- Hindari akselerasi dan pengereman mendadak untuk jaga efisiensi bahan bakar mobil.
- Tekanan ban rendah dan beban muatan berlebih picu mesin bekerja berat.
- Gunakan BBM dengan nilai oktan sesuai spesifikasi agar pembakaran mesin sempurna.
Suara.com - Di tengah isu harga BBM (Bahan Bakar Minyak) yang akan naik per 1 April 2026, semua orang perlu tahu cara menghemat bensin ketika berkendara.
Bagi pelaku usaha logistik maupun pengguna kendaraan pribadi, efisiensi bahan bakar ketika berkendara adalah kunci penghematan operasional.
Namun, banyak kebiasaan sepele ketika berkendara yang justru membuat mesin bekerja ekstra keras dan membakar bensin lebih banyak.
Dilansir dari laman resmi Toyota dan Shell, berikut adalah deretan gaya berkendara dan faktor teknis yang bikin mobil lebih boros bensin.
1. Hindari Gas dan Rem Mendadak
Banyak pengemudi sering menginjak pedal gas secara tiba-tiba demi mendapatkan akselerasi instan.
Padahal, saat Anda menginjak gas terlalu dalam secara mendadak, silinder mesin akan dibanjiri bahan bakar secara berlebihan.
Begitu juga dengan kebiasaan terlalu sering menginjak rem akan membuang energi kinetik yang sudah dihasilkan mesin.
Akibatnya, Anda harus menginjak gas lagi untuk membangun kecepatan, yang tentu saja memakan bensin lebih banyak.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Motor Listrik yang Bagus dan Awet Terbaru 2026
2. Terlalu Ngebut atau Terlalu Pelan Sama Bahayanya
Jangan berpikir kalau mengemudi pelan-pelan akan membantu menghembat bensin. Karena, faktanya tidak selalu begitu.
Berkendara Terlalu Cepat: Saat melaju kencang (RPM tinggi), hambatan udara (aerodinamika) akan semakin besar. Mesin dipaksa bekerja ekstra keras untuk membelah udara.
Berkendara Terlalu Pelan: Mengemudi terlalu lambat membuat transmisi bertahan di gigi rendah.
Hal ini menyebabkan mesin membakar bahan bakar lebih banyak dibandingkan saat melaju stabil di kecepatan sedang.
3. Salah Pilih Jenis Bensin
Tag
Berita Terkait
-
Ketar-ketir Harga BBM Naik? Ada Diskon Pertamax yang Berakhir Hari Ini, Jangan Sampai Nyesel
-
Antrean SPBU Mengular, Warga Berbondong-Bondong Isi BBM Sebelum Perubahan Harga
-
Harga BBM Bakal Naik, Bahlil: Presiden Masih Pikirkan Rakyat Kecil!
-
Update Harga BBM Hari Ini 31 Maret 2026: Pertalite sampai Pertamax
-
IESR Soroti Krisis Energi Akibat Selat Hormuz: WFH Hanya Solusi Sementara
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
Terkini
-
KLH Susun Aturan Limbah Baterai Kendaraan Listrik
-
Nama 'Evo' akan Diambil Alih dari Mitsubishi? Ini 'Pelakunya'
-
Indomobil Perkenalkan Changan Deepal S05 SUV Listrik Penantang Baru di Pasar Otomotif Nasional
-
Perbedaan Yamaha Gear Ultima dan Gear 125, Harga Bekasnya Lebih Menggoda dari BeAT
-
Solar B50 Dijual Besok, Aman untuk Mobil dan Genset? Pakar Jelaskan Faktanya
-
Volkswagen Berguncang, Ducati akan Keluar dari Naungan VW Grup?
-
Alasan Mengemudi Mobil Manual Lebih Sehat untuk Otak Ketimbang Transmisi Matik
-
Ribuan Unit Chery Tiggo 8 Pro Max Ditarik Akibat Masalah Pada Sistem Rem
-
B50 untuk Mobil Apa Saja? BBM Baru yang Katanya Akan Dirilis 1 Juli 2026
-
Toyota: Industri Otomotif Tahan Banting, Tapi Arah Kebijakan Pemerintah Harus Jelas