- Shandong Yanlu mengajukan gugatan sengketa paten desain eksterior mobil listrik Xiaomi SU7 dan YU7.
- Permasalahan utama gugatan ini berfokus pada desain lampu depan serta bumper depan dan belakang kendaraan.
- Keputusan sidang dengar pendapat mengenai nasib paten Xiaomi akan dilaksanakan pada tanggal 26 Maret 2026.
Suara.com - Raksasa teknologi Xiaomi kini sedang menghadapi tantangan hukum besar terkait orisinalitas desain mobil listrik mereka.
Shandong Yanlu New Energy Vehicle Co Ltd selaku produsen kendaraan listrik asal China telah mengajukan gugatan resmi yang kini masuk tahap peninjauan otoritas terkait.
Sengketa hukum ini menyoroti tiga paten desain eksterior yang menjadi ciri khas lini mobil listrik Xiaomi yaitu model SU7 dan YU7. Sidang dengar pendapat untuk menentukan nasib paten tersebut telah digelar pada 26 Maret 2026.
Titik berat permasalahan terletak pada desain lampu depan serta bumper depan dan belakang. Xiaomi sendiri mengajukan paten lampu depan pada 19 Januari 2023 namun baru disahkan pada 18 Maret 2025.
Proses ini memakan waktu jauh lebih lama dibandingkan standar pengajuan paten desain yang biasanya tuntas dalam kurun waktu 6 hingga 8 bulan saja.
Meski demikian, seperti dilansir dari Carnewschina, Xiaomi Auto sebenarnya sudah memiliki laporan evaluasi desain per 7 Mei 2025 yang menegaskan keabsahan unsur kebaruan dan nilai inventif mereka.
Bahkan dalam tinjauan tersebut desain Xiaomi telah dibandingkan dengan merek besar seperti Porsche, Audi, Nissan, Toyota, hingga Changan untuk memastikan tidak adanya pelanggaran.
Sesuai Pasal 45 Undang-Undang Paten China pihak luar memang diperbolehkan mengajukan pembatalan paten yang telah terbit melalui proses sidang lisan. Langkah hukum ini menjadi sengketa paten pertama bagi Xiaomi sejak mereka melebarkan bisnis ke industri otomotif.
Keputusan sidang pada akhir Maret nanti akan menjadi penentu apakah desain ikonik Xiaomi SU7 tetap menjadi milik perusahaan atau justru harus dibatalkan karena pelanggaran hukum.
Baca Juga: Harga Bensin Tembus Rp 31 Ribu Per Liter Warga Eropa Ramai Berburu Mobil Listrik Bekas
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Apakah Ngebut Bikin Bensin Motor Lebih Boros? Ini Cara agar Tetap Hemat
-
Lalu Lintas Padat saat Libur Sekolah? Begini Cara Menghemat Bensin saat Macet
-
5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
-
100 Ribu Buruh Perusahaan Otomotif "V" Terancam PHK
-
Tunda Nyicil Scoopy Baru, Yamaha Grand Filano Bekas Lebih Murah, Mending Mana?
-
Pesona SUV Mazda yang Seukuran dengan Suzuki S-Presso, Harga Cuma Tak Sampai 200 Juta
-
Irit dan Tangguh, Ini Alasan Kenapa Yamaha Gear Ultima Jadi Skutik Favorit Perempuan
-
Honda, Nissan dan Mitsubishi Jalin Kerja Sama, Ada Udang di Balik Batu
-
Strategi Motul Dekati Konsumen Melalui Jaringan Bengkel Modern B-Quik
-
Suzuki Ignis Kena Recall, Apa Bagian yang Rusak?