Otomotif / Motor
Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:50 WIB
Ilustrasi motor matic dan motor bebek. (Google AI Studio)

Suara.com - Perdebatan panjang tentang mana jenis motor yang lebih awet masih terus terjadi, karena masing-masing jenis punya loyalisnya sendiri.

Pertanyaan klasik tentang motor matic bekas atau motor bebek bekas, mana yang lebih awet untuk jangka panjang akan kembali dikupas jawabannya di artikel singkat kali ini.

Di bursa motor bekas sendiri, jumlah motor matic dan motor bebek bekas bisa dikatakan seimbang.

Tentu hal ini belum memperhitungkan motor dengan kopling yang ada di segmen berbeda.

Namun secara umum, jumlah dua motor yang sering dibandingkan ini tidak jauh berbeda.

Jadi untuk melihat beberapa variabel yang esensial untuk membandingkan keduanya pada pemakaian jangka panjang, Anda dapat cermati penjelasan singkatnya di bawah ini.

Ilustrasi motor matic bekas (Gemini)

Ketahanan Jangka Panjang Mesin dan Transmisi

Secara umum, motor bebek menggunakan sistem gigi transmisi dan rantai untuk memindahkan daya dorong dari mesin ke roda.

Desainnya sederhana, dan ditujukan untuk penggunaan berat sert jarak jauh. Komponen yang digunakan relatif lebih tahan lama.

Baca Juga: 6 Komponen Motor yang Wajib Dicek Setelah Mudik, Jangan Diabaikan!

Sementara itu pada motor matic, sistem yang digunakan adalah CVT dan sabuk v-belt. Sistem pada motor matic ini melibatkan lebih banyak komponen mekanis yang bekerja bersamaan.

Jika perawatan yang dilakukan tak disiplin, maka komponen ini akan lebih cepat aus dan usianya lebih pendek.

Biaya Perawatan, Mana Lebih Terjangkau?

Biaya perawatan motor bebek terbilang lebih rendah. Hal ini karena sistem mesin yang digunakan pada motor bebek lebih sederhana dan praktis.

Komponen utama seperti rantai roda juga memiliki harga lebih murah, dan usianya lebih panjang.

Pada motor matic, biaya perawatannya akan lebih tinggi karena menggunakan sistem CVT. Belum lagi mempertimbangkan roller dan kampas kopling, serta v-belt yang ada.

Load More