Otomotif / Mobil
Selasa, 31 Maret 2026 | 11:00 WIB
Renault Kiger. (Drive Place)
Baca 10 detik
  • Renault Kiger bekas menawarkan gaya Eropa dengan biaya perawatan setara mobil Jepang karena mesinnya identik Nissan Magnite.
  • Mobil bekas ini memiliki mesin 1.0L turbo bertenaga 100 hp dan efisien, konsumsi rata-rata sekitar 18,5 km per liter.
  • Perawatan mesin Kiger relatif mudah karena kompatibilitas suku cadang, namun komponen bodi akan sulit didapat karena populasinya sedikit.

Suara.com - Banyak orang mendambakan punya mobil Eropa karena gengsi dan kenyamanannya, tapi sering kali mundur teratur saat memikirkan biaya perawatan.

Image mobil Eropa yang manja, suku cadang mahal, dan montir yang harus khusus memang sudah melekat kuat di pikiran konsumen Indonesia.

Namun, sebenarnya ada satu mobil rahasia yang bisa jadi jalan pintas buat kamu yang ingin bergaya ala Eropa tapi dengan biaya perawatan setara mobil Jepang.

Mobil SUV kompak tersebut adalah Renault Kiger. Mungkin namanya terdengar asing bagi sebagian orang karena memang populasinya tidak sebanyak merek penguasa pasar.

Renault Kiger saat ini sudah tidak lagi diproduksi secara baru di Indonesia, yang artinya kamu bisa mendapatkannya di pasar mobil bekas dengan harga yang sangat menarik, yakni di kisaran Rp150 jutaan.

Angka ini tentu sangat menggoda bagi mereka yang memiliki budget terbatas namun ingin naik kelas dari sekadar city car biasa.

Dibalik tampilan eksteriornya yang gagah dan kental nuansa desain Prancis, Renault Kiger menyimpan fakta menarik yang jarang diketahui publik.

Mobil ini ternyata mengusung mesin yang identik dengan Nissan Magnite.

Renault Kiger. (Drive Place)

Karena Renault dan Nissan berada dalam satu aliansi global, Kiger menggunakan jantung pacu berkode HRA0. Ini adalah kabar baik bagi calon pembeli karena urusan ketersediaan komponen mesin jadi jauh lebih terjamin.

Baca Juga: 5 Mobil yang Paling Cocok Buat Orang yang Malas Ganti Oli, Mulai Rp60 Jutaan

Kamu tidak perlu pusing mencari spare part mesin ke distributor khusus Eropa, karena banyak komponennya yang bisa saling tukar dengan Nissan Magnite yang bengkel resminya tersebar luas.

Secara teknis, mesin HRA0 yang tertanam di bawah kap mesin Renault Kiger bukanlah mesin sembarangan. Meskipun hanya berkapasitas 999 cc atau 1.0L, mesin ini sudah dilengkapi dengan teknologi turbocharging.

Renault Kiger. (Drive Place)

Hasilnya adalah tenaga maksimal mencapai 100 hp dengan torsi yang cukup nendang di angka 152 Nm. Untuk penggunaan harian di perkotaan yang padat, konfigurasi 3 silinder segaris dengan mekanisme katup DOHC ini terasa sangat responsif saat diajak stop and go.

Bicara soal efisiensi, Renault Kiger sangat ramah di kantong buat kamu yang mobilitasnya tinggi. Berdasarkan data teknis, konsumsi bahan bakar rata-ratanya berada di angka 5,4 liter per 100 km atau setara dengan 18,5 km per liter, menurut Drive Place.

Untuk penggunaan di dalam kota, catatannya adalah 6,8 liter per 100 km, sementara saat meluncur di jalan tol bisa tembus hingga 4,6 liter per 100 km. Angka ini menunjukkan bahwa meski bertenaga turbo, ia tetap bisa diajak irit asalkan gaya berkendaranya benar.

Satu hal yang perlu dicatat adalah standar emisinya yang sudah Euro 6. Ini berarti mesinnya sangat bersih dan modern, namun konsekuensinya kamu disarankan menggunakan bahan bakar dengan minimal oktan 95 agar performanya tetap terjaga dan mesin tidak cepat berkerak.

Load More