Otomotif / Mobil
Rabu, 25 Februari 2026 | 16:57 WIB
Perbedaan mobil hybrid dan PHEV. [Wuling]

Karena kapasitas baterainya lebih besar dibanding hybrid biasa, mobil jenis ini bisa menempuh jarak tertentu hanya dengan tenaga listrik saja.

Untuk perjalanan jarak dekat, Anda bisa mengandalkan mode listrik sepenuhnya. Jika daya baterai habis, mesin bensin akan aktif secara otomatis sehingga perjalanan tetap berlanjut tanpa hambatan.

Pengisian dayanya bisa dilakukan di rumah menggunakan charger khusus atau di stasiun pengisian umum yang kini semakin mudah ditemukan di berbagai lokasi seperti pusat perbelanjaan, area parkir, hingga SPBU tertentu.

Selain mobil hybrid dan plugin hybrid, ada pula kendaraan yang disebut dengan mild hybrid. Berikut adalah pengertiannya.

Apa Itu Mild Hybrid?

Mild hybrid atau hybrid ringan menggunakan sistem kelistrikan berukuran kecil untuk membantu kerja mesin. Sistem ini biasanya menggantikan peran starter dan alternator konvensional. Fungsinya mendukung akselerasi dan menyalakan mesin dengan lebih halus serta efisien.

Energi yang dihasilkan saat pengereman juga disimpan kembali ke baterai untuk digunakan saat dibutuhkan.

Namun, berbeda dari hybrid penuh atau plug-in hybrid, mild hybrid tidak bisa berjalan murni menggunakan tenaga listrik.

Motor listriknya hanya membantu, bukan menjadi sumber tenaga utama.

Baca Juga: Daftar Harga Mobil Hybrid Terbaru, Chery Naik Rp 10 Juta

Mitsubishi Outlander PHEV [Mitsubishi]

Perbedaan Hybrid, Plug-in Hybrid, dan Mild Hybrid

Perbedaan utama ketiganya terletak pada cara pengisian daya dan cara kerja motor listriknya:

  • Hybrid (self-charging): Baterai terisi otomatis dari mesin dan pengereman regeneratif. Tidak perlu dicolok ke listrik.
  • Plug-in hybrid (PHEV): Baterai diisi lewat sumber listrik eksternal dan bisa menempuh jarak lebih jauh dengan tenaga listrik saja.
  • Mild hybrid: Tidak perlu pengisian daya eksternal, tetapi juga tidak bisa berjalan sepenuhnya dengan listrik.

Pada mobil hybrid dan PHEV, sistem pengereman regeneratif membantu menangkap energi yang biasanya terbuang saat mengerem, lalu menyimpannya kembali ke baterai. Ini yang membuat keduanya lebih hemat dibanding mobil berbahan bakar murni.

Mana yang Paling Layak Beli

Tidak ada satu jawaban pasti, karena semuanya tergantung kebutuhan Anda. Jika ingin praktis tanpa repot mengisi daya, hybrid biasa bisa jadi pilihan tepat.

Jika ingin lebih sering berkendara dengan tenaga listrik dan menekan konsumsi bensin semaksimal mungkin, plug-in hybrid menarik untuk dipertimbangkan.

Load More