- Mobil pribadi wajib diisi minimal empat orang untuk menghemat BBM, pelanggar akan didenda.
- Kebijakan ini mulai berlaku Juli 2026 di Jabodetabek dengan pengecualian untuk kendaraan tertentu.
- Selain aturan penumpang, pemerintah juga menyiapkan opsi empat hari kerja dan 75 persen WFH.
Suara.com - Ancaman krisis energi akibat perang membuat Presiden Prabowo memutar otak menekan konsumsi BBM, mulai dari wacana WFH hingga membatasi jumlah penumpang kendaraan pribadi. Langkah tegas ini diambil agar Indonesia tidak terlalu bergantung pada minyak dunia yang harganya kian mencekik hingga menyentuh 100 dolar AS per barel.
Pernahkah Anda membayangkan jalanan kota besar tanpa kemacetan parah? Rencana terbaru pemerintah ini mungkin menjadi jawabannya. Presiden Prabowo Subianto secara blak-blakan menyoroti kebiasaan masyarakat yang gemar menyetir sendirian menggunakan mobil berkapasitas besar.
"Kita juga bisa umpamanya satu mobil enggak boleh ditumpangi satu orang. Di negara-negara lain juga satu mobil minimal empat orang, iya kan? Jadi banyak cara," ungkap Prabowo saat berdiskusi bersama jurnalis senior di Hambalang, Bogor.
Wacana ini bukan sekadar imbauan, melainkan bakal diubah menjadi regulasi yang terikat aturan main yang ketat. Fokus utamanya adalah memastikan efisiensi mobilitas masyarakat.
Bagaimana Aturan "Satu Mobil Empat Penumpang" Ini Bekerja?
Jangan kaget dulu, aturan ini tidak akan diterapkan secara mendadak. Berdasarkan skema yang disiapkan, berikut adalah cara kerja kebijakan wajib empat penumpang yang perlu Anda ketahui:
- Penerapan Bertahap Mulai Juli 2026: Wilayah Jabodetabek dan beberapa kota metropolitan lainnya akan menjadi "medan uji coba" pertama. Jika Anda nekat berkendara dengan kapasitas kurang dari empat orang, bersiaplah menghadapi sanksi denda administratif.
- Insentif Menggiurkan bagi yang Taat: Pemerintah tidak hanya memberi hukuman. Bagi pemilik kendaraan yang konsisten mengangkut empat penumpang atau lebih, ada reward khusus berupa tambahan kuota BBM atau potongan tarif parkir publik.
- Pengecualian Khusus: Aturan ketat ini tidak berlaku pukul rata. Taksi, layanan darurat, dan pengguna mobil listrik murni (EV) dipastikan bebas dari jerat kewajiban jumlah penumpang ini.
Analisis awal dari kebijakan ini membawa angin segar bagi ketahanan energi. Jika rata-rata mobil diisi oleh empat orang, tingkat konsumsi BBM per kapita diprediksi merosot tajam hingga 30 persen dibandingkan jika semua orang membawa mobilnya sendiri-sendiri.
Gebrakan Pendukung: WFH 75 Persen dan 4 Hari Kerja
Selain fokus menekan penggunaan kendaraan pribadi, Prabowo juga menaruh perhatian pada efisiensi jam kerja. Mengamati fenomena global di Filipina dan Pakistan, skema pemangkasan hari kerja dari lima menjadi empat hari seminggu mulai dipertimbangkan serius.
Baca Juga: Gugatan Desain Paten Bayangi Masa Depan Xiaomi SU7 dan YU7 di Industri Mobil Listrik
Bahkan, kebijakan Work From Home (WFH) yang sempat menjadi andalan di era pandemi akan kembali dibangkitkan. Tidak tanggung-tanggung, targetnya adalah 75 persen karyawan bisa bekerja dari rumah.
"Mungkin 75 persen karyawan dan pegawai bisa kerja dari rumah. Sekarang ada vicon (video conference), ada banyak teknologi. 30 tahun yang lalu enggak ada," tutupnya optimistis.
Dengan kombinasi aturan ketat empat penumpang per mobil dan fleksibilitas WFH, pemerintah berharap krisis energi bisa ditekan sekaligus menciptakan kualitas udara kota yang jauh lebih sehat. Sudah siap berbagi tumpangan saat berangkat kerja nanti?
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Lalu Lintas Padat saat Libur Sekolah? Begini Cara Menghemat Bensin saat Macet
-
5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
-
100 Ribu Buruh Perusahaan Otomotif "V" Terancam PHK
-
Tunda Nyicil Scoopy Baru, Yamaha Grand Filano Bekas Lebih Murah, Mending Mana?
-
Pesona SUV Mazda yang Seukuran dengan Suzuki S-Presso, Harga Cuma Tak Sampai 200 Juta
-
Irit dan Tangguh, Ini Alasan Kenapa Yamaha Gear Ultima Jadi Skutik Favorit Perempuan
-
Honda, Nissan dan Mitsubishi Jalin Kerja Sama, Ada Udang di Balik Batu
-
Strategi Motul Dekati Konsumen Melalui Jaringan Bengkel Modern B-Quik
-
Suzuki Ignis Kena Recall, Apa Bagian yang Rusak?
-
Tinggalkan Kesan Murah, Begini Wujud Baru Honda BeAT Terbaru dengan Emblem Silver dan Warna Matte