Otomotif / Motor
Minggu, 29 Maret 2026 | 12:48 WIB
Blind spot sepeda motor. [Yamaha]
Baca 10 detik
  • Jaga jarak aman minimal dua meter dari kendaraan besar untuk mengantisipasi rem mendadak. 
  • Posisikan motor di sisi kiri belakang kendaraan besar agar terlihat jelas melalui spion. 
  • Selalu fokus menganalisa situasi jalan raya dan gunakan klakson atau lampu untuk komunikasi.
Blindspot kendaraan besar. (Satlantas Polres Berau)

3. Pertajam Fokus dan Lakukan Analisa Situasi

Berkendara bukan sekadar memutar gas. Semakin tinggi kecepatan motor, semakin singkat waktu otak kita untuk menganalisa potensi bahaya di sekitar.

Mata harus terus bergerak menganalisa situasi di depan.

Selain itu, pahami bahwa alat komunikasi di jalan raya sangat terbatas. Gunakan lampu utama, lampu sein, dan klakson secara bijak untuk "berbicara" atau memberi tanda kehadiran Anda kepada pengemudi lain, terutama sebelum mendahului.

Jalan raya adalah tempat bertemunya berbagai karakter pengendara dan ukuran kendaraan. Menyadari posisi diri dan memposisikan motor agar selalu terlihat oleh pengemudi lain adalah kunci keselamatan utama.

“Semakin besar kendaraannya maka semakin besar pula blind spot area di sekitar kendaraan tersebut. Pengendara tetap Cari_Aman saat berkendara agar selamat sampai tujuan agar dapat berkumpul bersama keluarga,” pungkas Muhammad Ali Iqbal, Community Development & Safety Riding Supervisor Astra Motor Yogyakarta.

Jadikan keselamatan sebagai prioritas utama. Selamat berkendara, tetap waspada, dan pastikan Anda tiba di rumah membawa kebahagiaan, bukan kabar duka!

Load More