Fitur tersebut memungkinkan kaca untuk digeser ke sisi belakang maupun diangkat, jadi lebih praktis saat penggunaannya.
Ukuran dimensi ini serupa dengan tipe sunroof yang bisa dibuka lebar, melihat pemandangan secara leluasa, dapat mengeluarkan tubuh dari atap.
Fungsi Moonroof
Secara umum, fungsi moonroof mirip dengan sunroof seperti meminimalkan bau tidak sedap di area kabin, menambah sirkulasi udara segar, sinar matahari mudah masuk, bebas menikmati pemandangan.
Definisi Panoramic Roof
Panoramic memang sedikit berbeda dari dua tipe sebelumnya, yang mana jenis kaca atap mobil memiliki ukuran lebih lebar.
Bahkan, ukuran lebarnya sama dengan atap mobil keseluruhan. Sehingga penumpang dapat menikmati pesona keindahan langit lebih luas dan nyaman.
Fungsi Panoramic
Panoramic roof mempunyai fungsi sama dengan sunroof maupun moonroof yaitu melihat pemandangan langit dari dalam kabin dan lainnya.
Baca Juga: Daftar Rest Area Tol Trans Jawa yang Punya SPKLU, Mudik 2026 Makin Tenang Pakai Mobil Listrik
Namun, karena ukurannya lebih lebar. Penumpang duduk dimana saja tetap leluasa melihat langit tanpa perlu berebut.
Perbedaan Sunroof, Moonroof, Panoramic Roof
Serupa tapi tidak sama, tiga jenis atap mobil yang bisa dibuka tutup sesuka hati tersebut memiliki perbedaan yang perlu dipahami.
Berikut rincian perbedaannya sebagai bahan pertimbangan saat ingin membeli mobil tipe tersebut.
1. Sunroof
Bahan biasanya memakai body mobil (besi) maupun kaca yang mudah untuk dibuka tutup.
Sedangkan untuk mekanismenya, ketika Anda menekan tombol buka, maka kaca sunroof otomatis terangkat ke atas, lalu langsung geser ke arah luar bodi kendaraan.
2. Moonroof
Bahan terbuat dari kaca transparan yang memiliki tirai penutup. Sedangkan untuk mekanismenya, ketika dibuka, kaca moonroof akan langsung menyelinap masuk dalam plafon mobil.
Bahkan, moonroof sering disebut lebih modern. Karena saat dibuka tidak mengganggu aliran udara eksterior.
3. Panoramic Roof
Kaca cenderung ukuran besar yang terpasang membentang dari atap baris depan atau pertama ke baris kedua atau ketiga.
Mekanismenya terbilang unik, karena umumnya memang tidak bisa dibuka dalam artian posisi tetap atau mati. Tapi ada jenis panoramic roof yang kaca depan dapat digeser.
Kontributor : Damayanti Kahyangan
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Taktik Agresif Bocah Sleman Sukses Pecundangi Rider Eropa di Moto3 Junior, Penuh Drama Berdebar
-
Mobil Listrik Hasil Kerjasama Chery dan Huawei Terlihat Lakukan Uji Jalan di Indonesia
-
All New Agya Stylix Antar Amato Rudolph dan Farrel Rafellyno Borong Podium ITCR 1200
-
Tampang Sangar ala Africa Twin, tapi Wujud Matic: Intip Pesona Motor Honda Bergenre Adventure
-
Bocor Sebelum Waktunya, Inikah Penampakan 'Fortuner Baru' Berdesain Agresif SUV Masa Depan Toyota?
-
Sanksi Pajak Menanti Pabrikan Mobil Listrik BYD Dampak Pabrik Tak Kunjung Dibangun
-
Punya Bobot Ekstra? Ini 5 Pilihan Skutik Paling Nyaman Biar Tenaga Nggak Ngempos di Tanjakan
-
Ramadhipa Cetak Sejarah Jadi Pebalap Indonesia Pertama Menang di Dua Ajang Dunia
-
Intip Fakta dan Spesifikasi 'EV' Roda Tiga Racikan Pindad
-
Mengamuk di Jepang! Pembuktian Buasnya Mesin CBR Series Bawa AHRT Borong Podium ARRC Motegi