- Konflik Timur Tengah memicu krisis energi, memaksa negara melakukan penghematan besar pada operasional pemerintahan.
- Pakistan tarik enam puluh persen kendaraan dinas dan potong kuota bahan bakar minyak aparatur negara.
- Prabowo berencana melarang pembelian mobil dinas baru serta mengkaji pembatasan mobilitas pejabat lewat sistem WFH.
Hal ini secara instan memangkas konsumsi BBM secara nasional dan memberikan ruang napas bagi keuangan negara.
Prabowo Kaji Larangan Beli Mobil dan Tekan Konsumsi BBM
Berkaca pada keberanian Pakistan, Presiden Prabowo Subianto telah mengirimkan sinyal tegas kepada jajaran kabinet dan anggota DPR.
Era di mana pejabat negara bisa dengan mudah mengganti mobil dinas keluaran terbaru tampaknya akan segera berakhir.
Prabowo menyadari bahwa penghematan tidak bisa hanya diwacanakan di tingkat bawah, melainkan harus dimulai dari garasi para pemangku kebijakan.
Presiden secara spesifik mewacanakan penghentian keran pemesanan kendaraan dari pemerintah ke industri otomotif.
Hal ini diiringi dengan rencana WFH 50 persen. Jutaan aparatur sipil negara yang bekerja dari rumah otomatis akan menurunkan volume lalu lalang kendaraan dinas di jalanan, yang berujung pada penghematan bahan bakar berskala masif tanpa harus melumpuhkan pelayanan publik.
Efek domino dari konflik geopolitik telah mengubah cara negara memperlakukan para pejabatnya. Baik di Pakistan maupun di Indonesia, masa keemasan fasilitas transportasi dinas yang berlebihan sedang berada di ujung tanduk.
Para pejabat kini dihadapkan pada realitas baru: mereka tidak hanya harus siap menghadapi wacana pemotongan gaji, tetapi juga harus membiasakan diri bekerja dengan fasilitas transportasi yang sangat dibatasi.
Baca Juga: Prabowo Kaji Pemotongan Gaji Menteri dan Anggota DPR, Tak Boleh Beli AC dan Mobil
Larangan membeli mobil baru, pemangkasan kuota bensin, hingga kebijakan WFH demi menekan mobilitas adalah bukti nyata bahwa negara kini menuntut para pejabatnya untuk ikut prihatin dan mengerem gaya hidup di tengah bayang-bayang krisis energi global.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Calya hingga Xpander, Mana Mobil Bekas Paling Tangguh untuk Transisi ke Bioetanol E20?
-
Terpopuler: Kemewahan Toyota Fortuner 2006, Garasi Komisaris Bank BJB Susi Pudjiastuti
-
Kembaran Honda Beat Pakai Rangka eSAF Tembus Eropa, Begini Penampakannya
-
7 Motor Listrik Paling Tangguh untuk Harian, Anti Drama dan Minim Perawatan
-
Volkswagen Pangkas Kapasitas Produksi Satu Juta Unit Akibat Laba Anjlok
-
Apakah Denza D9 Generasi Baru Jadi MPV Mewah Paling Gila Abad Ini?
-
Dexlite Meroket Harga SUV Mitsubishi Merosot, Ini Pajero Sport Bekas Paling Cocok
-
Pasar Mobil Bekas Turut Merasakan Dampak Kehadiran Mobil Listrik China
-
Bukan Lagi Rp0! Ini Aturan Baru Pajak Motor Listrik Tahun 2026, Cek Simulasi Hitungannya
-
5 Mobil Diesel Tiga Baris Low Cortisol Nggak Bikin Kantong Jebol, yang Aman Pakai Biosolar