Otomotif / Mobil
Jum'at, 01 Mei 2026 | 06:50 WIB
Toyota Fortuner 2006. (Gemini AI)

Suara.com - Beragam topik menarik mulai dari ulasan kendaraan hingga profil tokoh publik menjadi sorotan utama di kanal Otomotif Suara.com.

Salah satu yang paling banyak dibaca adalah ulasan kemewahan Toyota Fortuner 2006 yang masih diminati hingga kini.

Selain itu, isi garasi Susi Pudjiastuti juga memicu rasa penasaran warganet. Topik ini menuai perhatian sudai Susi Pudjiastuti menjadi Komisaris Bank BJB.

Ada juga berita lain yang masuk ke dalam deretan artikel terpopuler di kanal Otomotif Suara.com. Berikut rangkuman lengkapnya.

1. Toyota Fortuner 2006 Tawarkan Kemewahan Pejabat dengan Harga Sangat Merakyat, Setara Dana LCGC

Toyota Fortuner 2006 Tawarkan Kemewahan Pejabat dengan Harga Sangat Merakyat, Setara Dana LCGC (Gemini AI)

Siapa sangka harga mobil bekas Toyota Fortuner generasi pertama kini semakin menggiurkan. Banderolnya ternyata sudah setara dengan deretan mobil LCGC seken di pasaran saat ini.

Membeli Big SUV ini jelas menaikkan gengsi ketimbang meminang city car mungil. Anda bisa tampil layaknya bos besar di jalanan tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.

Baca selengkapnya

2. Sah Jadi Komisaris Bank BJB, Isi Garasi Otomotif Susi Pudjiastuti Cukup Nyentrik

Baca Juga: Toyota Fortuner 2006 Tawarkan Kemewahan Pejabat dengan Harga Sangat Merakyat, Setara Dana LCGC

Intip isi garasi Susi Pudjiastuti yang kini ditunjuk sebagai komisaris bank BJB (Gemini AI)

Gubernur Dedi Mulyadi resmi menunjuk Susi Pudjiastuti sebagai Komisaris Utama Bank BJB. Menariknya, selera otomotif wanita tangguh ini ternyata tergambar jelas dari isi garasi pribadinya.

Berbekal total kekayaan puluhan miliar rupiah, koleksi kendaraannya justru jauh dari kesan mewah. Hal ini tercatat secara transparan dalam data resmi LHKPN KPK periode 2019.

Baca selengkapnya

3. Ciri Mobil yang Tak Boleh Pakai Bioetanol, Wajib Tahu agar Mesin Tidak Rusak

Ciri mobil yang tak boleh pakai bioetanol. (freepik)

Isu penggunaan bioetanol sebagai bahan bakar kendaraan semakin sering dibahas seiring dorongan besar menuju energi bersih di Indonesia.

Bioetanol sendiri merupakan bahan bakar nabati yang dibuat dari fermentasi komoditas seperti tebu, singkong, dan jagung, sehingga dianggap lebih ramah lingkungan karena mampu menekan emisi karbon.

Load More