- Mobil Calya hitam diamuk massa di Gunung Sahari akibat kabur dari kejaran polisi.
- Pengemudi nekat melawan arah lalu lintas sebelum akhirnya dikepung warga dan ojek online.
- Polisi memastikan tidak ada korban jiwa, sementara pelaku dan mobil kini telah diamankan.
Tidak Ada Korban Jiwa
Meski kondisi mobil sangat mengenaskan akibat diamuk massa, pihak kepolisian membawa kabar melegakan. “Korban luka nihil, korban meninggal dunia juga nihil,” tegas Kombes Reynold Hutagalung kepada awak media.
Saat ini, penyidik masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap HM untuk menggali motif di balik aksi nekatnya melarikan diri dari petugas.
Berkaca dari Kasus Ini: Sanksi Berat Menanti Pelanggar Lalu Lintas
Insiden ini menjadi pengingat keras bagi para pengguna jalan. Aksi melarikan diri dari polisi dan melawan arah bukan hanya membahayakan nyawa, tetapi juga memiliki konsekuensi hukum yang sangat tegas.
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ):
- Melawan Arus: Pelanggaran ini masuk dalam Pasal 287 ayat (1) karena melanggar aturan perintah atau larangan yang dinyatakan dengan Rambu Lalu Lintas. Sanksinya adalah pidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda maksimal Rp500.000.
- Tidak Mematuhi Perintah Petugas: Mengabaikan perintah petugas kepolisian yang sedang mengatur lalu lintas melanggar Pasal 282. Sanksinya berupa pidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda maksimal Rp250.000.
- Mengemudi Membahayakan: Jika terbukti mengemudi secara tidak wajar dan membahayakan nyawa (ugal-ugalan), pelaku bisa dijerat Pasal 311 ayat (1) dengan ancaman kurungan hingga 1 tahun atau denda maksimal Rp3.000.000.
Jalan raya adalah fasilitas publik yang digunakan bersama. Mengedepankan emosi dan nekat melanggar aturan lalu lintas pada akhirnya hanya akan merugikan diri sendiri, mulai dari kendaraan yang hancur hingga ancaman kurungan penjara. Selalu patuhi arahan petugas demi keselamatan bersama!
Untuk melihat video selengkapnya, cek pada link di bawah ini:
Baca Juga: Tolak Penumpang Siswi Big Size Berujung Viral, Driver Ojol Ini Klarifikasi
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Waspada! Inilah Faktor yang Bikin Tombol di Dashboard Mobil Cepat Rusak
-
Spesifikasi Mitsubishi Xforce Hybrid: Mending Mana Lawan HR-V HEV dan Yaris Cross HEV?
-
Mitsubishi Siapkan Robot Perakit Mobil, Alasannya Tak Tertebak
-
Berapa Harga Sepeda Listrik? Ini 5 Rekomendasi yang Tangguh, Murah dan Awet
-
Torsi Honda New Vario Evo 160 Naik, Kok Suspensi Belakang Dibiarkan Keras?
-
Dinamika Penjualan Kendaraan Batam Menggeliat Lewat Pameran Otomotif
-
5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
-
Mengenal Bahaya Kerak Karbon pada Motor, Jangan Sampai Tunggu Mesin Jebol
-
BYD Hentikan Produksi Sealion 7 untuk Pasar Domestik
-
Indonesia Resmi Terapkan Mandatori Biodiesel B50 Ditengah Tantangan Standar Mesin Otomotif Nasional