- Pemkot Samarinda menyewa Land Rover Defender operasional seharga Rp160 juta setiap bulannya.
- Skema sewa dipilih karena terkendala aturan pembelian mobil pelat merah dari agen tunggal.
- Kendaraan SUV dipilih sebagai solusi operasional tamu VIP untuk menerobos medan banjir Samarinda.
Suara.com - Belakangan ini, media sosial diramaikan dengan perbincangan hangat mengenai kendaraan dinas yang digunakan oleh Wali Kota Samarinda, Andi Harun.
Sorotan publik tertuju pada sebuah unit Land Rover Defender yang tampak gagah dan mewah. Publik sempat membandingkannya dengan pemberitaan mobil dinas kepala daerah lain yang nilainya mencapai miliaran rupiah.
Namun, benarkah mobil tersebut dibeli dengan harga fantastis? Ternyata, faktanya tidak demikian.
Bukan Milik, Tapi Sewa
Kepala Bagian Umum Sekretariat Kota Samarinda, Dilan Wewengkang, memberikan klarifikasi langsung untuk meluruskan informasi yang beredar. Ia menegaskan bahwa kendaraan tersebut berstatus sewa, bukan aset milik pemerintah kota.
"Mobil Defender itu memang sewa. Kontraknya dimulai 2023 sampai Oktober 2026. Nominalnya Rp160 juta per bulan," ungkap Dilan. Mobil ini didapatkan melalui kontrak kerja sama dengan PT Indorent Tbk.
Mengapa Tidak Beli Saja?
Pertanyaan yang muncul kemudian adalah: mengapa Pemkot Samarinda tidak membelinya langsung? Dilan menjelaskan bahwa pada tahun 2022, pemerintah sebenarnya sudah menganggarkan dana sekitar Rp4 miliar untuk membeli kendaraan operasional.
Namun, rencana tersebut kandas di tengah jalan.
Baca Juga: Ananda Emira Moeis Anaknya Siapa? Gaya Bicaranya Saat Wawancara Viral di X
"Kita waktu itu mau beli, tapi Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) tidak bisa mengeluarkan pelat merah. Jadi pembelian tidak bisa dilakukan," jelasnya.
Setelah berkonsultasi dengan LKPP, skema sewa menjadi satu-satunya solusi prosedural yang memungkinkan untuk pengadaan unit tersebut.
Lebih Efisien atau Justru Pemborosan?
Banyak yang bertanya mengapa biaya sewanya mencapai Rp160 juta per bulan. Menurut Dilan, skema sewa justru dianggap lebih efisien dari sisi teknis. Seluruh biaya perawatan, servis, hingga dukungan teknis sepenuhnya ditanggung oleh penyedia.
"Bahkan kalau servis, mekaniknya datang langsung ke sini karena mobil ini tidak bisa diservis sembarangan," tambahnya.
Selain itu, pemilihan SUV kelas atas seperti Land Rover Defender bukan sekadar gaya. Medan jalanan di Samarinda yang menantang, termasuk potensi banjir, menjadi alasan utama. Mobil ini dinilai memiliki ketangguhan yang mumpuni untuk melayani tamu VIP di berbagai kondisi lapangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
Terkini
-
BYD Incar Tahta Tertinggi Mobil Laris Milik Toyota, Target 5 Tahun
-
5 Mobil Warna Oranye Paling Kece, Cocok untuk Dukung Timnas Belanda di Piala Dunia 2026
-
QJMOTOR Ajak Konsumen Indonesia Intip Teknologi Global Langsung di Pabrik China
-
4 Mobil Harga ala Motor Aerox, Mesin Badak Cocok untuk Kendaraan Pertama: Simak Saran Pakar
-
Yamaha MX King 150 Prima Pramac Livery Ala MotoGP Rilis di Jakarta Fair 2026
-
Terpopuler: Risiko Memaksa Motor Matic Konsumsi Pertalite, 5 Motor Tangguh yang Irit untuk Harian
-
Spesifikasi, Harga, dan Pilihan Warna Suzuki S-Presso Girl Edition: Mobil Kompak untuk Wanita Karier
-
4 Alasan Kuat Menunggu Vario 160 Teranyar 2026, Bedah Spesifikasi Mesin eSP+ dan Prediksi Desainnya
-
Musuh Tak Terlihat di Sirkuit Estoril: Cara Pebalap Indonesia Kiandra Taklukkan Angin Ekstrem Moto3
-
Belajar dari Kasus Recall Honda: Bagaimana Karat Subframe Menghancurkan Geometri Kaki-kaki Mobil?