- Daftar harga BBM di situs resmi Shell menghilang mendadak pada Rabu, 1 April 2026.
- Seluruh produk BBM Shell saat ini kosong dan tidak tersedia untuk dibeli oleh konsumen.
- Kekosongan stok terjadi karena Shell masih mengurus rekomendasi izin impor BBM ke pemerintah.
Suara.com - Memasuki awal bulan biasanya menjadi momen rutin penyesuaian harga BBM, tetapi kali ini ada yang berbeda dari Shell Indonesia. Alih-alih merilis daftar terbaru, seluruh produk bahan bakar mereka justru mendadak menghilang dari situs resmi.
Kejadian janggal ini mulai terendus pada Rabu (1/4/2026) pagi. Ketika mengecek halaman "Harga Bahan Bakar Shell" sekitar pukul 12.58 WIB, halamannya terpantau kosong melompong.
Tidak ada satu pun jenis bensin atau diesel yang nangkring di sana.
Padahal, malam sebelumnya atau tepatnya pada 31 Maret 2026, daftar tersebut masih memuat angka normal. Sebagai pengingat, bulan lalu Shell Super (RON 92) masih dipatok di angka Rp12.390 per liter.
Begitu juga dengan Shell V-Power Diesel (CN 51) yang dibanderol Rp14.620 per liter. Kini, jejak harga tersebut lenyap.
Bukan cuma soal daftar harga yang raib, fakta di lapangannya ternyata jauh lebih mengejutkan.
Berdasarkan pantauan di halaman informasi ketersediaan bahan bakar di situs yang sama, Shell secara terang-terangan mengakui bahwa mereka kehabisan stok.
"Produk bahan bakar minyak (BBM) Shell saat ini tidak tersedia. Mohon maaf atas ketidaknyamanan yang Anda alami," tulis pernyataan resmi di situs tersebut.
Lantas, apa biang kerok dari kosongnya pompa bensin asal Belanda ini? Pihak manajemen menjelaskan bahwa mereka saat ini tengah berkoordinasi intensif dengan pemerintah.
Baca Juga: BBM Batal Naik per 1 April 2026, Antrean SPBU Kembali Normal
Proses ini berkaitan erat dengan permohonan rekomendasi izin impor BBM untuk tahun 2026 agar sesuai dengan regulasi yang berlaku. Selama urusan tata laksana impor ini belum beres, keran pasokan tampaknya masih akan tersendat.
Meski pompa bensinnya tidak bisa melayani pengisian tangki kendaraan, aktivitas di area SPBU tidak lantas mati total. Buat konsumen yang sekadar ingin jajan atau beristirahat, fasilitas pelengkap SPBU dipastikan beroperasi normal.
Produk dan layanan seperti minimarket Shell Select, deli2go, Bengkel SPBU, hingga stasiun pengisian daya mobil listrik (Shell Recharge) tetap buka dan melayani pengunjung seperti biasa.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa
-
Update Tarif Listrik per kWh April 2026, Apakah Ada Kenaikan Harga?
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
Terkini
-
4 Rekomendasi Motor Listrik Roda 3, Cocok untuk Mobilitas Harian Jarak Dekat
-
Pengalaman Jadi Sopir Angkot, Bahlil Sebut Batas BBM 50 Liter Per Hari Sudah Wajar
-
Penjualan Mobil Tembus 81.159 Unit, Mendag Sebut Daya Beli Masyarakat Terjaga
-
Isuzu Siapkan Kejutan Varian Baru di Pameran Kendaraan Niaga GIICOMVEC 2026
-
Berapa Harga Pertalite Jika Tidak Disubsidi? Ini Sejarah Kenaikan BBM
-
Bukan Empty, Ini Arti Huruf E di Indikator Bensin Motor
-
5 Motor yang Cocok Pakai Pertamax, Performa Lebih Optimal dan Mesin Awet
-
BYD Atto 1 Mengaspal, Harga Rp200 Jutaan Jarak Tempuh Tembus 380 Km Hadir Varian Premium
-
Rekam Jejak Kebakaran Mobil Chery Kembali Menghantui Konsumen
-
Mobil Toyota Yaris Bekas Harga di Bawah Rp100 Juta Dapat Tahun Berapa?