- Masanao Kataoka resmi menggantikan Shugo Watanabe sebagai Presiden Direktur PT Honda Prospect Motor di Indonesia.
- Kataoka membawa pengalaman luas dua dekade untuk menjaga relevansi bisnis Honda di pasar Indonesia yang dinamis.
- Honda menganggap Indonesia pasar strategis global sembari melanjutkan fokus pada elektrifikasi dan perluasan jaringan dealer.
Suara.com - PT Honda Prospect Motor (HPM) meresmikan pergantian presiden direktur mereka. Masanao Kataoka kini resmi memimpin Honda di Indonesia setelah Shugo Watanabe menyelesaikan masa tugasnya selama dua tahun.
Dalam pengumuman pergantian presiden direktur ini, Honda menegaskan bahwa Indonesia tetap menjadi salah satu pasar paling strategis bagi mereka secara global. Dengan perubahan perilaku konsumen dan persaingan yang makin ketat, perusahaan menilai kepemimpinan baru diperlukan untuk menjaga arah bisnis tetap relevan.
Sementara, Kataoka sendiri bukan nama baru di Honda. Ia sudah lebih dari dua dekade berkarier di perusahaan dan pernah menangani berbagai fungsi penting mulai dari pemasaran dan penjualan di Asia hingga perencanaan produk serta strategi bisnis di Jepang. Pengalaman itulah yang dinilai menjadi bekal kuat untuk membaca karakter pasar Indonesia yang dikenal dinamis
“Indonesia punya potensi besar dan pasar yang sangat bergerak cepat. Saya ingin membawa Honda tumbuh bersama konsumen di sini dengan menghadirkan pengalaman mobilitas yang menyenangkan dan bisa diandalkan,” ujar Kataoka di kawasan Sunter, Jakarta Utara, Senin (30 Maret 2026).
Honda juga menyampaikan apresiasi kepada Shugo Watanabe atas masa kepemimpinannya. Watanabe disebut berperan dalam memperkuat jaringan dealer dan layanan purna jual, serta memulai langkah awal Honda dalam elektrifikasi lewat peluncuran model-model hybrid yang lebih luas jangkauannya.
Watanabe pun menyebut masa tugasnya di Indonesia sebagai pengalaman yang berharga.
“Saya bangga dengan apa yang sudah dicapai bersama tim. Saya percaya Honda akan terus maju dan memberi nilai lebih besar bagi konsumen di Indonesia,” ucapnya.
Ke depan, Honda akan tetap melanjutkan strategi yang sudah dijalankan sebelumnya, terutama soal penyusunan portofolio produk yang lebih terarah dan peningkatan jaringan dealer.
Baca Juga: Tarikan Honda Scoopy Terasa Lemot Mungkin Ini Faktor Penyebabnya
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Apakah Ngebut Bikin Bensin Motor Lebih Boros? Ini Cara agar Tetap Hemat
-
Lalu Lintas Padat saat Libur Sekolah? Begini Cara Menghemat Bensin saat Macet
-
5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
-
100 Ribu Buruh Perusahaan Otomotif "V" Terancam PHK
-
Tunda Nyicil Scoopy Baru, Yamaha Grand Filano Bekas Lebih Murah, Mending Mana?
-
Pesona SUV Mazda yang Seukuran dengan Suzuki S-Presso, Harga Cuma Tak Sampai 200 Juta
-
Irit dan Tangguh, Ini Alasan Kenapa Yamaha Gear Ultima Jadi Skutik Favorit Perempuan
-
Honda, Nissan dan Mitsubishi Jalin Kerja Sama, Ada Udang di Balik Batu
-
Strategi Motul Dekati Konsumen Melalui Jaringan Bengkel Modern B-Quik
-
Suzuki Ignis Kena Recall, Apa Bagian yang Rusak?