- Jaga jarak aman minimal dua meter dari kendaraan besar untuk mengantisipasi rem mendadak.
- Posisikan motor di sisi kiri belakang kendaraan besar agar terlihat jelas melalui spion.
- Selalu fokus menganalisa situasi jalan raya dan gunakan klakson atau lampu untuk komunikasi.
Suara.com - Mengabaikan area blind spot saat mengendarai sepeda motor menjadi salah satu pemicu utama terjadinya kecelakaan lalu lintas yang fatal. Oleh karena itu, pada momen arus balik Lebaran 2026 ini, para pengendara wajib meningkatkan kemampuan analisa bahaya agar perjalanan tetap aman.
Pernahkah Anda merasa sudah berkendara dengan benar, namun tiba-tiba kendaraan besar di depan bermanuver seolah tidak melihat Anda? Itulah ngerinya blind spot atau titik buta.
Ini adalah area di mana pengemudi, terutama kendaraan dimensi besar seperti truk atau bus, benar-benar tidak dapat mendeteksi keberadaan objek di sekitarnya lewat kaca spion.
Setiap pengendara motor memiliki insting dan keterampilan memprediksi bahaya yang berbeda. Jika Anda gagal mendeteksi area titik buta ini, risiko benturan di jalan raya akan meningkat drastis.
Untuk meminimalisir risiko tersebut, Astra Motor Yogyakarta selaku Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Yogyakarta, Kedu, dan Banyumas, bersama Tim Instruktur Safety Riding, membagikan tiga jurus jitu menghindari blind spot ala Honda Istimewa.
Berikut adalah panduan yang wajib Anda terapkan saat mengaspal:
1. Terapkan Aturan Jarak Aman Minimal 2 Meter
Kecepatan sangat mempengaruhi seberapa besar bahaya di jalan raya. Blind spot tidak hanya terjadi saat kendaraan melaju, tetapi juga saat berhenti (misalnya di lampu merah).
Agar aman, pastikan Anda menjaga jarak kurang lebih 2 meter dari kendaraan besar di depan Anda.
Baca Juga: Menteri PU Pastikan Infrastruktur Jalan Tol untuk Arus Balik Idulfitri 2026 dalam Kondisi Baik
Kenapa harus 2 meter? Semakin jauh jarak Anda, semakin luas sudut pandang yang Anda miliki.
Jarak ekstra ini memberi Anda waktu sepersekian detik yang sangat krusial untuk melakukan pengereman atau manuver menghindar jika kendaraan besar tersebut mengerem mendadak.
2. Kuasai Posisi Silang di Kiri Belakang
Seringkali pemotor terjebak tepat di tengah belakang pantat truk atau bus. Padahal, posisi ini memiliki risiko blind spot paling tinggi!
Posisi paling aman bagi pengendara motor adalah di sisi kiri belakang kendaraan besar. Ingat aturan emasnya: Jika Anda bisa melihat wajah sopir di kaca spion kendaraannya, berarti sopir tersebut juga bisa melihat keberadaan Anda.
Dengan memposisikan motor di sisi kiri belakang, eksistensi Anda akan terekam oleh spion pengemudi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
Terkini
-
Trio Motor Listrik United Turun Harga Hampir 50 Persen, Sekelas Nmax tapi Semurah Honda Beat
-
8 Mobil Bekas 7-Seater dengan Pajak Ringan di Bawah 2 Juta, Cocok untuk Harian Keluarga
-
Rupiah Terjun Bebas ke Level 17.500 Industri Otomotif Terancam Kehilangan Konsumen
-
5 Ciri-Ciri V-Belt Motor Matic Mau Putus, Jangan Tunggu sampai Mogok di Tengah Jalan
-
Aktor Fast and Furious Sung Kang Gandeng MaxDecal Garap Industri Kreatif Indonesia
-
Pajak Cuma 1,5 Jutaan! 5 Mobil Bekas 2010 ke Atas yang Pas untuk Keluarga Kecil, Mulai 60 Juta
-
10 Mobil PHEV Terlaris April 2026, Merek China Kuasai Pasar Indonesia
-
7 Mobil Bekas Raja Jalanan yang Harganya Jatuh, Cocok untuk Keluarga dengan Finansial Stabil
-
Motor Listrik Omoway OMO-X Tawarkan Stabilitas Berkendara Premium dengan Teknologi Suspensi Ganda
-
Bisa Tembus 1000 KM Wuling Eksion Mulai Goda Konsumen Bekasi Lewat Teknologi Hybrid