- Sebanyak 28 persen pemudik telah meninggalkan Jakarta pada Lebaran 2026, dilaporkan Kakorlantas Polri di Pos Terpadu KM 57.
- Kebijakan Work From Anywhere (WFA) dinilai positif karena menyebar pola keberangkatan pemudik sehingga mengurangi penumpukan.
- Puncak arus mudik Lebaran 2026 diprediksi BPJT terjadi pada 14-15 Maret serta 18 Maret, sementara arus balik 24 Maret.
Suara.com - Pergerakan pemudik pada momen Mudik Lebaran 2026 mulai menunjukkan peningkatan signifikan. Berdasarkan data terbaru, sebanyak 28 persen masyarakat dari total proyeksi pemudik dilaporkan telah meninggalkan wilayah Jakarta untuk menuju kampung halaman.
Kepala Korps Lalu Lintas atau Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho menjelaskan bahwa kondisi lalu lintas secara umum masih terkendali meskipun volume kendaraan terus bertambah di momen Mudik Lebaran 2026.
Ia menyampaikan data tersebut saat meninjau Pos Terpadu KM 57 di wilayah Polda Jawa Barat guna memastikan kelancaran Operasi Ketupat 2026.
“Dari proyeksi sekitar 3,5 juta kendaraan yang akan menuju Trans Jawa, Jawa Barat, Cikupa, Banten hingga Sumatra, sekitar 28 persen di antaranya sudah meninggalkan Jakarta. Oleh sebab itu, kami masih mengelola kurang lebih 72 persen lagi,” ujarnya dikutip dari laman resmi Korlantas Polri pada Selasa 17 Maret 2026.
Agus menilai kebijakan pemerintah seperti Work From Anywhere atau WFA memberikan dampak positif dalam mencegah penumpukan kendaraan pada satu waktu tertentu.
Pola ini membuat arus keberangkatan masyarakat menjadi lebih tersebar dan tidak menumpuk di satu hari saja.
“Dengan adanya Work From Anywhere ini terurai keberangkatannya. Kebijakan pemerintah melalui SKB sangat strategis untuk mengelola flow arus lalu lintas,” kata dia.
Selain faktor WFA, pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 yang dipantau langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo turut memastikan pengamanan berjalan optimal.
Kapolri juga melakukan pengecekan langsung di titik krusial seperti Pos Terpadu Kalikangkung di Jawa Tengah.
Masyarakat perlu mewaspadai potensi kepadatan karena puncak arus mudik diprediksi muncul dalam dua gelombang. Badan Pengatur Jalan Tol atau BPJT memproyeksikan puncak arus mudik terjadi pada 14 hingga 15 Maret 2026 serta gelombang berikutnya pada 18 Maret 2026.
Bagi para pemudik, perencanaan waktu keberangkatan yang matang sangat disarankan agar terhindar dari kemacetan parah. Sementara itu, puncak arus balik diperkirakan akan berlangsung pada 24 Maret 2026 serta periode 28 hingga 29 Maret 2026.
Berita Terkait
-
DPR Apresiasi Penyelenggaraan Mudik 2026 yang Lebih Baik dari Tahun Sebelumnya
-
Ini Daftar Program Pemerintah yang Buat Pemudik Merasa Terbantu Menurut Survei Indikator
-
Survei Indikator: Mayoritas Pemudik Nilai Lalu Lintas Lancar dan Kecelakaan Menurun
-
Puncak Arus Balik Lebaran Kawasan Belawan-Batam
-
Pakar Ungkap Kemacetan Gerbang Tol Arus Balik Lebaran 2026 Bisa Dicegah lewat Sistem MLFF
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- 7 Cushion Wudhu Friendly dengan Hasil Flawless Seharian, RIngan dan Aman di Kulit
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Berapa Daya Minimal Cas Mobil Listrik di Rumah? Cek Batas Minimalnya
-
Calya hingga Xpander, Mana Mobil Bekas Paling Tangguh untuk Transisi ke Bioetanol E20?
-
Terpopuler: Kemewahan Toyota Fortuner 2006, Garasi Komisaris Bank BJB Susi Pudjiastuti
-
Kembaran Honda Beat Pakai Rangka eSAF Tembus Eropa, Begini Penampakannya
-
7 Motor Listrik Paling Tangguh untuk Harian, Anti Drama dan Minim Perawatan
-
Volkswagen Pangkas Kapasitas Produksi Satu Juta Unit Akibat Laba Anjlok
-
Apakah Denza D9 Generasi Baru Jadi MPV Mewah Paling Gila Abad Ini?
-
Dexlite Meroket Harga SUV Mitsubishi Merosot, Ini Pajero Sport Bekas Paling Cocok
-
Pasar Mobil Bekas Turut Merasakan Dampak Kehadiran Mobil Listrik China
-
Bukan Lagi Rp0! Ini Aturan Baru Pajak Motor Listrik Tahun 2026, Cek Simulasi Hitungannya