses menepis kelemahan bawaan FWD.
Kuncinya bukan lagi sekadar pada roda mana yang bergerak, melainkan bagaimana teknologi membantu menyalurkan tenaga ke aspal secara efisien.
Berikut adalah 5 deretan mobil keluarga penggerak roda depan yang spesifikasinya terbukti sanggup menaklukkan rute ekstrem nan legendaris seperti Sitinjau Lauik, lengkap dengan keunggulan teknisnya masing-masing.
1. Toyota All New Avanza
Perubahan Avanza dari RWD ke FWD sempat memicu keraguan, namun Toyota menjawabnya dengan kombinasi rasio gigi dan fitur elektronik yang mumpuni.
Bermodalkan mesin 1.5L (2NR-VE) yang menghasilkan tenaga 106 PS, Avanza generasi terbaru tak lagi bisa diremehkan.
Saat dihadapkan pada situasi stop-and-go di tengah tanjakan curam, fitur Hill Start Assist (HSA) akan menahan mobil agar tidak merosot mundur.
Baca Juga: Harga Mobil Bekas Zenix Hybrid 2023, Jadi Mobil Andalan Semua Keluarga
Tak hanya itu, kehadiran Vehicle Stability Control (VSC) bekerja otomatis mengatur traksi roda depan agar tidak berputar sia-sia (spin) saat berakselerasi di permukaan aspal yang licin.
Dengan ground clearance 205 mm, sasisnya pun aman dari risiko benturan medan tidak rata.
2. Toyota Veloz: Naik Kelas dengan Pengereman Modern
Meski berbagi basis mesin yang sama dengan Avanza, Toyota Veloz menawarkan sensasi berkendara yang lebih meyakinkan di medan berat.
Veloz hadir dengan dimensi lebih panjang dan racikan suspensi yang lebih kokoh untuk stabilitas tinggi.
Keunggulan utama Veloz saat merayap di Sitinjau Lauik terletak pada penggunaan Electric Parking Brake (EPB) yang sudah dilengkapi Auto Brake Hold.
Fitur ini sangat memanjakan kaki pengemudi; Anda tidak perlu lagi repot menarik tuas rem tangan secara manual saat terjebak macet di tanjakan. Dipadukan dengan HSA dan VSC, Veloz memberikan rasa aman ekstra bagi pengemudi di medan ekstrem.
3. Mitsubishi New Xpander: Torsi Optimal Sejak Putaran Bawah
Mitsubishi Xpander dikenal luas memiliki kaki-kaki yang sangat nyaman namun tetap stabil. Rahasia ketangguhannya di tanjakan terletak pada mesin 1.5L MIVEC yang mampu menghasilkan torsi puncak 141 Nm pada putaran mesin 4.000 rpm.
Karakter torsi yang didapat lebih awal ini sangat krusial untuk mengangkat beban bodi Xpander yang bongsor di jalan menanjak tanpa perlu menginjak gas terlalu dalam.
Lini Xpander juga telah dilengkapi Active Stability Control (ASC) untuk menjaga cengkeraman ban depan tetap optimal. Ditambah ground clearance mencapai 220 mm, mobil ini sangat percaya diri melewati jalanan bergelombang.
4. Mitsubishi New Xpander Cross: Manuver Presisi Berkat Active Yaw Control
Sebagai varian crossover, New Xpander Cross memiliki satu senjata rahasia yang absen di kompetitor sekelasnya: Active Yaw Control (AYC). Fitur ini diadaptasi dari teknologi mobil reli Mitsubishi.
Di jalur Sitinjau Lauik yang dipenuhi tikungan tajam sekaligus menanjak, fitur AYC bekerja dengan melakukan pengereman otomatis pada roda depan bagian dalam saat menikung.
Hal ini mencegah mobil melenceng keluar jalur (understeer). Hasilnya, manuver di kelokan ekstrem menjadi jauh lebih presisi dan stabil, memberikan kontrol penuh bagi pengemudi meski di bawah tekanan medan berat.
5. Suzuki New XL7 Hybrid: Bantuan Dorongan Instan Motor Listrik
Suzuki New XL7 mengambil pendekatan modern melalui teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS). Mobil ini mengombinasikan mesin bensin K15B dengan Integrated Starter Generator (ISG) dan baterai Lithium-Ion.
Di sinilah letak keunggulannya: saat XL7 membutuhkan daya ekstra untuk berakselerasi dari posisi diam di tanjakan curam, motor listrik pada sistem SHVS akan memberikan Acceleration Assist.
Bantuan dorongan tenaga instan ini secara signifikan meringankan beban kerja mesin bensin, sehingga mobil terasa lebih "enteng" merayap naik. Dilengkapi Hill Hold Control (HHC), XL7 adalah penantang serius yang efisien di jalur pegunungan.
Mitos bahwa mobil FWD tidak kuat menanjak kini sudah tidak relevan lagi. Melalui bantuan fitur keselamatan aktif seperti HSA, VSC, hingga bantuan motor listrik pada sistem Hybrid, keterbatasan mekanis penggerak roda depan telah teratasi dengan baik.
Dengan memilih mobil yang memiliki fitur pendukung yang tepat dan teknik mengemudi yang baik, menaklukkan tanjakan maut seperti Sitinjau Lauik kini menjadi lebih aman dan nyaman bagi seluruh keluarga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Menkeu Purbaya Pastikan THR ASN Rp55 Triliun Cair Awal Ramadan
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Resmi Dibuka! Jadwal Penukaran Uang Baru 2026 Periode Kedua di PINTAR BI Go Id
-
Murka ke Wasit Majed Al-Shamrani, Bojan Hodak: Kita Akan Lihat!
-
Warga Boyolali Gugat Gelar Pahlawan Soeharto, Gara-gara Ganti Rugi Waduk Kedungombo Belum Dibayar
-
Persib Bandung Gugur di AFC Champions League Meski Menang Tipis Lawan Ratchaburi FC
-
KPK akan Dalami Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Menag dari Ketum Hanura OSO
Terkini
-
Yamaha Gear Ultima vs Honda Beat Mending Mana? Tengok Harga, Spek dan Fiturnya
-
Mirip Wuling Air EV, Inilah BYD Racco: Mobil Listrik Mungil dengan Pintu Geser Canggih
-
Warna Baru Classy Yamaha Perkuat Gaya Skena dan Kalcer Anak Muda Masa Kini
-
Persiapan Mudik Lebaran 2026: Simak Jadwal Lengkap One Way, Contraflow, dan Ganjil Genap
-
Alasan Skuter Besar Kini Lebih Populer Ketimbang Motor Besar di Berbagai Negara
-
Modal 20 Jutaan Dapat Motor 250cc 2 Silinder? Intip Harga Yamaha MT-25 Bekas dari Tahun ke Tahun
-
VRZ Diesel atau SRZ Bensin? Simak Daftar Harga dan Konsumsi BBM Fortuner 2016 Bekas Sebelum Meminang
-
Motor Sport 150cc Terkencang tapi Harga Paling Miring? Cek Harga Bekas Suzuki GSX R150 di Tahun 2026
-
Harga Mobil Bekas Zenix Hybrid 2023, Jadi Mobil Andalan Semua Keluarga
-
Iritnya Tembus 59 Km/Liter! Honda Genio 2019 Bekas Kini Dibanderol Cuma Segini