- Mematikan AC mobil saat menanjak atau menyalip secara ilmiah meningkatkan tenaga roda karena beban kompresor hilang.
- Beban kompresor AC yang mati dialihkan sepenuhnya ke sistem penggerak roda, terasa signifikan pada mobil bermesin kecil.
- Mobil modern dilengkapi fitur AC Cut-off otomatis yang mematikan kompresor sebentar saat akselerasi mendalam dibutuhkan.
Suara.com - Banyak pengemudi mematikan AC mobil agar kendaraan terasa lebih “enteng” saat sedang menanjak atau ingin menyalip kendaraan lain di jalan raya. Fenomena ini sering dianggap hanya kebiasaan lama namun ternyata ada penjelasan ilmiah yang mendasarinya.
Mematikan sistem pendingin kabin atau AC mobil memang terbukti dapat meningkatkan tenaga yang tersedia untuk menggerakkan roda mobil secara langsung.
Peningkatan tenaga ini terjadi bukan karena mesin mendapatkan tambahan daya mendadak seperti menggunakan turbo melainkan karena adanya pengalihan beban kerja komponen. Di dalam sistem pendingin kabin terdapat komponen utama bernama kompresor yang umumnya digerakkan oleh mesin melalui sabuk atau belt.
Saat AC dihidupkan mesin mobil harus membagi tenaganya untuk memutar roda sekaligus memutar kompresor tersebut agar kabin tetap dingin. Ketika AC dimatikan beban kompresor terhadap mesin akan hilang seketika. Alhasil seluruh cadangan tenaga yang tadinya digunakan untuk memutar komponen pendingin kini dialirkan sepenuhnya ke sistem penggerak roda. Hal inilah yang membuat mesin terasa seolah-olah mendapatkan tenaga tambahan yang cukup signifikan untuk membantu akselerasi.
Efek dari mematikan AC ini akan sangat terasa pada jenis mobil tertentu terutama bagi pemilik mobil berkapasitas mesin kecil. Pada mobil kategori LCGC atau City Car mematikan AC saat melintasi tanjakan curam akan memberikan perbedaan tenaga yang sangat terasa bagi pengemudi. Sebaliknya pada mobil bermesin besar perbedaan tenaga ini hampir tidak akan dirasakan karena cadangan daya mesin yang sudah sangat melimpah.
Menariknya banyak mobil keluaran terbaru kini sudah dilengkapi dengan fitur canggih bernama AC Cut-off. Melalui sistem komputer mobil atau ECU kompresor AC akan mati secara otomatis selama beberapa detik saat pengemudi menginjak pedal gas secara mendalam. Teknologi ini memberikan tenaga ekstra yang dibutuhkan saat berakselerasi tanpa mengharuskan pengemudi mematikan tombol AC secara manual di tengah perjalanan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Yamaha Gear Ultima Buktikan Skutik Kompak Bisa Tangguh di Jalur Perkotaan Maupun Pedesaan
-
Kenaikan Harga BBM Diklaim Tak Berikan Dampak Terhadap Penjualan Mobil Premium
-
Yamaha R15 Paket Hemat Harga Tak Sampai 30 Juta, tapi Joknya Nyambung
-
Andalkan Autopilot, Mobil Listrik Xiaomi Pecah Rekor Sirkuit
-
Hyundai Ioniq 5 Setara BYD Apa? Kini Harganya Lebih Murah 150 Jutaan
-
Gebrakan BMW Indonesia Rilis Tiga Mobil Kencang untuk Pecinta Adrenalin
-
Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota
-
Muka Mirip Lamborghini, Berapa Jarak Tempuh Hyundai Ioniq V Terbaru?
-
Harga 8 Jutaan Setara DP Vario Evo 160, Intip 7 Motor Anti Cupu Cocok untuk Pelajar
-
Mobil Listrik Shell Bisa Isi Daya Cuma 10 Menit, Apa yang Beda Dibanding EV Biasa?