Otomotif / Mobil
Rabu, 18 Maret 2026 | 17:32 WIB
PLN menyiagakan 4.769 unit SPKLU yang tersebar di 3.097 titik lokasi di seluruh Indonesia di musim mudik Lebaran 2026. [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • PLN memproyeksikan 23.000 kendaraan listrik akan digunakan saat mudik Idulfitri 2026, meningkat 60 persen dari tahun sebelumnya.
  • PLN menyiagakan 4.769 unit SPKLU di 3.097 lokasi, termasuk 1.681 unit di jalur Sumatera, Jawa, dan Bali.
  • Untuk mendukung layanan, PLN menyiapkan 5.000 personel dan 15 unit SPKLU *mobile* sebagai antisipasi pengisian darurat.

Suara.com - PT PLN (Persero) memproyeksikan jumlah masyarakat yang menggunakan kendaraan listrik pada masa mudik Idulfitri 2026 mencapai 23.000 unit. Angka tersebut melonjak 60 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Seiring dengan peningkatan penggunaan EV, PLN setidaknya menyiagakan 4.769 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di 3.097 titik lokasi di seluruh Indonesia. Adapun jumlah SPKLU yang tersedia tahun ini mengalami peningkatan sebanyak 70 persen.

"Saat ini rata-rata jarak antar-SPKLU sekitar 22 kilometer. Artinya, pengguna kendaraan listrik tidak perlu khawatir kehabisan daya di tengah perjalanan karena infrastruktur pengisian telah tersedia secara luas,” kata Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo lewat keterangannya pada Rabu (18/3/2026).

Dijelaskanya, untuk jalur mudik Sumatera,, Jawa, dan Bali, PLN menyiapkan 1.681 unit SPKLU di 994 titik lokasi yang tersebar di sepanjang rute perjalanan yang dilewati.

Dari jumlah tersebut, 284 unit SPKLU berada di 99 lokasi ruas jalan tol, dan 1.203 unit lainnya tersebar di 777 lokasi jalur non-tol yang juga menjadi jalur utama perjalanan mudik.

Guna memastikan operasional SPKLU berjalan optimal sekaligus memberikan dukungan layanan kepada masyarakat, PLN menurunkan 5.000 personel siaga.

Sebagai langkah antisipasi PLN juga menyiapkan 15 unit SPKLU Mobile yang disiagakan di sejumlah titik exit tol. Fasilitas tersebut disiapkan untuk membantu pengguna kendaraan listrik yang membutuhkan pengisian daya darurat selama perjalanan.

Sementara itu, Direktur Retail dan Niaga PLN Adi Priyanto menerangkan pihaknya sudah memastikan kesiapan SPKLU di sepanjang Tol Trans Jawa.

“Kami telah melakukan pengecekan kesiapan SPKLU di jalur mudik utama, khususnya Trans Jawa, agar masyarakat yang menggunakan kendaraan listrik dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman,” kata Adi.

Baca Juga: BRI Perkuat Dukungan Mudik Nasional Melalui Posko Lebaran 2026

Menurut dia, PLN terus memastikan seluruh infrastruktur pengisian kendaraan listrik dalam kondisi siap beroperasi, terutama di rest area tol yang menjadi titik persinggahan pemudik.

Ia mengatakan kesiapan SPKLU di jalur strategis menjadi bagian penting, dalam mendukung perjalanan jarak jauh pengguna kendaraan listrik. Pihaknya memastikan pula seluruh SPKLU yang berada di rest area tol utama, dapat digunakan secara optimal selama periode mudik Lebaran.

“Dengan kesiapan tersebut, masyarakat diharapkan semakin percaya diri menggunakan kendaraan listrik untuk perjalanan jarak jauh,” tuturnya.

Menurut dia, ketersediaan fasilitas pengisian daya yang memadai di jalur mudik menjadi faktor penting dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna mobil listrik.

PLN juga terus melakukan pemantauan serta pengecekan berkala terhadap infrastruktur SPKLU, guna menjaga keandalan layanan selama periode arus mudik.

Ia menambahkan peningkatan infrastruktur pengisian kendaraan listrik merupakan bagian dari komitmen PLN, dalam mendukung transisi energi sekaligus memperluas ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

Load More